<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745</id><updated>2011-08-30T05:18:53.814-07:00</updated><category term='Chicklit'/><category term='Sastra Timur Tengah'/><category term='Fiksi Sejarah'/><category term='Romance'/><category term='Cerita Fantasi'/><category term='Sastra Asia Timur'/><category term='Sastra Indonesia'/><category term='Sastra Asia Selatan'/><title type='text'>Books Corner</title><subtitle type='html'>tempat berbagi cerita *bukan resensi* tentang buku-buku yang sudah kubaca</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>30</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-6079642730005938477</id><published>2008-03-14T02:33:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:23.687-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Romance'/><title type='text'>Sebelas Menit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/R9pHEBEGAdI/AAAAAAAAAVs/pXU5Wiu9kdY/s1600-h/elevenminutes.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/R9pHEBEGAdI/AAAAAAAAAVs/pXU5Wiu9kdY/s200/elevenminutes.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5177528855946461650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Judul Asli : Eleven Minutes&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Penulis : Paulo Coelho&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Alih bahasa : Tanti Lesmana dan Arif Subiyanto&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Tebal : 360 halaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Gramedia Pustaka Utama, Desember 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;" ... kalau menghitung waktu yang dibutuhkan untuk membuka pakaian, menunjukkan sifat pura-pura manis atau sayang, mengobrol sedikit tentang hal-hal yang tidak penting, lalu berpakaian kembali, waktu yang dihabiskan untuk berhubungan intim sebenarnya hanya sekitar sebelas menit."&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;(hal. 115) &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Plato, pada awal penciptaan dahulu, lelaki dan perempuan tidak seperti yang kit alihat sekarang ini; ketika itu hanya ada satu jenis manusia yang tubuhnya pendek, dengan batang tubuh dan leher, namun kepalanya memiliki dua wajah yang memandang ke arah berbeda. Bentuknya mirip mahluk yang pungggungnya saling direkatkan - keduanya memiliki alat kelamin sendiri-sendiri, punya empat kaki dan empat tangan. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tapi para dewa Yunani menjadi cemburu karena mahluk tersebut punya empattangan yang memungkinkan mereka bekerja lebih keras, dan punya dua wajah yang membuat mereka selalu waspada dan tak mungkin lengah; dan keempat kakinya memungkinkan dia berdiri atau menempuh perjalanan panjang tanpa lelah. Dan yang lebih membahayakan adalah fakta bahwa mahluk itu memiliki dua organ kelamin, sehingga dia tak memerlukan pasangan untuk bereproduksi.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Zeus, dewa penguasa Olympus, berkata : 'Aku punya rencana untuk membuat mahluk manusia itu kehilangan sebagian kekuatan mereka". Dan dengan cambukan kilat, dipotongnya mahluk itu menjadi dua bagian, maka terciptalah lelaki dan perempuan. Pemisahan mereka telah meningkatkan penghuni dunia, namun pada saat yang sama juga menyebabkan manusia kacau dan lemah, karena harus mencari separuh dirinya yang hilang dan memeluknya lagi - dan setiap kali mereka memeluk separuh bagiannya yang hilang itu, kekuatan mereka akan pulih lagi, begitu pula kemampuan mereka untuk mencegah terjadinya pengkhianatan serta menjaga stamina untuk menempuh perjalanan panjang dan menjalani kerja keras. Perbuatan manusia yang saling memeluk dan menyatu kembali itulah yang kita sebut SEKS atau PERSETUBUHAN.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;(hal. 206 - 207)&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;======================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:Verdana;font-size:85%;color:#cc00cc;"   &gt;Cinta hanya menimbulkan penderitaan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah anggapan Maria, gadis Brazil yang sejak remaja begitu yakin tak akan pernah menemukan cinta sejati dalam hidupnya. Seseorang yang ditemuinya secara kebetulan di Rio de Janeiro berjanji akan menjadikannya aktris terkenal di Swiss, namun janji itu ternyata kosong belaka. Kenyataannya, dia mesti menjual diri untuk bertahan hidup, dan dengan sepenuh kesadaran dia memilih untuk menjalani profesi sebagai pelacur. Pekerjaan ini semakin menjauhkannya dari cinta sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ketika seorang pelukis muda memasuki hidupnya, tameng-tameng emosional Maria pun diuji. Dia mesti memilih antara terus menjalani kehidupan gelap itu, atau mempertaruhkan segalanya demi menemukan “cahaya di dalam dirinya.” Mampukah dia beralih dari sekadar penyatuan fisik ke penyatuan dua pikiran atau bahkan dua jiwa---ke suatu tempat di mana seks merupakan sesuatu yang sakral?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam novel yang sungguh berbeda ini, Paulo Coelho menantang segala prasangka kita, membuka pikiran kita, dan membuat kita benar-benar terperangah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-6079642730005938477?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/6079642730005938477/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=6079642730005938477' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/6079642730005938477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/6079642730005938477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2008/03/sebelas-menit.html' title='Sebelas Menit'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/R9pHEBEGAdI/AAAAAAAAAVs/pXU5Wiu9kdY/s72-c/elevenminutes.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-1534056235595210190</id><published>2008-01-21T02:21:00.001-08:00</published><updated>2008-11-06T20:37:24.378-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Romance'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Asia Selatan'/><title type='text'>Taj : Tragedi di Balik Tanda Cinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/R5RyR7C46-I/AAAAAAAAAVc/RgCKmDphBAE/s1600-h/taj.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/R5RyR7C46-I/AAAAAAAAAVc/RgCKmDphBAE/s320/taj.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5157873125479214050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Judul Asli : Taj : A Story of Mughal India&lt;br /&gt;Penulis : Timeri N. Murari&lt;br /&gt;Penerjemah :&lt;br /&gt;Penerbit : Mizan, November 2007&lt;br /&gt;Tebal : 490 halaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Siapa pernah menyangka di balik keindahan dan kesucian cinta yang tercermin dari Taj Mahal, tersimpan keangkuhan hati manusia? Atau, pernahkah kit amenduga ketulusan cinta Shah Jahan kepada Arjumand Banu, Sang Mumtaz-i-Mahal (Sang Penghias Istana), harus ternoda oleh sisi gelap nan menyakitkan? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Novel ini mengisahkan Taj dalam dua level paralel. Yang pertama (bab dengan nomor ganjil) menceritakan kisah cinta antara Shah Jahan dan Arjumand hingga kematian sang Permaisuri melalui sudut pandang tiga karakter utama-Arjumand, Shah Jahan, dan Isa (budak kasim kesayangan Arjumand).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua (bab bernomor genap) mengungkapkan tahun-tahun berikutnya dalam pemerintahan Shah Jahan, pembangunan Taj Mahal, dan perebutan berdarah Takhta Merak oleh putra-putranya, Dara dan Aurangzeb. Bagian ini juga menceritakan kisah salah satu dari ribuan pekerja pembangunan Taj Mahal, yaitu Murthi, seorang ahli pemahat marmer yang bertugas memahat hiasan di sekeliling sarkofagus Arjumand Banu, Sang Mumtaz-i-Mahal. Hiasan jali ini diakui sebagai hasil karya yang terindah di seluruh India.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku yang rumit dan menarik ini, Murari tidak sekadar menuliskan kisah romantika sejarah. Dengan apik, Murari juga berhasil menghidupkan kembali masa-masa ketika kisah ini berlangsung: kemegahan sensual istana dan kemiskinan tanpa akhir di India pada abad ketujuh belas, masalah-masalah yang terjadi dalam masa pemerintahan Shah Jahan, dan konflik berkepanjangan yang selalu terjadi antara manusia yang berbeda keyakinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku yang satu ini pengaturan nya agak sedikit 'unik' gak berurutan dari satu bab ke bab berikutnya, Karena bab yang bernomor ganjil hanya berhubungan dengan yang bernomor ganjil, begitu juga sebaliknya dengan yang bernomor genap. Jadi, cara aku membacanya juga lain dari biasanya. Pertama-tama aku baca seluruh bab bernomor ganjil yang menceritakan kisah cinta Shah Jahan dan Arjumand. Sesudah itu baru yang bernomor genap, tentang pembangunan Taj Mahal dan perbutan tahta. Kalau dibaca berurutan malah bikin bingung, hehehehe.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sebelumnya, sudah membawa novel "Taj Mahal : Kisah Cinta Abadi" karya John Shors, aku menemukan beberapa perbedaan menyangkut kisah para tokohnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan Taj Mahal (John Shors) dan Taj (Timeri N Murari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Pada novel Taj Mahal, Isa digambarkan sebagai insinyur dari Turki yang merancang Taj Mahal (keindahan Taj Mahal terilhami dari cinta Isa kepada Jahanara, anak perempuan Arjumand dan Shah Jahan) yang kemudian menikah dengan Jahanara. Pada novel Taj, Isa digambarkan sebagai budak kasim yang melayani Arjumand, yang sudah dianggap sebagai sahabat dan saudaranya, tetapi bukan Isa yang merancang Taj Mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Pada novel Taj Mahal, Dara (sang putra mahkota) dan Jahanara berada dalam satu kubu yang berlawanan dengan Aurangzeb. Bahkan setelah Aurangzeb membunuh Dara, Jahanara harus melarikan diri agar tidak dibunuh oleh Aurangzeb. Dalam novel Taj, Jahanara adalah satu-satunya saudari yang paling dekat dan paling dicintai Aurangzeb, bahkan ia rela berkuda berhari-hari dari medan perang menuju istana ketika mendapat kabar bahwa Jahanara sakit parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara garis besar ceritanya sama : kisah cinta Shah Jahan dan Arjumand, pembangunan Taj Mahal, dan perebutan tahta antara putra-putra Shah Jahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-1534056235595210190?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/1534056235595210190/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=1534056235595210190' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/1534056235595210190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/1534056235595210190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2008/01/taj-tragedi-di-balik-tanda-cinta.html' title='Taj : Tragedi di Balik Tanda Cinta'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/R5RyR7C46-I/AAAAAAAAAVc/RgCKmDphBAE/s72-c/taj.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-6880163706671067833</id><published>2008-01-21T02:00:00.000-08:00</published><updated>2008-11-06T20:37:24.622-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Romance'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Asia Selatan'/><title type='text'>Taj Mahal : Kisah Cinta Abadi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/R5Rty7C469I/AAAAAAAAAVU/LV0J74hFHnE/s1600-h/taj+mahal.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/R5Rty7C469I/AAAAAAAAAVU/LV0J74hFHnE/s320/taj+mahal.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5157868194856758226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;Judul Asli: Beneath a Marble Sky : A Novel of Taj Mahal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Penulis: John Shors&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Penerjemah: Meithya Rose&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Penerbit: Mizan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Terbit: Februari 2007 (cetakan 3)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tebal : 457 halaman&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="bodytext"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Kau tahu, Jahan ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;hidup dan gairah kemudahan, kekayaan dan kejayaan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;semua terseret oleh zaman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Disebabkan oleh kefanaan kau lalu berjuang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;untuk membakakan hatimu yang muram&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;biarlah musnah kemewahan rubi, mutiara, dan berlian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;cukuplah setetes air mata ini, Taj Mahal, yang tersisa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;kemilau tiada bernoda di pipi waktu selalu dan selamanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;======================&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;John Shors kali ini mengangkat sebuah novel sejarah yang berlatar asmara dan perselingkuhan, intrik dan perang saudara dibalik penciptaanTaj Mahal, yang merupakan salah satu keajaiban dunia. Novel ini berkisah tentang Jahanara yang hidup dalam lingkungan cinta kasih ayahnya sultan Shah Jahan, ibunya Mumtaz Mahal, dan kakak laki-lakinya Dara. Ketiga orang tersebut banyak mengajarkan Jahanara tentang perihal kemanusiaan. Ayahnya adalah seorang sultan yang tangguh, berhati lembut, yang begitu mencintai dan menghargai ibunya. Dalam mengambil keputusan yang berhubungan dengan kerajaan, tidak jarang ayahnya meminta pendapat ibunya yang sangat bijaksana, sehingga tidak ada pihak yang merasa rugi dan dirugikan. Begitupula dengan Dara kakaknya, yang selalu berusaha menyatukan umat Muslim dan umat Hindu dalam satu panji persatuan di bawah kepemimpinan ayahnya, dan mengajak Jahanara untuk memaknai hidup orang-orang kelas bawah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Namun kebahagiaan Jahanara sebagai remaja yang hidup bebas tanpa adanya perbedaan kelas, kasta dan gender terusik karena kekejaman adik laki-lakinya yang bernama Aurangzeb yang ambisius. Di dunianya hanya ada kata perang dan keinginan membunuh yang begitu besar. Ia tidak hanya membenci umat Hindu, tetapi juga sangat membenci Jahanara dan Dara. Bagi Aurangzeb, kedua orang inilah yang akan menjadi peghalang keinginannya untuk jadi penguasa kelak.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Kesedihan mulai mewarnai hidup Jahanara. Di saat Ia masih haus kasih sayang orang tuanya, Ia harus merelakan masa remajanya terenggut oleh sebuah perkawinan politik. Kesedihannya tidak berhenti di situ saja. Ibu yang selama ini melindunginya, meninggal dunia tatkala melahirkan bayi di masa penaklukan orang-orang Deccan. Ayahnya bermuram durja sejak ditinggal ibunya. Hingga urusan kerajaan menjadi terbengkalai.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Di tengah luka yang datang silih berganti, Jahanara menemukan cintanya pada seorang ahli kaligrafi bernama Isa. Laki-laki inilah yang merancang pembuatan makam ibunya Mumtaz Mahal. Ia dan Isa merasa senasib karena sama-sama kehilangan orang-orang tercinta. Duka menempa Jahanara menjadi perempuan tegar, dan merasa bertanggung jawab atas keselamatan kerajaan di masa depan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Konflik semakin bertambah ketika Taj Mahal rampung dibangun. Ayahnya mulai sakit-sakitan, ditambah lagi dengan pengkhianatan yang dilakukan Aurangzeb secara terang-terangan terhadap kekuasaan ayahnya. Aurangzeb mengatasnamakan agama dan Al-Qur’an untuk setiap tindakan anarkisnya. Bahkan Ia rela membunuh Dara, kakaknya sendiri dan memenjarakan Jahanara dan ayahnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Alur yang digunakan dalam cerita ini adalah alur mundur. Banyaknya peristiwa yang dihadirkan membuat cerita ini terkesan berjalan lambat. Dan ending (akhir) nya pun tidak begitu jelas. Namun, novel ini mengajak kita turut serta larut dalam ceritanya yang sangat mengharukan. Ada hal baru yang bisa ditemukan di balik proses pembuatan Taj Mahal ini. Kita selama ini mengira bahwa istana yang dibuat itu memang untuk istri sultan. Tetapi setelah membaca novel ini, ternyata istana yang dibuat itu adalah bukti cinta suci Isa kepada Jahanara yang tidak bisa dimilikinya seutuhnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-6880163706671067833?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/6880163706671067833/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=6880163706671067833' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/6880163706671067833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/6880163706671067833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2008/01/taj-mahal-kisah-cinta-abadi.html' title='Taj Mahal : Kisah Cinta Abadi'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/R5Rty7C469I/AAAAAAAAAVU/LV0J74hFHnE/s72-c/taj+mahal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-7598445262223401054</id><published>2007-09-22T01:36:00.001-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:24.958-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Romance'/><title type='text'>Proposing Tree (Pohon Lamaran)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RvTU2s8S0XI/AAAAAAAAAVI/7ppHvqzC5OM/s1600-h/proposing+tree.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 96px; height: 147px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RvTU2s8S0XI/AAAAAAAAAVI/7ppHvqzC5OM/s320/proposing+tree.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5112945513214431602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Judul : Pohon Lamaran&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Judul Asli: The Proposing Tree&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Penulis: James F. Twyman&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Penerjemah: Mikaela Nadia dan Anton Kurnia&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Penerbit: PT Serambi Ilmu Semesta&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Terbit: Cetakan 1, April 2007&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tebal : 161 hlm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;b style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;strong style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/strong&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Suatu hari, seorang anak lelaki kecil asyik bermain di batang-batang pohon ek tua yang tumbuh di sudut Jalan Nomor Dua dan Jalan Windsor, Los Angeles. Dalam keasyikannya bergelayut di antara batang-batang pohon, tangan kecilnya menemukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;’paket’ terbungkus plastik yang berisi sebuah buku harian yang dijilid dengan jahitan tangan. Judul yang tertulis di sampul buku itu : &lt;i style=""&gt;”Pohon Lamaran. Oleh Frederick James”&lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Buku itu diberikan si lelaki cilik pada ibunya. Dari buku harian itu mengalirlah kisah cinta sang penulis, Frederick, dan Carolyn. Sebuah kisah tentang pencarian cinta sejati yang penuh liku, sarat akan dinamika cinta sekaligus sangat romantis. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;========== ***** ==========&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Frederick muda hijrah dari kota asalnya di Peoria, Illionis menuju Los Angeles untuk mencoba mengembangkan bakatnya sebagai penulis. Frederick memulai karirnya dengan menulis essai dan cerita pendek. Dalam waktu 2 tahun ia berhasil mengembangkan karirnya dengan menulis 2 buah buku yang walaupun tidak sukses besar secara komersial tetapi cukup diminati dan mempunyai pembaca setia. Carolyn, seorang bintang yang sedang naik daun di komunitas seni Los Angeles, adalah salah satu dari penggemar fanatik Frederick. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Frederick dan Carolyn bertemu bertama kali pada tahun 1959 di sebuah restoran di sudut Jalan Wilshire dan Normandy. Saat itulah, Frederick merasakan ’cinta pada pandangan pertama’ terhadap Carolyn&lt;i style=""&gt;. ”Aku jatuh cinta padanya seakan-akan belum pernah jatuh cinta sebelumnya” &lt;/i&gt;(hal. 21). Mereka berdua&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjalin persahabatan yang hangat namun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Frederick tetap menyembunyikan perasaan cintanya pada Carolyn. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tahun 1960, itulah saat pertama kali mereka menemukan sebuah pohon besar yang indah di sudut Jalan Nomor Dua dan Jalan Windsor, ’&lt;i style=""&gt;sebuah pohon ek yang&lt;/i&gt; &lt;i style=""&gt;bundar dan kuat dengan cabang-cabang yang berbulu selembut awan, hijau dan rimbun sedangkan bagian bawahnya lebih mirip tiga batang daripada satu batang, saling melilit dan jalin-menjalin satu sama lain sebelum akhirnya sama-sama menyatu sebagai sebuah kehidupan yang besar&lt;/i&gt;” (hal. 9). Saat itu, seperti dipenuhi kekuatan magis pohon tua itu,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Carolyn berkata kepada Frederick, &lt;i style=""&gt;”Aku punya mimpi di lamar di bawah pohon ini. Khususnya di hari seperti ini dengan hembusan angin yang lembut dan langit yang biru” &lt;/i&gt;(hal. 25). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Carolyn mengajak Frederick untuk berlatih lamaran di bawah pohon yang kemudian mereka beri nama sebagai Pohon Lamaran. Frederick berlatih untuk mengajukan lamaran dan Carolyn berlatih untuk mengatakan ”Ya”&lt;i style=""&gt;. ”Kumohon, lamarlah aku. Aku berjanji akan berpura-pura ini sungguhan, seakan-akan kauah yan kucari seumur hidupku, seolah-olah kau adalah orang yang akan kuberi hati dan jiwaku selama kita berdua hidup, dan aku berjanji tidak akan tertawa.” (hal. 28)&lt;/i&gt;. Namun, Carolyn tidak pernah tahu bahwa kata-kata lamaran yang diucapkan Frederick adalah murni ungkapan hatinya yang yang selama ini selalu disembunyikan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;’Kekasihku, hatiku dibanjiri perasaan yang tak akan pernah bisa dimengerti pikiranku. Saat kita bertemu aku mati hanya untuk lahir kembali saat kau menggapai dan menyelamatkan hidupku. Setiap saat dalam keanggunanmu seperti kasih sayang sepanjang hidup, dan aku telah sepenuhnya melupakan dunia seperti apa sebelum kau datang. Aku telah melupakan siapa diriku, siapa namaku, atau di mana aku saat tak berada dalam pelukanmu. Sayang, aku tak sanggup melihat ke arah di mana dirimu tiada. Aku mampu tak bergerak sama sekali, tetap diam dengan sempurna hingga kita dipersatukan dalam rangkulan surgawi yang tak mengenal waktu, tak mengenal perpisahan, dan tiada ruang yang ada di antara bentuk-betuk duniawi ini. Menikahlah denganku, Carolyn. Katakan kau mau menjadi istriku, sekarang dan selamanya.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; (hal. 29)&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Berlatih di bawah Pohon Lamaran menjadi sebuah ritual bagi mereka selama bertahun-tahun. Dan setiap kali Frederick harus mengulang kata-kata yang sama, ia menyembunyikan rasa pedih di hatinya karena Carolyn hanya menggangapnya sebagai bagian dari latihan. &lt;i style=""&gt;”Paling tidak aku telah mengucapkan kata-kata itu walaupun dia tidak pernah benar-benar mendengarnya.”&lt;/i&gt; (hal. 31). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tiga tahun kemudian, untuk pertama kalinya Frederick mendapat kesempatan untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengungkapkan perasaan hatinya kepada Carolyn … &lt;i style=""&gt;”Kau lihat, terkadang aku lupa bahwa aku tidak sedang jatuh cinta padamu. Terkadang aku lupa bahwa kau tidak akan pernah merasakan cinta yang kurasakan&lt;/i&gt; (hal. 43) Sayangnya cinta yang dirasakan Frederick bertepuk sebelah tangan. &lt;i style=""&gt;”Aku mencintaimu Frederick, tapi kau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bukanlah ’Orang yang Tepat’ dan kita berdua tahu itu ..” (hal. 42) &lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Sebuah kesalahpahaman menjadikan pertemuan mereka hari itu berakhir dengan perselisihan yang yang membuat keduanya tidak saling bertemu selama beberapa tahun. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pertemuan mereka kembali terjadi di malam Natal tiga tahun kemudian, di sebuah toko buku tempat Frederick menggelar tour promosi untuk buku barunya yang menjadi best-seller. Ikatan itu ternyata tidak retak dan persahabatan mereka kembali seperti sedia kala. Dan mereka tetap melanjutkan ritual di bawah Pohon Lamaran.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi Frederick tidak lagi membicarakan tentang perasaannya cintanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Frederick mengajak Carolyn ikut dalam tour promosi bukunya di London. Dalam sebuah tour promosi buku di sebuah Gereja, Carolyn bertemu dengan Colin Church, seorang bintang rock terkenal. Keduanya langsung menjadi akrab dan jelas bahwa mereka saling jatuh cinta. Meskipun awalnya sempat merasa cemburu, akhirnya Frederick bisa menerima kehdiran Colin bahkan membantunya untuk mendapatkan Carolyn.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Collin akhirnya melamar Carolyn di bawah Pohon Lamaran, persis seperti yang diimpikan Carolyn, dengan Frederick sebagai saksi mereka. Keesokan harinya, Frederick pergi meninggalkan Los Angeles untuk memulai kehidupan baru di New York. &lt;i style=""&gt;”Saatnya telah tiba bagiku untuk pergi dan memberi mereka saat kemuliaan.”&lt;/i&gt; (hal. 103). Persahabatan yang hangat dan akrab tetap terjalin antara Frederick, Carolyn dan Colin. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tahun 1978, dalam sebuah perjalanan ke Argentina, Frederick bertemu dengan Florencia, perempuan yang menyelamatkannya dari kesedihan akibat patah hati. Perempuan yang ia yakin ditakdirkan untuk menikah dengannya, yang mengisi hatinya dengan kebahagiaan sejati dan mengubah hidupnya selamanya. Frederick berusia 55 tahun ketika akhirnya menemukan cinta yang telah lama ditunggu-tunggu.&lt;i style=""&gt;”Inilah rasanya. Inilah artinya mencintai seorang perempuan yang juga mencintaiku.&lt;/i&gt; (hal. 117).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Setelah mengarungi 18 tahun kehidupan pernikahan yanng bahagia, badai datang dalam kehidupan Carolyn bersama dengan berita kematian Colin akibat kecelakaan mobil. Frederick segera terbang ke Los Angeles untuk mendampingi Carolyn mengatasi kesedihannya dan memulihkan diri. Pada saat-saat itulah, Carolyn mulai menyadari perasaan cintanya pada Frederick … &lt;i style=""&gt;”kau dan aku telah berbicara tentang belahan jiwa selama bertahun-tahun dan sekarang aku menyadari bahwa itulah kita … aku&lt;/i&gt; &lt;i style=""&gt;telah mencintaimu seumur hidupku tanpa menyadarinya” &lt;/i&gt;(hal. 137). Malam sebelum Frederick kembali ke New York, mereka bertemu kembali di bawah Pohon Lamaran untuk melakukan ritual yang dulu biasa mereka lakukan. Hanya saja kali ini, mereka akan bertukar peran. ”&lt;i style=""&gt;Kaulah yang selalu melamar di sini … dan sekarang aku mmbutuhkanmu untuk mendengarkanku. Aku ingin menukar peran itu, sekali ini saja. Biarlah aku mengutarakan padamu kata-kata yang bisa membebaskan kita berdua. Izinkan aku memandang ke dalam matamu dan memintamu untuk menjadi milikku selamanya.”&lt;/i&gt; (hal. 138)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ketika Carolyn akhirnya mengungkapkan kata-kata cinta yang begitu dirindukan Frederick selama puluhan tahun, perasaannya terombang-ambing antara dua perempuan yang sama-sama sangat dicintainya, Florencia dan Carolyn. Frederick tahu bahwa dirinya tidak akan pernah meninggalkan Florencia tak peduli betapa dalam dirinya mencintai Carolyn. Akhirnya Frederick kembali ke New York, kepada kehidupan bahagianya bersama Florencia, tetapi persahabatannya dengan Carolyn tetap terjalin erat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sebuah kejadian di tahun 1999 mengubah kehidupan Fredercik selamanya dan menunjukkan jalan menuju belahan jiwa dan cinta sejatinya. Pada bulan Maret tahun itu, Florencia meninggal akibat kanker payudara. Carolyn datang dari Los Angeles untuk mendampingi dan menghibur Frederick. Setelah beberapa bulan berlalu, Frederick akhirnya memutuskan untuk kembali ke Los Angeles karena tetap tinggal di New York menorehkan banyak kenangan akan saat-saat indah dan bahagianya bersama Florencia. Frederick tidak memberitahukan kedatangannya ke Los Angeles kepada Carolyn tetapi ia tahu Carolyn sudah pindah ke sebuah kondominium yang hanya berjarak beberapa langkah dari Pohon Lamaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Empat puluh tahun sudah berlalu sejak pertama kali Frederick dan Carolyn bertemu di restoran di Los Angeles dan begitu banyak yang telah terjadi sejak saat itu yang mendekatkan lalu memisahkan mereka. Malam itu mereka bertemu kembali di bawah Pohon Lamaran untuk menuntaskan sebuah lamaran terakhir. Saat itulah, untuk pertama kalinya mereka berdiri di bawah Pohon Lamaran tetapi tidak untuk saling melamar. Tak sepatah kata mampu terucapkan ketika dua insan meresapi kesadaran dan pemahaman akan cinta sejati. &lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);font-size:85%;" &gt;”Cinta adalah kebajikan yang menakjubkan. Itulah yang kita miliki dan kita butuhkan.”&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-7598445262223401054?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/7598445262223401054/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=7598445262223401054' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/7598445262223401054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/7598445262223401054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/09/proposing-tree-pohon-lamaran.html' title='Proposing Tree (Pohon Lamaran)'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RvTU2s8S0XI/AAAAAAAAAVI/7ppHvqzC5OM/s72-c/proposing+tree.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-4024505155722333073</id><published>2007-09-20T06:30:00.001-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:25.276-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Indonesia'/><title type='text'>Janda dari Jirah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RvJ2H7COt6I/AAAAAAAAAUw/S18AHyD1b8g/s1600-h/janda+jirah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 107px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RvJ2H7COt6I/AAAAAAAAAUw/S18AHyD1b8g/s320/janda+jirah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5112278405497141154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;          &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 51, 51);"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Judul buku: Janda dari Jirah&lt;br /&gt;Penulis: Cok Sawitri&lt;br /&gt;Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama&lt;br /&gt;Cetakan: I – Juni 2007&lt;br /&gt;Tebal: 187 hlm&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:85%;" &gt;Pada satu masa di tahun Saka, setiap empu dan penyair menanam pena mereka untuk tidak menuliskan sebuah cerita. Sebuah kisah tentang seorang perempuan yang disegani di jagat Jawa dan Bali, bahkan oleh yang mulia Airlangga.Tanpa kekuatan senjata, tanpa pasukan, perempuan itu telah berhasil menobatkan seorang raja yang membuat Kadiri terbagi dua. Kekuasaan telah tercoreng, pereang saudara pun tak terhindarkan. Para penyair dan empu tak tahu mesti menempatkan di mana nama perempuan itu dalam sejarah. Kelak, orang akan mengenangnya jauh dari kebenaran. Kelak, namanya akan terdengar menggetarkan setiap kali disebutkan. Ia adalah ibu Ratna Manggali, Rangda ing Jirah ... dan hanya dalam kitab kecil ini, apa yang tidak boleh dituliskan yang terkubur beratus-ratus tahun lampau, kembali dikisahkan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Mengambil setting sekitar tahun 940-an Saka, cerita dibuka dengan kisah penyerangan Kerajaan Medang pada saat upacara pernikahan Putri Raja Dharmawangsa Tguh dan Pangeran Airlangga, yang merupakan putra Raja Udayana dari Bali.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; penyerang yang berasal dari Kerajaan Wura Wuri masih merupakan kerabat Wangsa Isana, penguasa kerajaan Medang. Mereka tidak setuju dengan pernikahan tersebut yang akan membawa Airlangga ke tahkta kerajaan Medang. Selang sehari setelah penyerangan yang menewaskan Raja Dharmawangsa Teguh dan sang Putri Mahkota, Airlangga didampingi Narotama, pengawalnya yang setia, memimpin pasukannya merebut kembali ibu kota Medang. kemudian mengganti nama kerajaannya menjadi Kadiri dengan ibukotanya Daha.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Walaupun kemenangan telah diperoleh, Airlangga masih merasa risau karena kekuasaannya masih tidak diakui oleh kerabat kerajaan dari Wangsa Isana. Bagi mereka, Airlangga yang merupakan menantu almarhum raja Dharmawangsa tidak berhak atas tahkta kerajaan. Tetapi sebagai keponakan sekaligus menantu Raja Dharmawangsa, Airlangga merasa berhak karena ibunya adalah adik sang Raja dan keturunan wangsa Isyana. Apalagi setelah cucu sang Raja, Pangeran Samarawijaya, yang masih kecil telah hilang entah kemana ketika terjadi pralaya Medang. Akhirnya Airlangga dinobatkan sebagai Raja Kadiri dengan gelar &lt;i style=""&gt;Rake Halu Dharmawangsa Airlangga. &lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Daerah kekuasaan Airlangga berbatasan dengan Kabikuan Jirah yang terletak di daerah Gandamayu, sebelah Barat kerajaan Kadiri. Daerah Kabikuan adalah tempat tinggal para penganut Budha. Tanah-tanahnya merupakan persembahan raja-raja kepada para pendeta., sebuah tradisi yang sudah berlangsung sangat lama tanpa diketahui kapan mulainya. Dalam tata krama Kabikuan yang merupakan perjanjian suci antara Raja dan Pendeta Budha, tanah-tanah di wilayah Kabikuan tidak boleh dilewati oleh Raja dan para pengikutnya jika untuk tujuan berperang dan membunuh, sekalipun dengan alasan membela Negara. Kabikuan Jirah dipimpin seorang janda yang dikenal dengan sebutan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Rangda ing Jirah (Janda dari Jirah) dan putrinya yang cantik bernama Ratna Manggali. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Rangda ing Jirah digambarkan sebagai &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" lang="SV" &gt;seorang penganut Budha yang taat, berwibawa, bijaksana dan berilmu tinggi. Dia disegani oleh rakyat jelata sampai raja-raja. Tidak ada seorang raja pun yang berani mengusik tanah-tanah yang masuk wilayah Kabikuan Jirah. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style=""&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt; murid Kabikuan Jirah dikenal karena ketaatannya pada ajaran agama Budha, sikap yang terpuji dan ilmu kanuragan yang tinggi. Kehidupan di Kabikuan Jirah digambarkan lebih teratur dan makmur dibandingkan daerah lain di sekitarnya. Tata krama kabikuan melarang penduduknya berpihak kemanapun apabila terjadi perselisihan dan melarang daerahnya dilewati oleh prajurit yang akan berperang. Airlangga berusaha untuk menghormati taka krama Kabikuan dan mengutus Narotama untuk menjalin persahabatan dengan Kabikuan Jirah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Selama 6 tahun pertama masa pemerintahannya, Airlangga berhasil memberikan kemakmuran bagi rakyat di kerajaannya dan memperkuat angkatan perang kerajaan. Airlangga juga memerintahkan Narotama untuk membuka hutan dan membangun istana baru karena ia berencana untuk memindahkan ibukota kerajaan ke tempat baru tersebut yang diberinya nama Janggala.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Pada tahun ke-10 pemerintahannya, Airlangga mulai mengadakan penyerangan balasan ke wilayah-wilayah yang bersekutu dengan Kerajaan Wura Wuri dalam Pralaya Medang. Namun, di tengah berbagai penyerbuan dan penaklukan yang dilakukan Airlangga, tiba-tiba pasukan Wura Wuri menyerbu istana kerajaan Kadiri. Penyerangan itu adalah sebagai ‘peringatan’ bahwa Airlangga tidak berhak atas tahta kerajaan Medang yang telah diganti nama menjadi Kadiri dan Airlangga harus menyerahkan kekuasaannya kepada Pangeran Samarawijaya yang merupakan cucu Raja Dharmawangsa Tguh. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Airlangga sangat marah dengan penyerangan kerajaan Wura Wuri dan memerintahkan penyerangan balasan untuk membumihanguskan Wura wuri. Tapi ada satu masalah dalam rencana penyerangan balasan ini. Untuk mencapai kerajaan Wura Wuri, pasukan Airlangga harus melewati desa-desa Kabikuan. Maka diutuslah Bahula, putra Mpu Bharadah, Penasihat Kerajaan, untuk meminta ijin pada pimpinan Kabikuan Jirah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Narotama yang memimpin pasukan Kadiri berusaha menunda gerakan pasukannya memasuki tanah-tanah wilayah Kabikuan sampai ijin didapatkan. Akan tetapi, para perwira pasukan yang tidak sabar, telah bertindak sendiri dengan gegabah. Tanpa sepengetahuan dan seijin Narotama, para perwira membawa pasukannya memasuki tanah-tanah Kabikuan dan membunuh penduduknya yang berusaha menghalangi jalan para prajurit. Walaupun akhirnya pasukan Kadiri berhasil menyerbu dan menghancurkan kerajaan Wura wuri, tetapi mereka telah melanggar tata krama Kabikuan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Dengan dikalahkannya kerajaan Wura Wuri, maka pada tahun 954 Saka, semua wilayah yang dulu menyerang Kerajaan Medang telah ditaklukkan. Pada tahun yang sama, muncullah Pangeran Samarawijaya yang telah menyelesaikan pendidikannya di Kabikuan Jirah. Ternyata, sang pangeran sejak kecil telah dititipkan di Kabikuan Jirah untuk mendapat perlindungan dan pendidikan, sementara keberadaannya selama bertahun-tahun tetap dirahasiakan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Kemunculan Pangeran Samarawijaya ke ibukota Kerajaan Kadiri menimbulkan dilema dalam diri Airlangga karena ia telah memperiapkan penobatan putri kandungnya sebagai Putri Mahkota Kerajaan. Apalagi, Rangda ing Jirah telah menyerahkan semua tanah yang menjadi wilayah Kabikuan Jirah kepada sang Pangeran. Wilayah yang diserahkan itu ternyata luasnya setengah wilayah Kerajaan Kadiri dan menjepit wilayah kekuasaan Airlangga dari segala penjuru. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" lang="SV" &gt;Akhirnya, demi menghindari perang saudara, Airlangga setuju untuk membagi wilayah Kerajaannya menjadi dua : Kadiri diserahkan kepada Pangeran Samarawijaya dan Janggala &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;diserahkan kepada putrinya.&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div  style="border-style: none none double; padding: 0in 0in 1pt; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="border: medium none ; padding: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Novel ini ditulis dengan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;gaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; bahasa syair yang puitis.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Deskripsi nya tersaji indah, terlebih pada bagian yang menceritakan tentang pohon-pohon, bunga dan hewan yang saling bercakap-cakap dengan manusia, dan kehebatan para murid utama Kabikuan Jirah yang menguasai berbagai ilmu kanuragan tingkat tinggi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Rangda ing Jirah yang ditampilkan dalam novel ini adalah versi lain cerita Calon Arang. Deskripsi Cok Sawitri tentang Calon Arang dan putrinya Ratna Manggali sungguh berbeda dengan penulis lain yang menggambarkan Calon Arang sebagai perempuan jahat berilmu tinggi yang menebarkan teror di jaman kekuasaan Airlangga.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bagi yang sudah pernah membaca buku-buku sejarah tentang Raja Airlangga dan asal usul berdirinya Kerajaan Kadiri dan Janggala, mungkin akan menemukan beberapa perbedaan cerita dengan yang tertulis dalam novel ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" lang="SV" &gt;Cok Sawitri menyatakan bahwa kisah yang dia tulis di novel ini adalah kisah yang merupakan bagian terlarang untuk diceritakan. Para empu penulis dan penyair di masa Kadiri dilarang menuliskan kisah ini karena akan mencoreng kebesaran nama Raja Airlangga. Mana yang benar? Tapi sebagai sebuah karya fiksi, novel ini cukup indah untuk dinikmati. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="SV" style="color:black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-4024505155722333073?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/4024505155722333073/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=4024505155722333073' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/4024505155722333073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/4024505155722333073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/09/janda-dari-jirah.html' title='Janda dari Jirah'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RvJ2H7COt6I/AAAAAAAAAUw/S18AHyD1b8g/s72-c/janda+jirah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-3394115822546971688</id><published>2007-09-18T21:42:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:25.826-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Asia Selatan'/><title type='text'>Sky Burial (Pemakanan Langit)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RvDJKrCOt3I/AAAAAAAAAUY/-BaocFEQX2o/s1600-h/sky_burial.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RvDJKrCOt3I/AAAAAAAAAUY/-BaocFEQX2o/s320/sky_burial.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5111806762253465458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Judul : Pemakaman Langit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Judul Asli : Sky Burial&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Penulis : Xinran Xue&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Penerjemah : Ken Nadya Irawardhani Kartakusuma&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Penerbit : Serambi, Agustus 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Sebuah Kisah Cinta Heroik dari Tibet&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Sepasang pengantin baru terpaksa berpisah dalam rangka bela negara. Sang suami ditugaskan sebagai dokter yang membantu Tentara Pembebasan Rakyat di Tibet. Tanpa keterangan yang jelas, Shu Wen menerima kabar suaminya tewas di medan juang. Dia bertekad menemukan sendiri cinta sejatinya itu di pedalaman Tibet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Keganasan alam pedalaman Tibet bukanlah satu-satunya teror yang dialami Wen dan para prajurit Tentara Pembebasan Rakyat. Di tengah perjalanan, setiap harinya dua orang dalam pasukan terbunuh dengan belati menancap di tubuh mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Bersama Zhuoma yang bernasib serupa dengannya dan sebuah keluarga nomadik, Shu Wen mengembara di bawah sengatan matahari pada siang hari dan berlindung dari tusukan hawa dingin pada malam hari, mengarungi bentangan padang rumput, es, dan salju mahaluas yang dibentengi pegunungan menjulang tinggi berukirkan mantra-mantra suci, dan tersesat di negeri Seratus Danau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Di balik rasa kehilangan, kecewa, dan keterasingan, Wen banyak belajar tentang budaya luhur Tibet yang mengedepankan keselarasan antara manusia, alam, dan spiritualitas. Selama 30 tahun lebih, pengelanaan Wen—yang tadinya kelam menuju pencerahan— menyingkap legenda Pemakaman Langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dalam buku fenomenal ini, Xinran menciptakan-ulang pengembaraan Shu Wen yang menakjubkan menjadi kisah agung tentang cinta, kehilangan, kesetiaan, dan perjuangan hidup. Mengharukan, menggemparkan, dan pada akhirnya memperkaya, Sky Burial melukis potret unik seorang wanita dan sebuah negeri, keduanya terjebak oleh takdir dan politik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-3394115822546971688?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/3394115822546971688/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=3394115822546971688' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/3394115822546971688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/3394115822546971688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/09/sky-burial-pemakanan-langit.html' title='Sky Burial (Pemakanan Langit)'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RvDJKrCOt3I/AAAAAAAAAUY/-BaocFEQX2o/s72-c/sky_burial.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-4053923999336242049</id><published>2007-09-04T05:52:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:25.999-08:00</updated><title type='text'>Aku Kartini Bernyawa Sembilan</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);font-size:85%;" &gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rt1VdSnQ1PI/AAAAAAAAAUQ/IF3TTYWu6yA/s1600-h/aku_kartini.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 127px; height: 175px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rt1VdSnQ1PI/AAAAAAAAAUQ/IF3TTYWu6yA/s320/aku_kartini.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5106331514209096946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p  style="text-align: justify; color: rgb(102, 51, 102);font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Perempuan pe&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;derita HIV/AIDS umumnya mengalami tekanan yang jauh lebih besar karena mereka sering dianggap sebagai 'perempuan nakal' yang menjadi 'penyebar virus'. Padahal, data statistik menunjukkan bahwa sebagain besar perempuan tertular HIV/AIDS akibat hubungan intim dengan suaminya yang sudah lebih dulu mengidap HIV positif. Buku kecil ini dengan indah bercerita tentang pergulatan bathin perempuan-perempuan perkasa yang tidak hanya harus berjuang melawan virus ganas yang ada dalam darah mereka, tapi juga menghadapi masyarakat yang seringkali menilai mereka secara tidak adil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Buku ini adalah karya luar biasa dari perempuan-perempuan luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===============================================================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bilang nyawaku sembilan&lt;br /&gt;sudah berkali-kali upacara kematian disiapkan untukku&lt;br /&gt;Bahkan ibuku pernah berkata,&lt;br /&gt;bagaimana mungkin aku tidak mati-mati?&lt;br /&gt;Tidak percaya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;F :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di saat aku telah tiada&lt;br /&gt;Maafkanlah diriku ini&lt;br /&gt;Terima kasihku padamu yang sebesarnya&lt;br /&gt;Sebab dirimu telah rela mendampingiku selalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;H :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya orang beranggapan bahwa pengidap HIV itu adalah manusia yang hanya menunggu hari kematiannya saja. Tapi bagiku, hal itu sangat tidak benar. Contohnya aku sudah pernah berada dalam stadium AIDS. Aku bisa bertahan hidup dan beraktivitas lagi sebagaimana layaknya orang sehat lainnya. Sampai sekarang aku masih merasa sangat sehat. Tak ada rasa sakit yang tak bisa ku tahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;S :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tidak jarang manusia mengalami trauma, seperti halnya saya trauma untuk menikah lagi. Suami saya sudah meninggal karena HIV. Belum juga kering tanah makamnya, mertua meminta saya untuk 'ganti tikar' dengan saudara laki-laki suami. Saya tidak bisa memutuskan secepat itu untuk menikah lagi karena masih trauma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;V :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Karena bagiku cinta adalah suatu perngorbanan di mana seseorang rela memberikan semua yang dia punya, waktu, tenaga, pikiran, bahkan nyawanya sekalipun. Jika kita bisa memberikan semua itu dengan ketulusan hati, kita akan merasakan bahwa cinta dapat membuat hidup sangat indah. Ah, betapa indah hidup ini jika kita bisa benar-benar mencintai seseorang dengan sepenuh hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;RA Kartini :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Aku mengetahui bahwa aku positif HIV pada bulan Januari 2006. Aku tidak menangis dan juga tidak tertawa dengan kenyataan ini. Pendampingku berusaha menenangkan aku dengan caranya. Tetapi aku malah bingung, kenapa malah mereka yang kaget dan bersedih. Untuk menenangkan mereka aku berkata, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;'ini bukan yang pertama kali aku diuji dalam kematian'.&lt;/span&gt; Mereka bingung kenapa aku tidak menangis di pundak mereka. Untuk apa menangis? ... kita lihat saja nanti. Dengan status positifku, aku semakin terinformasi untuk melakukan yang lebih berarti dalam hidup tiap hari ... tiap hari ... tiap hari ... Aku belajar untuk menghargai hidupku, anugerah yang diberikan tiap hari, aku bisa merasakan cinta lebih lagi ... lebih lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; color: rgb(102, 51, 102);font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="text-align: justify; color: rgb(102, 51, 102);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-4053923999336242049?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/4053923999336242049/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=4053923999336242049' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/4053923999336242049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/4053923999336242049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/09/aku-kartini-bernyawa-sembilan.html' title='Aku Kartini Bernyawa Sembilan'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rt1VdSnQ1PI/AAAAAAAAAUQ/IF3TTYWu6yA/s72-c/aku_kartini.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-4032643980218624669</id><published>2007-08-09T00:35:00.001-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:26.180-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Timur Tengah'/><title type='text'>Princess</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RrrD3AMpSRI/AAAAAAAAAUI/ZKgMfxMPGqU/s1600-h/princess.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5096601278036396306" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; width: 92px; cursor: pointer; height: 150px;" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RrrD3AMpSRI/AAAAAAAAAUI/ZKgMfxMPGqU/s320/princess.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;&lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;&lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;&lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;&lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;&lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;&lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;&lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;&lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;&lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;&lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;&lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;&lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;&lt;v:path connecttype="rect" gradientshapeok="t" extrusionok="f"&gt;&lt;o:lock aspectratio="t" ext="edit"&gt;&lt;v:imagedata title="princess" src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CERNI%7E1.ICM%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_image001.jpg"&gt;&lt;w:wrap type="tight"&gt;&lt;span class="n1"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Judul : Princess – Kisah Tragis Putri Kerajaan Arab Saudi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penulis : Jean P. Sasson&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penutur Asli : Putri Sultana Al Saud&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penerjemah : Husni Munir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penerbit : Ramala Books, Juni 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tebal : 380 halaman&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/w:wrap&gt;&lt;/v:imagedata&gt;&lt;/o:lock&gt;&lt;/v:path&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:stroke&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:'Times New Roman';" &gt;&lt;blockquote&gt;“Perempuan di negeri ku mungkin tersembunyi di balik cadar mereka, dan dikontrol dengan sangat ketat oleh masyarakat patriakal kami, tapi perubahan harus terjadi, karena kami lelah oleh kekangan adapt. Kami ingin sekali memiliki kebebasan pribadi.” (hal 26)&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;Putri Sultana Al Saud &lt;i&gt;(nama samaran)&lt;/i&gt; adalah seorang kerabat dekat keluarga Kerajaan Arab Saudi. Ia menjalani kehidupan yang kontradiktif: dikelilingi oleh kemewahan namun tidak memiliki kebebasan sama sekali. Ia adalah seorang tawanan dalam sangkar emas, tanpa hak suara, dan tanpa kuasa untuk mengendalikan hidupnya sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Berbekal kenangan masa kecil, dibantu dengan catatan harian rahasia yang mulai ditulisnya sejak berusia sebelas tahun, untuk pertama kalinya Putri Sultana, membeberkan kisah nyata tentang penderitaan terselubung para perempuan Saudi. Putri Sultana membuka tabir yang mengejutkan tentang kawin paksa, perbudakan seks, dan kekerasan yang muncul dari dominasi tanpa batas kaum laki-laki terhadap perempuan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Perempuan-perempuan Saudi biasanya diabaikan oleh ayah mereka, dipandang rendah oleh saudara laki-laki mereka, dan dilecehkan oleh suami mereka. Di rumah-rumah keluarga Saudi, laki-laki adalah penguasa. Apa pun akan dilakukan semua lelaki di negeri ini untuk mendapatkan keturunan laki-laki karena nilai kelahiran anak di Kerajaan Saudi masih diukur dengan ada tidaknya anak laki-laki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;Berbeda dengan 9 orang kakak perempuannya, sejak kecil Sultana telah menunjukkan jiwa pemberontak. Dia tidak bisa tinggal diam melihat ketidakadilan yang terjadi terhadap para perempuan disekitarnya. Sasaran semua kemarahan dan kebencian Sultana adalah Farug, kakak lelaki dan anak lelaki kesayangan ayahnya. Dalam setiap kesempatan, Sultana selalu siap untuk berkonfrontasi dengan Farug yang dianggapnya dimanja secara berlebihan dan sering berlaku tidak adil kasar kepada saudari-saudari perempuannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;Masa itu, tidak lazim bagi perempuan untuk memperoleh pendidikan di sekolah. Adalah Putri Iffat, permaisuri Raja Faisal, yang menjadi pendorong pendidikan untuk perempuan Saudi. Tanpa usahanya, perempuan Saudi sekarang tidak akan diijinkan memperoleh pendidikan di sekolah. Dengan bantuan Putri Iffat, yang juga adalah saudara perempuan ibunya, Putri Sultana dan keempat kakak perempuannya diijinkan ayah mereka untuk mendapatkan pendidikan. Maka bergabunglah mereka dengan &lt;i&gt;kutab&lt;/i&gt;, sebuah metode kelompok yang kemudian dikenal secara umum sebagai tempat untuk mengajar para gadis secara privat di rumah keluarga mereka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sarah, kakak perempuan Sultana, menunjukkan kecerdasan di atas gadis-gadis lain yang belajar bersama di &lt;i&gt;kutab&lt;/i&gt;. Sarah ingin belajar seni di Italia dan membuka galeri seni pertama di Jeddah. Ia telah bekerja keras untuk mewujudkan cita-citanya itu sejak berusia 12 tahun. Semua impian Sarah hancur berkeping-keping ketika ayahnya memutuskan untuk menikahkan Sara dengan seorang pengusaha kaya raya berusia 62 tahun, dan Sara akan menjadi istri ketiganya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sudah menjadi adat di Saudi bahwa perkawinan perempuan diatur oleh ayah dan saudara laki-lakinya. Banyak factor yang menentukan kelayakan seorang gadis untuk dinikahi di Arab Saudi: nama keluarga, kekayaan keluarga, kesempurnaan dan kecantikannya. Bertemu di muka umum adalah sesuatu yang tabu, jadi laki-laki harus bergantung pada penilaian ibu dan saudari perempuannya untuk menemukan calon istri yang pantas baginya. Bahkan setelah janji untuk menikah dan tanggal pernikahan telah ditetapkan, sangat jarang si gadis bertemu muka dengan calon suaminya, walaupun terkadang mereka saling bertukar foto. Mempelai laki-laki biasanya dipilih semata-mata berdasarkan hubungan bisnis di masa lalu dan yang akan datang. Pada pesta perkawinan di Arab Saudi, laki-laki dan perempuan merayakannya di tempat terpisah. Laki-laki yang diijinkan berada di tempat perayaan perempuan adalah pengantin laki-laki, ayahnya, ayah pengantin perempuan, dan penghulu, untuk melakukan upacara pernikahan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Meskipun Sarah menolak dengan keras untuk dinikahkan dan melakukan banyak cara untuk menghalangi pernikahan tersebut, tetapi pada akhirnya ia tidak berdaya menentang kehendak ayahnya. Untuk mengantisipasi agar Sarah tidak membuat kekacauan yang akan mempermalukan keluarga pada saat pernikahan, ayahnya memerintahkan dokter memberikan obat penenang dengan dosis besar untuk membuat Sarah tetap patuh. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span class="n1"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;Lima&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt; minggu setelah pernikahannya Sarah mencoba untuk bunuh diri. Suami Sarah ternyata orang yang kejam yang menjadikannya sasaran perilak seksualnya yann brutal. Ironisnya, ayah Sarah setuju dengan pendapat menantunya bahwa seorang istri adalah milik suaminya dan adalah hak suami untuk meperlakukan istrinya sesuai keinginannya. Dalam pikiran ayahnya, Sarah lah yang memprovokasi suaminya bertindak kejam. Kesalahan tak pernah menjadi milik lelaki Saudi. Meskipun membunuh istrinya, seorang laki-laki akan mengatakan alasan ‘valid’, misalnya untuk menghukum tindakan tak senonoh yang dilakukan sang istri. Dan alasan apapun akan diterima oleh sesama lelaki lain tanpa banyak tanya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Ayah Sarah memutuskan bahwa Sarah harus kembali kepada suaminya. Saat itulah, untuk pertama kali selama perkawinannya, ibu Sarah menentang kehendak suaminya untuk membela kehormatan putrinya. Dan untuk pertama kalinya pula, ayah Sarah akhirnya menyerah dan setuju untuk menceraikan Sarah dari suaminya.&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Belajar dari pengalaman buruk kakanya yang menikah karena paksaan membuat Sultanayang masih berusia 13 tahun memutuskan bahwa ia akan berjuang agar hal seperti itu tidak akan terjadi pada dirinya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;Pada usia 14 tahun, Sultana mendapatkan menstruasi pertamanya. Ketika hal itu terjadi, seorang gadis kecil berubah menjadi perempuan dewasa. Di Arab Saudi, mendapat menstruasi pertama berarti saatnya bagi perempuan untuk memakai &lt;i&gt;abaya &lt;/i&gt;(jubah hitam panjang) dan cadar.&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Sultana mempunyai 2 orang sahabat yang mempunyai pemikiran sama tentang kekebasan perempuan. Bersama dua sahabatnya, Nadia dan Wafa, serta Randa (istri muda ayahnya yang merupakan terman bermain Sultana), mereka mendirika sebuah klub bernama &lt;i&gt;Lively Lips&lt;/i&gt;. Kelompok ini berjanji untuk memwujudkan hal-hal berikut: (1) dalam setiap kesempatan, biarkan semangat hak-hak perempuan menggerakkan mulut dan membimbing lidah mereka; (2) setiap anggota harus berjuang menarik satu anggota baru setiap bulan; (3) tujuan utama adalah menghentikan perkawinan gadis yang sangat muda dengan lelaki tua.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Riwayat kelompok mereka berakhir ketika Nadia dan Wafa tertangkap sedang menemui lelaki asing. Mereka dipenajra selama tiga bulan dan dilepaskan karena kurangnya bukti pelanggaran seksual. Komite Amar Ma’ruf Nahi Munkar melepaskan Nadia dan Wafa dan menyerahkan hukuman kepada ayah mereka masing-masing. Ayah Wafa yang seorang &lt;i&gt;mutawa&lt;/i&gt; (pejabat agama) memutuskan untuk menikahkan Wafa dengan seorang mutawa berusia 53 tahun, dan Wafa akan menjadi istrinya tan ketiga. Ayah Nadia yang adalah seorang pengusaha bertinak lebih esktrem. Ia memutuskan menghukum mati anak gadisnya dengan menenggelamkan Nadia di kolam renang keluarga mereka. Sementara itu, ayah Sultana yang mengetahui keterlibatan Randa di kelompok itu segera menceraikannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Setelah kejadian memilikukan yang menimpa kedua sahabatnya, Sultana bersahabat dengan Marci, pelayan perempuannya yang berasal dari Filipina. Dari Marci lah Sultana mendapatkan banyak cerita tentang penderitaan dan penganiayaan yangd ialami perempuan-permpuan yang bekerja sebagai pelayan di Arab Saudi. Sultana kemudian mulai mengumpulkan informasi dari teman-temannya tentang nasib para pelayan perempuan mereka.Sultana mendapatkan banyak informasi tentang kekerasan seksual yang dilakukan para lelaki Saudi terjadap pelayan perempuan dari negara-negara asing yang bekerja di Saudi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Ayah Sultana memutuskan untuk menikahkan putrinya dengan seorang sepupu kerajaan bernama Pangeran Karim Al Saud. Sultana memaksa untuk bertemu dengan calon suaminya sebelum pernikahan. Sesuatu yang sangat jarang terjadi di Saidi, etapi permintaan itu dikabulkan oleh ayanhnya. Pertemuan itu menumbuhkan cinta pada pandangan pertama di hati keduanya. Sutana beruntung karena ia akan menikah denan calon suami yang dicintai dan mencitaninya. Akrim juga memiliki pandangan yang berbeda dari kebanyakan lelaki Saudi. Baginya, perempuan bukan sekedar sebagai objek kesenangan saja dan pernikahan harus membawa kebahagiaan bagi suami dan istri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Pernikahan Sultana dan Karim berlangsung dengan meriah dan penuh kemewahan. Mereka menjalani bulan madu dengan perjalanan keliling dunia. Tetapi itu semua barulah awal dari kehidupan pernikahan Sultana yang tak luput dari badai. Dengan gigih Sultana berjuang menyelamatkan perkawinannya. Keadaan semakin membaik ketika Sultana melahirkan bayi laki-laki yang diberi nama Abdulah. Berturut-tururt setelah itu, Sultana melahirkan dua anak perempuan. Sultana dan Karim menjalani kehidupan perkawinan yang bahagia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Badai kedua datang ketika Sultana didiagnosa menderita kanker payudara. Sultana harus kehilangan satu payudaranya dan diperingatkan agar tidak hamil lagi. Sebagai tindakan pencegahan agar tidak hamil lagi, Sultana menjalani operasi sterilisasi. Badai ketiga datang bersama dengan permintaan Karim untuk menikah lagi untuk mendapatkan lebih banyak anak-anak. Sultana marah besar dan meminta untuk bercerai daripada menanggung oenghinaan bila suaminya menikah lagi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;Masalanya adalah, jika bercerai, Karim ingin anak-anak diserahkan padanya dan dibesarkan oleh istri kedua. Karena tidak ingin anak-anaknya dipisahkan darinya, Sultana segera memperisapkan rencana pelarian ke Eropa dengan membawa ketiga anaknya. Berbekal uang simpanan ribuan dolar dan perhiasan, Sultana merencanakan dengan cermat dan hati-hati rencana pelariannya agar tidak bisa ditemukan oleh suaminya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;Hampir setahun Sultana dan anak-anaknya berada di luar negeri, sampai datang permintaan maaf dari Pangeran Karim yang berjanji tidak akan pernah menikah lagi bila Sultana dan anak-anaknya berjanji untuk kembali ke negara mereka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sultana memang akhirnya kembali kepada suaminya tetapi dia terus berjuang dengan diam-diam untuk kemajuan para perempuan di negerinya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:'Times New Roman';" &gt;&lt;blockquote&gt;‘kita perempuan harus memiliki hak berbiacra untuk membuat keputusan akhir dala persoalan-persoalan yang mebubah hiduo kita selamanya. Dari sekarang, aku mulai hidup, bernafas dan merencanakan dengan diam-diam perjuangan untuk hak-hak perempuan di negeriku sehingga kami bisa hidup lebih bermartabat dan dapat memenuhi kebutuhan personal yang selama ini menjadi hak laki-laki sejak lahir&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;Semangat perlawanannya masih berkobar sebagaimana yang ditunjukkannya dalam seluruh halaman buku ini. Namun pemberontakannya harus tetap dirahasiakan, karena meski ia berani menjalani semua cobaan hidup, ia tidak tahan jika harus kehilangan anak-anaknya. Hukuman berat menanti siapa saja yang berani meneriakkan kehidupan dan penderitaan tersembunyi para perempuan, khususnya di lingkungan kerajaan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Trebuchet MS';" &gt;Jalan masih panjang bagi para perempuan Saudi untuk memperjuangkan hak mereka dan memperoleh martabat yang sama dengan kaum laki-laki. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;&lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;&lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;&lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;&lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;&lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;&lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;&lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;&lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;&lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;&lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;&lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;&lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;&lt;v:path connecttype="rect" gradientshapeok="t" extrusionok="f"&gt;&lt;o:lock aspectratio="t" ext="edit"&gt;&lt;v:imagedata title="princess" src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CERNI%7E1.ICM%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_image001.jpg"&gt;&lt;w:wrap type="tight"&gt;&lt;/w:wrap&gt;&lt;/v:imagedata&gt;&lt;/o:lock&gt;&lt;/v:path&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:stroke&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-4032643980218624669?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/4032643980218624669/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=4032643980218624669' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/4032643980218624669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/4032643980218624669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/08/princess.html' title='Princess'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RrrD3AMpSRI/AAAAAAAAAUI/ZKgMfxMPGqU/s72-c/princess.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-5003125604829777385</id><published>2007-08-09T00:17:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:26.504-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Timur Tengah'/><title type='text'>Crystal Garden</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rrq_ywMpSQI/AAAAAAAAAUA/0Kp5NlVwrGI/s1600-h/CRYSTAL+GARDEN.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5096596806975441154" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; width: 89px; cursor: pointer; height: 114px;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rrq_ywMpSQI/AAAAAAAAAUA/0Kp5NlVwrGI/s320/CRYSTAL+GARDEN.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;&lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;&lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;&lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;&lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;&lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;&lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;&lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;&lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;&lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;&lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;&lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;&lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;&lt;v:path connecttype="rect" gradientshapeok="t" extrusionok="f"&gt;&lt;o:lock aspectratio="t" ext="edit"&gt;&lt;v:imagedata title="CRYSTAL GARDEN" src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CERNI%7E1.ICM%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_image001.jpg"&gt;&lt;w:wrap type="tight"&gt;&lt;span class="n1"&gt;Judul : The Crystal Garden&lt;br /&gt;Pengarang : Mohsen Makhmalbaf&lt;br /&gt;Penerjemah : Elka Ferani&lt;br /&gt;Penerbit : Dastan Books, Januari 2006&lt;br /&gt;Tebal : 388 halaman&lt;/span&gt;&lt;/w:wrap&gt;&lt;/v:imagedata&gt;&lt;/o:lock&gt;&lt;/v:path&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:stroke&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;blockquote&gt;Terima kasih Tuhan atas apa yang kumiliki. Aku bersyukur kepada-Mu atas apa yang Engkau berikan padaku dan apa yang tidak Engkau berikan kepadaku. Aku bersyukur kepada-Mu atas apa yang Engkau berikan kepadaku dan kemudian mengambilnya kembali dariku&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:85%;" class="n1" &gt;&lt;span style=""&gt;Bayangkan diri Anda seorang perempuan. Hidup di negeri pada ulama dengan nilai-nilai yang ketat. Terimpit kesulitan hidup akibat perang berkepanjangan. Sementara suami Anda, anak laki-laki Anda, ayah Anda, paman Anda, dan banyak lagi lelaki di keluarga Anda menjadi korban perang; tewas sebagai syuhada atau cacat seumur hidup. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Bayangkan pula jika Anda harus menghidupi dan membesarkan anak-anak Anda yang masih kecil tanpa kehadiran suami. Atau harus mengurus suami yang tergolek tak berdaya di kursi roda. Sementara Anda sendiri mesti bergelut dengan roda kehidupan yang menggilas perlahan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span class="n1"&gt;&lt;span style=""&gt;Taheran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span class="n1"&gt;&lt;span style=""&gt;, &lt;st1:country-region st="on"&gt;Iran&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt; pascarevolusi, semasa perang Iran-Irak (1980-1988). Di kamar-kamar pembantu sebuah rumah besar yang disita oleh negara dan yang pemiliknya telah melarikan diri ke luar negeri, hiduplah empat keluarga :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0in; font-family: trebuchet ms;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="text-align: justify;color:black;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;KHORSHID (bekas pembantu rumah itu) dan suaminya yang suka mengisap opium, ALI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="text-align: justify;color:black;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Suami-istri, MASHADI dan ALYEH, serta anak laki-laki mereka AHMAD. Anak tertua mereka, AKBAR, gugur sebagai syuhada dalam perang. Juga ada menantu mereka, SOURI, janda mendiang Akbar, beserta dua anaknya yang masih kecil, SAMIREH (perempuan) dan MESYAM (laki-laki). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="text-align: justify;color:black;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;LAYEH (keponakan MASHADI), seorang janda. Suaminya, MANSUR, gugur sebagai syuhada dalam perang. Juga ada anak-anaknya yang masih kecil, SAREH (perempuan), SALMAN (laki-laki), dan SETAREH (bayi perempuan)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="text-align: justify;color:black;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;HAMID, anak muda veteran perang yang lumpuh separuh badan (dari pinging ke bawah) sehingga harus duduk di kursi roda. Juga ada MALIHEH, seorang wanita muda yang sukarela menikahinya karena percaya bahwa pengorbanannya itu aan dibalas di akhirat kelak. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: georgia;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;blockquote style="font-style: italic;"&gt;Tuhan mengisi hari-hari seorang perempuan dengan kesibukan-kesibukan sederhana&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;The Crystal Garden didedikasikan untuk para perempuan tertindas; para perempuan yang tersungkur ke titik nadir kehidupan. Mereka hidup di bawah satu atap. Suka, duka, cinta, kesedihan, kebahagiaan, ketakutan, perjuangan, harapan, serta keputusasaan tumbuh dan dijalani bersama-sama, namun sekaligus sendirian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="n1"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;&lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;&lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;&lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;&lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;&lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;&lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;&lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;&lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;&lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;&lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;&lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;&lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;&lt;v:path connecttype="rect" gradientshapeok="t" extrusionok="f"&gt;&lt;o:lock aspectratio="t" ext="edit"&gt;&lt;v:imagedata title="CRYSTAL GARDEN" src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CERNI%7E1.ICM%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_image001.jpg"&gt;&lt;w:wrap type="tight"&gt;&lt;/w:wrap&gt;&lt;/v:imagedata&gt;&lt;/o:lock&gt;&lt;/v:path&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:stroke&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-5003125604829777385?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/5003125604829777385/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=5003125604829777385' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/5003125604829777385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/5003125604829777385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/08/crystal-garden.html' title='Crystal Garden'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rrq_ywMpSQI/AAAAAAAAAUA/0Kp5NlVwrGI/s72-c/CRYSTAL+GARDEN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-6004659488024473205</id><published>2007-07-31T01:42:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:26.742-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Indonesia'/><title type='text'>Edensor</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rq72QgMpSPI/AAAAAAAAAT4/O9p6dHgCfWs/s1600-h/edensor.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 84px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rq72QgMpSPI/AAAAAAAAAT4/O9p6dHgCfWs/s320/edensor.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5093278991983921394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;Judul Buku : Edensor&lt;br /&gt;Penulis: Andrea Hirata&lt;br /&gt;Penyunting: Imam Risdiyanto&lt;br /&gt;Penerbit: Bentang Pustaka, Mei 2007&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;Tebal : 290 halaman&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Edensor adalah novel ketiga dari tetralogi karya Andrea Hirata yang melanjutkan mimpi-mimpi anak-anak Melayu pedalaman dari pulau Belitong yang terajut sejak ‘Laskar Pelangi’ dan ‘Sang Pemimpi’. Pada buku ketiga ini, mimpi-mimpi Ikal dan Arai (dua tokoh utama) dengan cara yang unik akhirnya menjadi kenyataan.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Mozaik-mozaik awal novel ini menceritakan tentang&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt;bagian-bagian tertentu dalam kehidupan masa lalu Ikal dan Arai yang terjalin erat dengan keseluruhan cerita. Dikisahkan tentang Weh, idola masa kecil Ikal yang memberinya pelajaran membaca arah dengan panduan Rasi Belantik. Kisah perjuangan ibunya yang bersikeras melahirkan Ikal tepat pada tanggal 24 Oktober, Hari Lahirnya PBB, dengan harapan putranya akan menjadi ‘juru pendamai’. Dikisahkan pula asal nama Andrea (berasal dari Andrea Galiano) yang diambilnya dari sebuah majalah, setelah ayah dan ibunya putus asa memberikan berbagai nama yang penuh harapan tapi tidak pernah sesuai dengan perilakunya. Dan kisah cinta pertamanya dengan A Ling, gadis Cina yang menjadi sumber motivasi perjalanan keliling Eropanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;“Murid-muridku, berkelanalah, jelajahi Eropa, jamah Afrika, termukan mozaik nasibmu di pelosok-pelosok dunia. Tuntut ilmu sampai ke Sorbonne di Prancis, saksikan karya-karya besar Antoni Gaudi si Spanyol.”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;    &lt;p style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Kata-kata Pak Balia, guru sastra SMA-nya inilah yang meletupkan mimpi-mimpi Ikal dan Arai untuk kuliah di Paris dan berkeliling Eropa. Arai percaya suatu hari mereka akan ke Perancis untuk melihat pusara penyanyi idolanya, Jim Morrison. Kegigihan Arai memotivasi Ikal dan membuat mimpi-mimpi mereka terasa begitu mudah untuk diwujudkan.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Ikal dan Arai mendapatkan beasiswa Uni Eropa untuk melakukan riset di Universitas Sorbone, Paris. Persinggahan pertama mereka di Brugge (Belgia) adalah mimpi buruk. Pemilik apartemen menolak memberikan mereka penginapan. Akhirnya mereka harus bermalam di sebuah taman di tengah hujan salju dengan suhu di bawah nol derajat celcius. Ikal hampir mati kedinginan, untuk saja pada saat yang kritis itu Arai segera bertindak, ditimbuninya tubuh Ikal dengan humus yang bisa menghasilkan panas untuk memberi kehangatan. Malam itu, mereka menikmati makan malam ditemani keluarga tupai, kelinci dan rakun mapache.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Sampai di Paris hari-hari mereka disibukkan dengan kegiatan belajar dan singgah di berbagai studio, galeri dan teater. Hidup di Paris juga membawa berbagai benturan budaya bagi Ikal dan Arai. Ikal menemukan berbagai paradoks antara apa yang dilihat dan dialaminya di Eropa dengan keadaan di tanah air. Misalnya tentang pasangan Perancis yang mapan secara ekonomi tetapi memilih untuk tidak memiliki anak dengan alasan biaya mahal dan tingginya tingkat kriminalitas sehingga kuatir anaknya akan menjadi korban kejahatan atau malah menjadi penjahat. Sementara di tanah air kriminalitas mengganas, jaminan sosial amblas, pendapatan per kapita terjun bebas, dan bayi terus menerus lahir. Ironis.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Di sela-sela studinya, Ikal masih sempat mengamati para mahasiswa dari beragam bangsa yang ada di kelasnya. Bagi Ikal, kelasnya bukan hanya tempat untuk berlajar &lt;i style=""&gt;science&lt;/i&gt;, tetapi juga merupakan &lt;i style=""&gt;laboratorium perilaku. &lt;/i&gt;Mahasiswa Inggris provokatif, terpelajar tapi eksentrik. Mahasiswa Amerika dominan, intimidatif dan penuh intrik. Mahasiwa Jerman taktis, metodis dan sistematis. Mahasiwa Belanda konvensional dan cerdas. Mahasiwa Yahudi sangat cerdas dan menyukai ide-ide yang revolusioner. Mahasiswa Perancis yang selalu terinspirasi dengan semangat kebebasan, persamaan dan persaudaraan. Mahasiwa Cina selalu terlihat serius seperti akuntan dan mereka selalu punya dua nama : lokal dan internasional. Sisanya adalah ‘The Pathetic Four’, empat orang mahasiswa yang biasa-biasa saja dan selalu bersusah payah mengejar ketertinggalan dari yang lain. Mereka terdiri dari Ikal dan teman-temannya dari &lt;st1:country-region st="on"&gt;India&lt;/st1:country-region&gt;, Meksiko dan &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Georgia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi siapa sangka bahwa Katya, mahasiswi cerdas asal Jerman yang jadi rebutan setiap pria di kampus malah memilih Ikal yang ‘biasa-biasa’ saja? Sayangnya romansa ini hanya berlangsung singkat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Hati Ikal masih tertambat lerat pada sosok seorang gadis dari masa lalu, A Ling. Kabar terakhir yang didapat Ikal dari A Kiong, sepupu A Ling, mengatakan bahwa A Ling mungkin ada di Singapura atau Eropa untuk belajar fashion. Ikal mengandalkan internet untuk melakukan pencarian nama ‘Njoo Xian Ling’. Ternyata, ada 3 Njoo Xian Ling yang tinggal di Perancis. Harapan Ikal kembali berbunga, segera disusunnya rencana menyusuri Perancis untuk menemui ketiga orang tersebut. Njoo Xian Ling pertama baru saja meninggal di usia 70 tahun. Yang kedua adalah bayi perempuan berusia 3 bulan. Dan yang ketiga adalah nama sebuah kios binatu. Sungguh mengenaskan. Ikal kembali ke &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Paris&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dengan frustasi. Satu-satunya penghiburan adalah novel pemberian A Ling yang berjudul &lt;i style=""&gt;Seandainya Mereka Bisa Bicara&lt;/i&gt; (If Only They Could Talk karya James Herriot) yang menceritakan keindahan Desa Edensor.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Ikal dan Arai masih punya satu impian yang ingin diwujudkan : berkelana keliling Eropa bahka sampai ke Afrika. Sudah berbulan-bulan mereka menyisihkan uang untuk biaya perjalanan tapi masih jauh dari cukup. Untungnya datang pertolongan dari Famke Jhonson, sahabat mereka di Belanda, yang memberikan ide menjadi pengamen jalanan. Ide ‘gila’ Ikal dan Arai ternyata ditanggapi antusias oleh teman-teman sekelasnya. Maka pada liburan musim panas tahun itu, 7 orang mahasiwa bertaruh mengelilingi Eropa secara &lt;i style=""&gt;backpacker&lt;/i&gt; dengan mengamen di jalanan. Aturannya sederhana saja : pemenangnya adalah yang menempuh paling banyak &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dan negara. Kehadiran di tiap &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dibuktikan dengan meng-up load foto ke internet sehingga dapat dipantau oleh yang lain. Yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menempuh paling sedikit &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dan negara, dialah yang kalah. Hukuman bagi yang kalah adalah mengurus laundry peserta lain selama 3 bulan, membayar cover charge untuk clubbing, dan yang paling memalukan, harus menuntun sepeda yang digantungi pakaian-pakaian rombeng, secara mundur dari Museum Le Louvre ke Gerbang L’Arc de Triomphe. Pada waktu yang ditentukan, mereka akan berkumpul kembali di Kafe Nou Camp, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Barcelona&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, untuk menentukan pemenang.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Ide Famke Jhonson untuk Ikal dan Arai adalah menjadi menjadi manusia patung. Dengan bantuan teman-teman Famke dari Amsterdam School of The Arts, Ikal dan Arai didandani sehingga mirip sepasang ikan duyung ibu dan anak. Pertunjukan pertama mereka di Koninklijk Paleis sukses besar walaupun untuk itu mereka harus berpose tak bergerak selama 1 jam. Famke memberikan kostum sepasang ikan duyung itu kepada mereka untuk dijadikan modal sebagai penghibur jalanan di negara-negara Eropa yang mereka singgahi.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Perjalanan Ikal dan Arai penuh perjuangan dan tantangan. Mereka menampilkan seni patung di jalanan kota-kota yang mereka singgahi, tapi tidak semua &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; menghargai pertunjukan seni jalanan. Mereka bermalam di stasiun, ditangkap polisi dan diusir dari desa, menjual barang-barang ketika kehabisan uang, makan daun-daunan mentah untuk bertahan hidup, menjelajahi desa-desa pedalaman Rusia yang dingin tak bersahabat, bertemu sesama orang Indonesia di pelosok Rumania, ‘ditawar’ oleh pria homoseksual, bertemu dengan Imam Oruzgan Mourad Karzani (pejuang terkenal dari Afganishtan) dan komunitas Muslim Asia di di Australia, bertemu dengan Andrea Galliano (perempuan yang namanya dipakai sebagai nama asli Ikal) di pembukaan Galery Elvis Presley di Milan, menjelajah gurun sahara yang panas di Afrika, mengunjungi Sagrada Familia dan Parc Guell di Spanyol untuk menikmati karya seni Antoni Gaudi (tepat seperti yang dikatakan Pak Balia dulu).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: trebuchet ms;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;blockquote&gt;Semua telah kami rasakan, dalam kemenangan manis yang gilang gemilang dan kekalahan getir yang paling memalukan, tapi tak selangkah pun kami tak mundur, tak pernah. Kami jatuh, bangkit, jatuh lagi, dan bangkit lagi. (hal 277)&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Perjalanan keliling Eropa bagi Ikal menyimpan misi untuk mencari A Ling. Berbekal nama-nama Njoo Xian Ling yang didapatnya di internet, Ikal dan Arai menyinggahi semua tempat itu dengan harapan bisa menemukan A Ling. Islandia dijelajahi untuk mencari Njoo Xian Ling yang ternyata sudah meninggal sejak tahun 2002, istri dari Komandan Pangkalan Militer Amerika di Islandia. Dari penjelajahan di Groningeen didapat informasi Njoo Xiang Ling pergi ke Rusia. Persinggahan di Belush’ye di pedalaman &lt;st1:place st="on"&gt;Siberia&lt;/st1:place&gt; membawa Ikal bertemu dengan Xian Ling yang ternyata adalah mereka obat kuat. Di Milan ditemuinya Roxane Ling yang bekerja di Modeling Agency. Zaire di Afrika pun di singgahi untuk bertemu Njoo Ling. Di tempat inilah Ikal akhirnya menyadari filosofi pencarian, pencarian akan hal-hal penting yang paling kita inginkan dalam hidup dan pencarian akan diri kita sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: trebuchet ms;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;blockquote&gt;Jika kita berupaya sekuat tenaga menemukan sesuatu, dan pada titik akhir upaya itu hasilnya masih nihil, maka sebenarnya kita telah menemukan apa yang kita cari dalam diri kita sendiri, yakni kenyataan, kenyataan yang harus dihadapi, sepahit apapun keadaannya.(hal 266)&lt;/blockquote&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Empat puluh dua negara Eropa dan Afrika berhasil mereka singgahi. Merekalah pemenang taruhan. Bagi Ikal sendiri, penjelajahan ini telah membuka sebuah jalan rahasia yang menghubungkan kejadian-kejadian masa kini dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lalu. Dan semua itu hanya mungkin dicapai oleh orang-orang yang berani bermimpi dan berani mengejar impiannya.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Kembali ke &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Paris&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, kembali ke rutinitas studi sebagai mahasiwa. Sayangnya Ikal dan Arai tidak bisa bersama sampai selesai. Arai menderita asma bronchitis yang akan semakin parah dalam cuaca dingin &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Paris&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Arai harus pulang ke &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; dan kembali lagi di musim panas. Sementara itu, Prof. Turnbull, supervisor tesis Ikal, akan segera pensiun dan memutuskan untuk pulang kampung ke &lt;st1:place st="on"&gt;Sheffield&lt;/st1:place&gt;, Inggris. Ikal disarankan pindah ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Sheffield&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placename st="on"&gt;Hallam&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;University&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt; untuk melanjutkan risetnya.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Dalam sebuah perjalanan mengunjungi rumah Prof. Turnbull di Doncaster, jauh di luar Sheffield, Ikal akhirnya menemukan Desa Edensor, sebuah desa yang selama ini hanya hidup dalam khayalannya.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:85%;" &gt;Satu pelajaran paling berharga yang didapat dari novel ini : beranilah bermimpi dan jangan menyerah dalam menujudkan impianmu. Seperti kata-kata Arai, &lt;i style=""&gt;“Bermimpilah, karna Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu”.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-6004659488024473205?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/6004659488024473205/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=6004659488024473205' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/6004659488024473205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/6004659488024473205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/edensor.html' title='Edensor'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rq72QgMpSPI/AAAAAAAAAT4/O9p6dHgCfWs/s72-c/edensor.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-3649989564427209473</id><published>2007-07-31T01:39:00.001-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:26.978-08:00</updated><title type='text'>Middlesex</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rq71XwMpSOI/AAAAAAAAATw/RY9udOD07-8/s1600-h/middlesex.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 91px; height: 142px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rq71XwMpSOI/AAAAAAAAATw/RY9udOD07-8/s320/middlesex.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5093278017026345186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Judul : Middlesex (Pencarian Jati Diri Seorang Manusia Berkelamin Ganda)&lt;br /&gt;Pengarang : Jeffrey Eugenides, 2002&lt;br /&gt;Penerjemah : Berliani M. Nugrahani&lt;br /&gt;Penerbit : Serambi, Juni 2007&lt;br /&gt;Tebal : 810 halaman&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;"Aku terlahir dua kali: pertama, sebagai seorang bayi perempuan, pada hari tanpa kabut di Detroit, Januari 1960; lalu sekali lagi, sebagai remaja laki-laki, di sebuah ruang gawat darurat di dekat Petoskey, Michigan, pada Agustus 1974." (Cal Stephanides)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;        &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Novel ini mengangkat kehidupan Cal Stephanides, seorang yang berkelamin ganda atau Hermaphrodite.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Cal&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:State&gt; menuturkan kisahnya secara kilas balik untuk memberikan gambaran sejarah keluarga besarnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kisah tiga generasi keluarga Stephanides dituturkan &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Cal&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:State&gt; dengan detail untuk menggambarkan latar belakang sejarah yang menyebabkan munculnya ‘kelainan’ yang terjadi pada dirinya.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Nenek dan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Kakek&lt;/st1:City&gt;  &lt;st1:state st="on"&gt;Cal&lt;/st1:State&gt;&lt;/st1:place&gt; yang bernama Desdemona dan Lefty Stephanides berasal dari Yunani. Desdemona dan Lefty adalah kakak beradik. Sebelum ibunya meninggal, Desdemona mendapat amanat untuk mencarikan istri bagi adik laki-lakinya, Lefty. Sayangnya, Lefty menolak semua gadis yang dijodohkan untuknya. Siapa sangka bahwa lambat laun tumbuh rasa cinta di hati keduanya yang berbeda dari kasih sayang antara kakak dan adik.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Penyerbuan pasukan Turki ke Yunani memaksa kakak beradik ini pidah dari desanya dan menjadi pengungsi ke Amerika. Di atas kapal yang membawa mereka ke Amerika, Desdemona dan Lefty akhirnya menikah. Sebuah pernikahan yang sebenarnya tabu dilakukan antara kakak dan adik. Pernikahan sedarah ini yang kemudian dianggap menyebabkan kelainan genetik yang dialami oleh &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Cal&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:State&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Tiba di Amerika, Desdemona dan Lefty menetap di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Detroit&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; di rumah sepupu mereka yang bernama Sourmelina. Hanya dia yang mengetahui bahwa Desdemona dan Lefty adalah kakak beradik, tetapi dia berjanji untuk menyimpan rahasia tersebut. Ketika Desdemona hamil, ia dilanda kecemasan akan memiliki anak yang cacat akibat pernikahan sedarah yang mereka lakukan. Tetapi akhirnya Desdemona melahirkan anak-anak yang normal dan sehat, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Milton&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; dan Zoe. Sementara itu, Sourmelina mempunyai anak perempuan bernama Tessie.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Beranjak remaja, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Milton&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; ternyata jatuh cinta pada Tessie, sepupunya. Hubungan mereka awalnya ditentang keras oleh kedua orang tua &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Milton&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;. Tetapi pasangan ini tetap berkeras sampai akhirnya menikah. Dari pernikahan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Milton&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; dan Tessie lahirlah anak laki-laki yang diberi nama Chapter Eleven. Pada kehamilan keduanya, Tessie berharap diberikan anak perempuan, walaupun Desdemona mengatakan anak yang akan lahir adalah laki-laki menurut ramalan sendok peraknya. Ramalan Sendok Perak Desdemona biasanya selalu akurat, tetapi dalam kasus ini ternyata Tessie melahirkan seorang anak perempuan yang diberi nama Calliope Sthepanides atau Callie. Kelahiran Callie dibantu oleh Dokter Philobosian yang sudah tua dan agak rabun sehingga tidak teliti melihat adanya kelainan pada organ kelamin Callie.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Maka Callie pun dibesarkan sebagai anak perempuan.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Ketika beranjak remaja, barulah Callie mulai menyadari beberapa ‘keanehan’ pada dirinya. Tidak seperti umumnya gadis remaja yang mengalami pubertas, Callie tidak mengalami menstruasi, payudaranya tidak tumbuh, suaranya berubah menjadi berat dan muncul rambut-rambut halus di atas bibirnya. Ibunya, Tessie, mulai kuatir ketika Callie tidak kunjung mendapat menstruasi tetapi dipikirnya Callie mungkin mempunyai pertumbuhan yang lebih lambat dibanding teman-teman perempuannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Callie berusaha menutupi ‘kelainan’ dirinya tersebut dengan menyumpal dadalnya dengan tisu, memanjangkan rambut untuk menutupi jakunnya yang mulai tumbuh, sampai berpura-pura mendapat menstruasi tapi untungnya kumis tipis pada perempuan dianggap lazim di Yunani. Masalah lain yang menggangu Callie adalah dia mulai merasakan ketertarikan pada teman perempuannya. Sampai suatu hari, ketika Callie pergi berlibur bersama keluarha temannya, Callie terjatuh dan terluka. Dokter yang merawat luka-luka Callie menemukan keanehan pada alat kelaminnya. Selama ini Callie memang menyembunyikan kenyataan adanya sebuah daging tumbuh kecil di vaginanya. Daging tumbuh ini sebenarnya adalah penis yang tumbuh tidak sempurna.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Setelah mendapatkan laporan dari dokter yang merawat Callie, &lt;st1:city st="on"&gt;Milton&lt;/st1:City&gt; dan Tessie membawa putrinya ke &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;New York&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:State&gt; untuk menemui dokter Peter Luce, seorang dokter spesialis hermaphrodite yang sudah banyak menangani kasus manusia berkelamin ganda. Hasil pemeriksaan Dokter Luce menyatakan bahwa Callie adalah seorang perempuan tetapi organ-organ kewanitaannya tidak tumbuh dengan sempurna. Untuk mengatasinya, Dokter Luce menyarankan Callie menjalani operasi plastik.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Callie menolak untuk menjadi perempuan dan pemberontakannya ditunjukkan dengan diam-diam melarikan diri ke San Fransisco. Pada usia yang masih remaja, 14 tahun, Calliope Stephanides memutuskan untuk menjadi laki-laki dan mengganti namanya menjadi Cal Stephanides.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Ketika menuturkan ceritanya dalam alur kilas balik, Cal Stephanides telah berusia 41 tahun. Banyak hal yang bisa dipelajari dari novel ini. Pengarangnya, Jeffrey Eugenides merampungkan buku ini setelah 9 tahun dan melalui riset yang panjang dan teliti. Tidak heran buku ini mendapatkan Penghargaan Pultizer pada tahun 2003. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-3649989564427209473?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/3649989564427209473/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=3649989564427209473' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/3649989564427209473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/3649989564427209473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/middlesex.html' title='Middlesex'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rq71XwMpSOI/AAAAAAAAATw/RY9udOD07-8/s72-c/middlesex.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-7884531312021033856</id><published>2007-07-31T01:32:00.001-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:27.124-08:00</updated><title type='text'>Lola Rose</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rq70rQMpSNI/AAAAAAAAATo/_G47hpkJ0HM/s1600-h/lolarose.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 79px; height: 119px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rq70rQMpSNI/AAAAAAAAATo/_G47hpkJ0HM/s320/lolarose.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5093277252522166482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;          &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; text-align: justify; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Judul : Lola Rose&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;Pengarang : Jacqueline Wilson&lt;br /&gt;Penerjemah : Poppy Damayanti Chusfani&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penerbit : Gramedia, April 2007&lt;br /&gt;Tebal : 304 halaman &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; text-align: justify; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Apakah kau pernah membayangkan, apa yang akan kau lakukan jika menang lotre?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; text-align: justify; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Nikki, ibu Janny, baru saja memenangkan lotre berjumlah 10,000 pounsterling. Janny dan Kenny, adik laki-lakinya, ikut bergembira karena dengan uang hadiah itu mereka bisa membeli apa saja yang mereka inginkan. Janny ingin sekali punya jaket denim dengan bulu. Sedangkan Kenny cukup senang dengan buku komik dan es loli. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; text-align: justify; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Tapi, ada satu masalah besar. Apakah Dad perlu tahu tentang uang lotre ini? Bagi Janny, Dad bukan pria yang baik karena dia suka memukuli Mom dan hal itu sudah terjadi sejak Janny kecil, jadi sebaiknya Dad tidak perlu tahu agar dia tidak mengambil semua uang lotre itu dan menghamburkannya untuk kepentingannya sendiri. Tapi sayangnya, Mom sempat keceplosan. Untung saja Mom tidak menyebutkan jumlah uang yang dimenangkannya. Mom hanya menghabiskan 50 pundsterling untuk menyenangkan Dad.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; text-align: justify; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Dad ikut senang ketika tahu Mom memenangkan uang lotre. Sikapnya berubah menjadi manis dan menyenangkan. Tapi ternyata sikap manis Dad tidak berlangsunng lama. Dad curiga Mom tidak jujur padanya tentang uang lotre itu, akhirnya Dad marah dan memukul Mom. Dad juga memukul Jayni yang berusaha untuk membela Mom. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; text-align: justify; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Cukup sudah. Mom tidak tahan lagi dengan perlakuan kasar Dad, apalagi Dad sudah mulai memukul anaknya. Malam itu juga, Mom memutuskan untuk melarikan diri dari rumah bersama Jayni dan Kenny. Berbekal uang lotere yang dimenangkan Mom, mereka pergi ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;London&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; dan menginap di hotel mewah. Agar tidak bisa dilacak oleh Dad, Mom memutuskan bahwa mereka harus mengganti nama. Maka jadilah Mom yang bernama asli Nikki menjadi Victoria Luck, Jayni menjadi Lola Rose dan Kenny menjadi &lt;st1:place st="on"&gt;Kendall&lt;/st1:place&gt;. Walaupun awalnya mereka takut tertangkap, kepergian ini terasa seperti petualangan yang mengasyikkan. Mom, Lola Rose dan &lt;st1:place st="on"&gt;Kendall&lt;/st1:place&gt; bersenang-senang di London. Setiap hari mereka berbelanja di toko-toko mewah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; text-align: justify; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Tidak terasa, uang lotere Mom yang banyak itu semakin menipis. Lola Rose yang selalu bersikap dewasa dan realistis mengusulkan agar mereka keluar dari hotel dan mencari apartemen murah. Beruntung mereka mendapatkan bantuan dari sebuah organisasi amal yang mengusahakan apartemen kecil dan murah untuk mereka. untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari, Mom bekerja sebagai pelayan di bar setempat. Tapi Lola Rose tidak suka karena Mom harus bekerja dari siang hingga tengah malam. Lola Rose selalu kuatir Mom akan terlibat dalam kesulitan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; text-align: justify; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Sementara itu, Lola Rose dan &lt;st1:place st="on"&gt;Kendall&lt;/st1:place&gt; mendapat sekolah baru. Awalnya Lola Rose sempat kuatir mengingat di sekolahnya yang lama dia sulit mendapatkan teman karena ayahnya pernah masuk penjara.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi di sekolah yang baru ini, Lola Rose mendapatkan banyak teman baru dan bahkan seorang sahabat bernama Harpreet. Hal lain yang membuat Lola Rose senang adalah mereka belajar membuat kolase di kelas seni. Lola Rose sangat pandai membuat kolase. Dia adalah anak yang kreatif dan bisa membuat kolase yang indah. Lola Rose bahkan mempunyai buku khusus untuk menyimpan semua kolase yang dibuatnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; text-align: justify; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Masalah baru muncul ketika Mom punya pacari baru, namanya Jake, dia seorang seniman danumurnya jauh lebih muda dari Mom. Yang membuat Lola Rose paling kesal adalah ketika Mom mengajak Jake tinggal bersama di apartemen mereka. Tapi hubungan Mom dan Jake tidak berlangsung lama. Jake pergi meninggalkan Mom ketika tahu bahwa Mom menderita kanker payudara. Mom harus dirawat di rumah sakit dan Lola Rose harus tinggal di rumah mengurus &lt;st1:place st="on"&gt;Kendall&lt;/st1:place&gt; sementara uang lotere simpanan Mom sudah habis. Apa yang harus dilakukan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; text-align: justify; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Lola Rose ingat bahwa Mom punya kakak perempuan bernama Barbara. Maka, Lola Rose memberanikan diri mengubungi Bibi Barbara tanpa sepengetahuan Mom. Bibi Barbara segera datang dan tinggal bersama untuk merawat Lola Rose dan &lt;st1:place st="on"&gt;kendall&lt;/st1:place&gt; selama Mom dirawat di rumah sakit. Bibi Barbara yang bertubuh besar ternyata orang yang baik hati dan sangat mengasyikkan. Sebentar saja, Lola Rose dan Kenndall jadi sayang padanya, bahkan Harpreet, sahabat Lola Rose pun suka pada Bibi Barbara. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; text-align: justify; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Suatu hari, betapa kagetnya Lola Rose ketika melihat Dad ada di apartemennya bersama Mom. Bagaimana Dad bisa tahu? Awalnya Dad bersikap baik dan berjanji akan merawat Mom. Tetapi sikap Dad berubah beringas ketika tahu bahwa Mom pernah menjalin hubungan dengan lelaki lain yang tinggal di apartemen mereka. Dad hampir saja memukuli Mom, untung Bibi Barbara yang bertubuh besar berhasil mengalahkan Dad dan mengusirnya dari rumah. Lola Rose dan &lt;st1:place st="on"&gt;Kendall&lt;/st1:place&gt; bangga sekali pada bibi Barbara mereka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; text-align: justify; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Bibi Barbara mempunyai sebuah pub yang diwarisi dari almarhum kakek Lola Rose. Bibi Rose mengajak Mom mengelola pub itu bersama-sama. Artinya Mom, Lola Rose dan &lt;st1:place st="on"&gt;Kendall&lt;/st1:place&gt; akan tinggal bersama Bibi Barbara yang baik hati. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; text-align: justify; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-7884531312021033856?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/7884531312021033856/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=7884531312021033856' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/7884531312021033856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/7884531312021033856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/lola-rose_31.html' title='Lola Rose'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rq70rQMpSNI/AAAAAAAAATo/_G47hpkJ0HM/s72-c/lolarose.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-5485994127446572238</id><published>2007-07-31T01:26:00.001-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:27.421-08:00</updated><title type='text'>Mitsuko</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rq7ySQMpSLI/AAAAAAAAATQ/IT5_sf7rNw8/s1600-h/mitsuko.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 92px; height: 139px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rq7ySQMpSLI/AAAAAAAAATQ/IT5_sf7rNw8/s320/mitsuko.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5093274624002181298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;J&lt;span style=""&gt;udul : Mitsuko (Little Sister)&lt;br /&gt;Pengarang : Kara Dalkey&lt;br /&gt;Penerjemah : Mohammad H&lt;br /&gt;Penerbit : Matahati, Juni 2007&lt;br /&gt;Tebal : 245 halaman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Persahabatan, Petualangan dan Cinta Seorang Gadis Bangsawan&lt;/span&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u2:p&gt;&lt;/u2:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Cerita ini berkisar diakhir periode Heian dari sejarah Jepang, sekitar tahun 1100 Masehi, di tahun kesembilan pemerintahan Kaisar Shirakawa. Pada masa itu, perempuan dari kalangan bagsawan dipisahkan dari dunia luar dan harus mengikuti aturan kesopanan yang sangat ketat. Mereka memakai kimono yang berlapis-lapis untuk menyembunyikan bentuk tubuh dan menyembunyikan wajah di balik lengan komono bila berada di depan umum. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u2:p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;/u2:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;" face="trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;u1:p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Mitsuko, si Genangan Kecil, adalah seorang gadis berusia 13 tahun berasal dari klan Fujiwara. Ayahnya adalah pejabat tinggi Kekaisaran. Klan Fujiwara selama bertahun-tahun mempunyai hubungan sangat erat dengan keluarga Kekaisaran. Seperti umumnya gadis-gadis bangsawan pada zaman itu, kehidupan Mitsuko dan tiga orang kakak perempuannya – Amaiko, Kiwako, dan Sotoko- dipenuhi kegiatan artistik : menulis puisi, bermain &lt;i&gt;koto&lt;/i&gt; (semacam kecapi), memillih warna kimono untuk menyesuaikannya secara sempurna dengan tingkat sosial serta musim di tahun itu, dan menghadiri perayaan dan pesta di Istana Kaisar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;u2:p&gt;&lt;/u2:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;" face="trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Kehidupan mereka berubah drastis ketika suatu hari para biarawan dari Gunung Hiei dan Kuil Chizoku menyerang ibu &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; Heian Kyo dan membakar rumah-rumah para bangsawan. Mitsuko bersama ibu dan kakak-kakak perempuan serta adiknya segera lari mengungsi ke pondok gunung di Tamba, jauh dari ibu &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;. Malangnya, di tengah perjalanan mereka diserang oleh para biarawan dari Gunung Hiei. Yugiri, suami Amaiko, tewas dalam pertempuran melawan para biarawan perampok itu. Untungnya datang pertolongan dari para pengawal Lord Tsubushima, &lt;i&gt;daimyo&lt;/i&gt; (penguasa wilayah) setempat, tetapi sebagai imbalan mereka meminta setengah dari harta benda yang tidak diambil oleh para biarawan perampok.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;u2:p&gt;&lt;/u2:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;" face="trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mitsuko dan keluarganya kembali menelan kekecewaan ketika tiba di pondok gunung yang dituju ternyata keadaanya lebih buruk dari yang dibayangkan sebelumnya. Sungguh tidak pantas dipakai sebagai tempat tinggal keluarga bangsawan yang terhormat seperti mereka. Tetapi tidak ada pilihan lain sehingga untuk sementara mereka harus hidup dengan kondisi yang serba kekurangan. Ibu Mitsuko meminta bantuan Lord Tsubushima untuk mengirimkan tukang-tukang yang dapat memperbaiki rumah. Sementara itu, Amaiko, kakak sulung Mitsuko, mengalami syok berat setelah kematian tragis suaminya. Dia tidak mau bicara dan hanya berdiam diri seperti patung. Ibu Mitsuko kembali meminta bantuan Lord Tsubushima untuk mendatangkan rahib untuk menyembuhkan Mitsuko. Rahib Dento mengatakan bahwa roh Mitsuko telah pergi ke tempat yang sangat jauh untuk bertemu dengan roh suaminya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u2:p&gt;&lt;/u2:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;" face="trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;u1:p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;/u1:p&gt;Suatu hari, datang tawaran dari Lord Tsubushima agar keluarga MItsuko pindah ke kastilnya agar dia dapat memberikan perlindungan yang lebih baik. Tawaran ini disertai permintaan agar keluarga Fujiwara mau menikahkan salah satu anak gadisnya dengan putra Lord Tsubushima. Hal ini adalah permintaan yang sangat berat untuk dipenuhi karena sesungguhnya tidak pantas (bahkan bisa dikatakan nasib buruk) bila gadis dari keluarga bangsawan terhormat seperti klan Fujiwara menikah dengan bangsawan yang statusnya lebih rendah. Tetapi karena situasi semakin sulit dan ancaman dari para biarawan Gunung Hiei, Ibu Mitsuko akhirnya bersedia untuk membawa anak-anaknya pindah ke kastil Lord Tsubushima. Mitsuko yang tidak setuju secara diam-diam melarikan diri dengan membawa Amaiko. Mitsuko telah bertekad untuk mengembalikan roh kakaknya. Menurut pemikiran Mistuko, bila ia berhasil menemukan roh Yugiri, dia bisa memintanya untuk membujuk roh Amaiko agar kembali ke tubuhnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;u2:p&gt;&lt;/u2:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;" face="trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Dalam pelariannya, Mitsuko bertemu dengan sekelompok tengu, manusia gagak yang dapat berubah-ubah wujud. Biasanya, tenggu tidak bersahabat dengan manusia, tetapi rupanya nama Mitsuko yang biasa disebut Genangan Kecil telah dikenal oleh mereka sebagai gadis yang ramah sehingga para tenggu itu mau membantu memerikan perlindungan bagi mereka di desanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;u2:p&gt;&lt;/u2:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;" face="trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Gurano, tengu yang baik hati, bersedia menolong Mitsuko mencari roh Yugiri. Maka, berangkatlah Mitsuko memulai petualangannya.Pertama-tama Gurano membawa Mitsuko terbang ke Teluk Sagami untuk bertemu dengan Raja Naga Laut. Sayang Raja Naga tidak pernah mendengar nama Yugiri tetapi dia membukakan jalan bagi Mitsuko dan Gurano untuk bertemu Lord Emma-o, sang Dewa Kematian. Namun, sekali lagi Mitsuko gagal menemukan roh Yugiri menurut Lord Emma-o, roh Yugiri belum menghadap padanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;u2:p&gt;&lt;/u2:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;" face="trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mitsuko kemudian bertemu dengan Putri Mieyo yang merupakan Dewi Gunung Suci Fujiyama. Putri Meiyo mengirim Mitsuko ke Negeri Para Leluhur, tempat dimana Mitsuko bisa bertemu dengan kerabatnya yang telah meninggal dan meminta bantuan mereka. Di Negeri Para leluhur MItsuko bertemu dengan neneknya yang telah meninggal ketika Mitsuko Kecil. Neneknya membawa Mitsuko bertemu dengan wanita bangsawan yang ternyata adalah ibu Yugiri yang telah meninggal ketika Yugiri kecil. Ibunya mengatakan bahwa dia belum Yugiri belum datang ke tempat itu dan dia tidak bisa melihat keberadaan Yugiri. Tetapi wanita itu menyarankan agar Mitsuko pergi ke Kuil Besar untuk berdoa agar mendapatkan visi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;u2:p&gt;&lt;/u2:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;" face="trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mengikuti saran Ibu Yugiri, Mittsuko dan Gurano pergi ke Kuil Kiyomizudera. Di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; Mitsuko mendapatkan visinya dari Miroku, sang Budha Yang Akan Datang. Dalam visinya bagi Mitsuko, Miroku mengatakan bahwa Mitsuko akan menemukan kebenaran yang mengerikan dan ia harus memiliki keberanian untuk menghadapinya tetapi begitu mengetahui kebenaran itu Mitsuko aan dapat membantu membenahi persoalan. Maka Mitsuko harus kembali untuk menemukan kebenaranan yang dikatakan Miroku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;u2:p&gt;&lt;/u2:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;" face="trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mitsuko kembali ke Heian Kyo tetapi menemukan rumahnya sudah terbakar habis. Untunglah ada Mochi, gadis penjual nasi yang dulu pernah dibantu Mitsuko, memberikan tumpangan bagi mereka. Selanjutnya, MItsuko dan Garuno melanjutkan perjalanan ke tempat dimana Yugiri tewas. Di sanalah Mitsuko bertemu dengan roh Yugiri yang ternyata selama ini menjadi ‘hantu yang bergentayangan’ karena tidak dikuburkan secara pantas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;u2:p&gt;&lt;/u2:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;" face="trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Kenyataan bhawa Yugiri menjadi hantu sungguh menyakitkan hati MItsuko dan dia bertekad akan membalas dendam pada para biarawan Gunung Hiei. Dengan bantuan para tengu dan Rahib Dento yang ditemuinya di jalan dalam perjalanan ke kuil para biarawan, Mitsuko berhasil memaksa para biarawan jahat itu menguburkan kembali jasad Yugiri dengan upacara keagamaan yang sepantasnya. Sementara itu, berkat perawatan para tengu, Amaiko berhasil disadarkan kembali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;u2:p&gt;&lt;/u2:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;" face="trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Persoalan belum selesai. Mitsuko masih harus menemui keluarganya. Betapa kagetnya Mitsuko mengetahui bahwa Lord Tsubushima tidak mengijinkan ayahnya bertemu keluarganya dan meminta setengah dari tanah klan Fujiwara sebagai imbalan karena telah melindungi mereka. Dengan bantuan pasukan tengu, Mitsuko membantu ayahnya membebaskan ibu serta kakak dan adiknya.&lt;u1:p&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u2:p&gt;&lt;/u2:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;" face="trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Akhirnya mereka dapat berkumpul kembali walaupun tanpa Satoko yang akhirnya menikah dengan putra Lord Tsubushima. Mitsuko menolak jabatan di Istana Kekaisaran dan memilih untuk menjadi peziarah. Setelah mengalami berbagai petualangan dan melihat keindahan dunia, Mitsuko merasa tidak sanggup harus hidup terkurung di balik tembok istana. Mitsuko menikmati kebebasan yang dimilikinya dan dia masih tetap menjalin persahabatan dengan Gurano yag diam-diam ternyata mencintai Mitsuko dan berharap di kehidupan yang akan datang dia akan menjadi manusia dan bertemu lagi dengan Mitsuko.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u2:p&gt;&lt;/u2:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i face="trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;PS. Pembatas bukunya keren banget loch, more than lumayan buat dikoleksi :D&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-5485994127446572238?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/5485994127446572238/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=5485994127446572238' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/5485994127446572238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/5485994127446572238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/mitsuko_31.html' title='Mitsuko'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rq7ySQMpSLI/AAAAAAAAATQ/IT5_sf7rNw8/s72-c/mitsuko.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-5419295503562182208</id><published>2007-07-27T04:36:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:27.552-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Chicklit'/><title type='text'>High Society</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rq7tvgMpSII/AAAAAAAAAS4/ubXPOvFFVxI/s1600-h/high+society.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 85px; height: 140px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rq7tvgMpSII/AAAAAAAAAS4/ubXPOvFFVxI/s320/high+society.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5093269628955216002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;" wrapcoords="-173 0 -173 21494 21600 21494 21600 0 -173 0"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ERNI~1.ICM\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.jpg" title="high_society_2"&gt;  &lt;w:wrap type="tight"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:blue;"  lang="DE" &gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;Judul : High Society&lt;br /&gt;Penulis : Sarah Mason&lt;br /&gt;Penerjemah : Nur Anggraini&lt;br /&gt;Penerbit : Gramedia Pustaka Utama&lt;br /&gt;Tebal : 448 halaman&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:10;color:blue;"  lang="DE" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="DE" &gt;Novel ini merupakan sekuel dari novel chicklit Sarah Mason sebelumnya "Playing James' yang gak kalah kocaknya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="DE" &gt;Clemmie Closhannon adalah seorang penaksir benda-benda seni yang bekerja pada perusahaan asuransi. Hubungan asmaranya dengan Seth, yang bekerja di perusahaan asuransi yang sama, kandas setelah Seth melakukan manipulasi yang mengakibatkan Clemmie kehilangan pekerjaan. Terluka karena kegagalan cinta dan menjadi pengangguran, Clemmie mengobati luka hatinya di rumah keluarganya  di daerah pedesaan di Cornwall. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="DE" &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="DE" &gt;Kehidupan di rumah keluarga Colshannon selalu hiruk-pikuk dan tak pernah membosankan. Bagaimana tidak? Ada Sorrel, ibunya, seorang artis panggung yang selalu bergaya eksentrik. Memelihara camar liar bernama Norman dan memaksakan liburan keluarga ke Perancis hanya untuk mencoba paspor hewan peliharaan yang baru didapatnya untuk Morgan, si anjing peking, adalah sedikit dari ulah eksentrik sang ibu. Untuk mengisi waktu liburan musim panasnya, sang ibu menyibukkan diri dengan menyutradarai pementasan drama 'Calamity Jane" di sebuah perkumpulan drama amatir di desa mereka.  Ayah Clemmie selalu bermusuhan dengan si burung camar liar dan selalu mencari kesempatan untuk menyingkirkannya. Sementara itu Barney,  laki-laki Clemmie, si playboy cuek, diam-diam jatuh cinta pada seorang gadis misterius sampai rela mengubah penampilan dan belajar bermain kriket -padahal dia seorang peselancar handal- demi memikat hati gadis idamannya.  Rumah mereka masih diramaikan dengan kehadiran Sam, pengacara muda sahabat  Barney sejak kecil yang merupakan musuh bebuyutan Clemmie dan selalu menggodanya. Sam sudah dianggap menjadi bagian dari keluarga Colshannon. Clemmie punya seorang adik perempuan, Holly, yang bekerja sebagai wartawan di Bristol Gazette.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="DE" &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="DE" &gt;Ketika Emma Mc Kellan, salah seorang jurnalis penulis kolom sosialita di Bristol Gazette dan putri dari Sir Christopher McKellan,  ahli hukum terkenal,  tiba-tiba menghilang, Holly 'memaksa' Clemmie untuk melakukan penyelidikan. Tujuan Holly adalah menjadikan penyelidikan itu sebagai berita untuk kolom &lt;em&gt;&lt;span style=""&gt;feature&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; yang ditulisnya. Ketika melakukan penyelidikan itu, Holly dan Clemmie bertemu dengan Charlie, pria tampan yang mengaku sebagai tunangan Emma. Charlie sendiri sedang kebingungan mencari Emma karena mereka sudah dijadwalkan akan menikah seminggu lagi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="DE" &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="DE" &gt;Rencana pernikahan Emma dan Charlie memang dilakukan secara rahasia karena kuatir ayah Emma tidak setuju dan akan berusaha menghalangi pernikahan tersebut. Tapi akhirnya Emma berubah pikiran dan berniat untuk mengunjungi ayahnya dan membujuknya agar memberi restu bagi pernikahan mereka. Sejak itulah Charlie tidak bisa lagi bertemu dengan Emma. Holly curiga Sir Christopher McKellan 'menyandera' putrinya sendiri agar tidak menikah dengan Charlie. Holly menjadi bersemangat untuk menemukan Emma dan menyatukan 'pasangan bahagia' itu dalam pernikahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="DE" &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="DE" &gt;Pencarian Holly dan Emma ke rumah Sir McKellan tidak membuahkan hasil. Alih-alih, Clemmie yang dijadikan umpan malah menjadi sasaran kemarahan Sir McKellan. Akhirnya Holly dan Clemmie berhasil menemukan Emma di rumah Sir Jhon Montaque, sahabat Sir McKellan. Tetapi, keberhasilan yang dibayangkan Holly malah berubah jadi bencana. Emma ternyata tidak disekap tetapi memang sengaja bersembunyi agar tidak ditemukan oleh Charlie, yang nama aslinya adalah Martin Connely, mantan narapidana yang pernah dijebloskan ke penjara oleh ayah Emma sekitar 7 tahun lalu. Martin atau Charlie bermaksud membalas dendam kepada Sir McKellan melalui Emma. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="DE" &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="SV" &gt;Maka, dimulailah petualangan yang baru. Tugas Holly dan Clemmie sekarang adalah mencarikan tempat persembunyian baru bagi Emma. Masalah yang satu belum selesai, Holly harus menghadapi kemarahan bos-nya yang mendapat pengaduan dari Sir McKellan. Akibatnya, Holly diskors selama beberapa hari. Detektif James Sabine, pacar Holly juga tidak kalah marahnya. Sebenarnya 'menghilangnya Emma' adalah skenario yang disusun bersama antara Sir McKellan dan pihak kepolisian. Tidak heran James jadi marah karena kecerobohan Holly telah mengacaukan segalanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="SV" &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="SV" &gt;Mencari tempat persembunyian bagi Emma perkara mudah, tetapi memindahkannya tanpa diketahui Martin adalah hal yang lebih sulit. Akhirnya, diputuskan untuk menyembunyikan Emma selama beberapa hari di rumah keluarga Colshannon sementara Sir McKellan mencari keluarga yang akan menampung Emma di Perancis Selatan. Ketika waktunya tiba untuk mengantarkan Emma ke Perancis, masalah lain muncul. Holly tidak bisa pergi karena bos-nya tidak memberikan ijin. Holly harus kembali bekerja dan menebus kesalahannya atau dia akan kehilangan pekerjaan. Clemmie jadi panik, dia tidak mau bila hanya berduaan dengan Emma sementara dibayang-bayangi mantan narapidana. Untungnya, kedua orang tua Clemmie menyanggupi untuk ikut mengantar dan ditambah lagi ada Sam. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="SV" &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="SV" &gt;Clemmie senang membayangkan akan waktu untuk berduaan dengan Sam di Perancis Selatan yang romantis. Walaupun hampir dalam setiap pertemuan Clemmie dan Sam tidak pernah akur - lebih sering terjadi karena Sam yang selalu menggodanya - Clemmie tidak memungkiri bahwa dirinya mulai suka pada Sam. Sialnya, Sam sudah mempunya Charlotte, pacarnya yang cantik dan unggul dalam segala-galanya dibanding Clemmie. Seluruh keluarga sudah merestui hubungan Sam dan Charlotte, kecuali Clemmie yang menganggap Charlotte sebagai pengganggu yang tidak diundang. Tapi demi kesopanan, Clemmie berusaha bersikap baik pada Charlotte.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="SV" &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="SV" &gt;Satu hal yang tidak diketahui Clemmie adalah, Sam sebenarnya sudah sejak lama mencintainya. Hanya saja, Clemmie selalu menganggap Sam sebagai 'musuh' dan sibuk berpacaran dengan cowok-cowok lain. Bahkan, Clemmie-lah yang menjadi alasan Sam memindahkan biro hukumnya dari London ke kota kecil Cornwall. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="SV" &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="SV" &gt;Di Perancis Selatan yang romantis, Clemmie akhirnya menyadari perasaan cintanya pada Sam. Tapi belum sempat Clemmie menyatakan perasaanya, mereka sudah harus kembali ke Cornwall setelah menyelesaikan tugas mengantarkan Emma dengan selamat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="SV" &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="SV" &gt;Kembali ke Cornwall, Sam memutuskan hubungannya dengan Charlotte dan menyatakan cintanya pada Clemmie yang disambut dengan sepenuh hati. Sementara itu, identitas gadis minterius yang diincar Barney juga mulai terungkap. Dia adalah Charlotte, yang sudah berstatus mantan pacar Sam dan memang diam-diam juga tertarik pada Barney. Sementara itu, Holly juga berhasil dengan tulisannya untuk kolom sosialita berkat bahan-bahan yang diberikan oleh Emma. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  lang="SV" &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 51, 255);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Well, seperti cerita cinta chiklit pada umumnya, semua berakhir happy ending.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-5419295503562182208?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/5419295503562182208/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=5419295503562182208' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/5419295503562182208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/5419295503562182208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/mitsuko.html' title='High Society'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rq7tvgMpSII/AAAAAAAAAS4/ubXPOvFFVxI/s72-c/high+society.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-7042241501787001312</id><published>2007-07-27T04:25:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:27.969-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Chicklit'/><title type='text'>Dunia Sammy</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnXZAMpSBI/AAAAAAAAASA/9kc0HMV9IA0/s1600-h/sammy%27s+hill.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 97px; height: 163px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnXZAMpSBI/AAAAAAAAASA/9kc0HMV9IA0/s320/sammy%27s+hill.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091837678268794898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;Judul Buk&lt;/b&gt;&lt;b&gt;u : Sammy’s Hill – Dunia Sammy&lt;br /&gt;Pengarang : Kristin Gore&lt;br /&gt;Penerjemah&lt;/b&gt;&lt;b&gt; : Monica D.C&lt;br /&gt;Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Sept 2006&lt;br /&gt;Tebal : 600 halaman&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Sammy dilahirkan di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ohio&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; dan mewarisi kecintaan pada pemerintahan dari ibunya, seorang dosen ilmu politik yang ketertarikannya pada pelayanan publik mengalir dalam diri Sammy. Sejak dini Sammy sudah belajar bahwa sangat penting untuk berpartisipasi dalam pemerintahan dan bahwa perubahan hanya dapat terjadi kalau kita mau berusaha.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Di bangku SD, Sammy mengembangkan banyak misi untuk diperjuangkan : melindungi hutan hujan, meng- kampanyekan jalan raya bebas sampah, menghentikan uji coba dengan binatang, mengirim keperluan sekolah untuk anak-anak miskin di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Haiti&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; dan lain-lain. Pendek kata, menyelamatkan dunia dari masalahnya satu per satu. Di bangku SMA, Sammy terobsesi pada isu-isu seperti kebebasan berpendapat, demo menentang sensor, dan pembatasan cara berpakaian. Baru ketika kuliah di Universitas Cincinati Sammy tertarik pada masalah kebijakan fasilitas kesehatan. Senator Robert Gary membuat Sammy terkesan dengan isu-isu kesehatan serta visi jangka panjangnya dalam masalah itu. Kekagumannya membawa Sammy mendaftarkan diri sebagai tenaga sukarelawan dalam kampanya pemilihan anggota Senat. Dan ketika Senator Robert Gary menang dalam pemilihan, Sammy ditawari pekerjaan&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt; sebagai staff analis kebijakan kesehatan di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Washington&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;DC&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Salah satu kelebihan bekerja untuk senator yang dikaguminya adalah Sammy berkesempatan membuat perubahan yang positif bagi dunia setiap hari. Kekurangannya adalah, Sammy bekerja terlalu keras sampai tak sempat lagi memperhatikan hal-hal kecil misalnya menggunakan dua sepatu yang berbeda model dan warna. Ditambah lagi ulah ikan cupang piaraannya, Shackleton, yang sering pura-pura mati dan membuatnya senewen. Sesungguhnya, Sammy sendiri sering heran bagaimana orang sekikuk dirinya bisa dipercaya mengemban tugas sehebat itu. Dan seandainya ada orang yang menyadari betapa konyolnya memberikan tugas itu kepanya, pastilah Sammy akan dipecat seketika itu pula.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Tetapi dengan caranya yang unik, Sammy berhasil menunjukkan dirinya sebagai orang yang bisa dipercaya o&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;leh Senator Gary.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Sammy ikut andil dalam menyusun Rancangan Undang-undang Subsidi Obat bagi manula. Meskipun untuk itu Sammy harus bekerjasama dengan para staff Senator Jhon &lt;st1:state st="on"&gt;Bremen&lt;/st1:state&gt; – sekutu Senator Garry untuk RUU Subsidi Obat – dan bersabar menghadapi para staff Senator &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;Bremen&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; yang selalu merendahkan dirinya.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Ide cemerlang Sammy berhasil menggagalkan aksi filibuster para anggota senat yang menentang pengesahan UU Subsidi Obat. Kebahagiaan melingkupi Sammy dan seluruh staff Senator Garry ketika UU Subsidi Obat akhirnya disahkan, tapi alangkah kecewanya S&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;ammy ketika Senator &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;Bremen&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; mengklaim di media bahwa keberhasilan itu adalah hasil usaha para staffnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Meskipun membenci Senator &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;Bremen&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:state&gt;, tapi Sammy jatuh cinta pada salah satu staff &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Bremen&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;, Aaron, penulis pidato. Awalnya Sammy tidak tahu bahwa Aaron bekerja untuk Senator &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Bremen&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;. Setelah tahun, Sammy selalu berusaha untuk membuat Aaron meninggalkan bosnya itu. Kisah cintanya dengan Aaron seperi dongeng yang ‘too good to be true’. Tapi apakah Aaron sungguh-sungguh sebaik sikapnya pada Sammy? Ternyata tidak. Sammy begitu kecewa ketika tahu bahwa Aaron ternyata menipunya. Hubungan mereka berakhir dengan tragis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Untuk mengatasi kesedihan h&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;atinya, Sammy bekerja keras membantu kampanya Senator &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Gary&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; yang dicalonkan sebagai Wakil Presiden, berdampingan dengan Gubernur Max Wye sebagai calon Presiden Amerika Serikat. Masa-masa kampanye membuat Sammy sibuk dengan perjalanan keliling negara bagian, tapi ini justru membuatnya bersemangat dan semakin menikmati pekerjaannya. Namun tak urung Sammy sempat jatuh sakit karena kelelahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Pada akhirnya semua berakhir bahagia bagi Sammy. Gubernur Max Wye dan Senator Robert Gary akhirnya terpili sebagai Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat. Sammy tidak hanya ditawari posisi sebagai staff kepresidenan tetapi juga mendapatkan cinta Charlie Lawton, jurnalis Washington Post, yang mempunyai komitmen sama untuk membuat perubahan yang lebih baik bagi negaranya.&lt;u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:85%;" &gt;Karakter tokoh Sammy mengingatkan pada tokoh Becky di "Shopaholic". Unik, cuek, polos, apa adanya. Banyak juga "kepolosan" S&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;ammy yang lain yang bikin kita tersenyum selama membaca novel ini. Novel chicklit ini jadi agak tidak biasa karena memadukan jalinan cerita khas chiklit dengan latar belakang panggung politik Amerika Serikat yang penuh intrik. Kesibukan masa-masa kampanye pemilihan presiden tersaji dengan detail. Gak heran karena penulisnya, Kristin Gore, adalah putri mantan Wakil Presiden Amerika Serikat, Al Gore.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-7042241501787001312?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/7042241501787001312/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=7042241501787001312' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/7042241501787001312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/7042241501787001312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/dunia-sammy.html' title='Dunia Sammy'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnXZAMpSBI/AAAAAAAAASA/9kc0HMV9IA0/s72-c/sammy%27s+hill.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-5094060537321163866</id><published>2007-07-27T04:21:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:28.146-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Fantasi'/><title type='text'>Peter dan Penangkap Bintang</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="BLOGGER_PHOTO_ID_5077627282870039938" spid="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" alt="" href="http://2.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RndbHIFM9YI/AAAAAAAAALQ/pX6R8MjNP0o/s1600-h/peterpan.jpg" style="'position:absolute;margin-left:0;margin-top:0;width:68.25pt;height:99.75pt;" wrapcoords="-237 0 -237 21438 21600 21438 21600 0 -237 0" button="t"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ERNI~1.ICM\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.jpg" href="http://2.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RndbHIFM9YI/AAAAAAAAALQ/pX6R8MjNP0o/s400/peterpan.jpg"&gt;  &lt;w:wrap type="tight"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnVhAMpSAI/AAAAAAAAAR4/3HmIVt6OJys/s1600-h/peterpan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 127px; height: 185px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnVhAMpSAI/AAAAAAAAAR4/3HmIVt6OJys/s320/peterpan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091835616684492802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;Judul Asli : &lt;em&gt;&lt;span style=""&gt;Pete&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=""&gt;r and the Starcatchers&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;Penulis : Dave Barry &amp;amp; Ridley Pearson&lt;br /&gt;Penerjemah :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt; Maria Masniari Lubis&lt;br /&gt;Penerbit : Qanita, April 2007&lt;br /&gt;Tebal : 492 halaman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Kisah dimulai dengan 5 orang anak laki-laki : Peter, James, Thomas, Prentis danTubby Ted, semuanya bocah yatim piatu dari Panti Asuhan St. Norbert. Peter adalah pemimpin anak-anak itu karena dia yang paling tua (atau begitulah menurutnya). Mereka berlima dikirim untuk berlayar dengan kapal tua &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Never&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Land&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt; ke tempat yang tidak mereka ketahui. Sedari awal, Peter berusaha untuk kabur sebelum kapal meninggalkan pelabuhan tetapi niatnya urung dilakuk&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;an karena peringatan seorang gadis muda yang ditemuinya di kapal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Molly Aster, nama gadis muda itu, berusia sebaya dengan Peter (setelah melalui perdebatan, akhirnya keduanya sepakat bahwa usia m&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;ereka adalah 14 tahun). Molly adalah putri seorang Duta Besar Kerajaan Inggris Raya. Molly berlayar bersama pengasuhnya, sedangkan ayahnya, Leonard Aster, menumpang Wasp, kapal terbaik di seluruh Inggris, yang berlayar pada hari yang sama dengan Never Land. Dari Molly lah Peter tahu bahwa kapal &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Never&lt;/st1:placename&gt;  &lt;st1:placetype st="on"&gt;Land&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt; akan berlayar menuju Kerajaan Rundoon yang diperintah oleh Raja Zarboof Ketiga yang terkenal sangat kejam. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Sementara itu di lautan lepas, Sea Devil (Setan Laut), kapal bajak laut yang sangat terkenal, sedang mengintai perjalanan Wasp. Sea &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Devil dikomandani oleh Kapten Black Stache (si Kumis Hitam), bajak laut perkasa yang terkenal kejam. Kapten Black mendapatkan informasi bahwa Wasp mengangkut sebuah peti berisi harta karun paling berharga yang pernah dibawa melintasi lautan. Karena itulah Kapten Black berniat untuk merampasnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Suatu malam di dek belakang kapal yang sepi, Peter melihat Molly seolah sedang bercakap-cakap dengan beberapa ekor lumba-lumba. Sebenarnya, Molly memang menguasai sedikit bahasa lumba-lumba dan dia sedang berbicara dengan Ammm, pimpinan kelompok lumba-lumba itu. Molly ingin menyampaikan pesan penting kepada ayahnya yang berada di kapal W&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;asp bahwa &lt;i&gt;“orang jahat memburu kapal ayah”&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Peter semakin penasaran, apalagi dia pernah melihat Molly berada di dalam ruangan tempat penyimpanan peti misterius. Sejak hari pertama, Peter memang sudah melihat sebuah ‘keanehan’ terjadi pada seorang kelasi kapal yang mengangkat peti misterius itu ke dalam kapal. Peter semakin kaget ketika pada suatu malam dia melihat seekor tikus terbang melayang setelah menyentuh peti misterius itu dan pada malam itu dia juga memergoki Molly ada di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Peter berniat untuk menyelidiki apa yang ada di dalam peti tersebut. Dan dia akan melakukannya dengan bantuan Alf, &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;kelasi kapal yang pernah merasakan ‘keajaiban’ ketika menyentuh peti misterius itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Pada malam Peter dan Alf mencoba untuk mengambil peti misterius, Molly memergoki mereka dan mengancam akan melaporkan kepada Slank yang merupakan kapten tak resmi di kapal &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Never&lt;/st1:placename&gt;  &lt;st1:placetype st="on"&gt;Land&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt;. Tetapi Peter berkeras tidak akan pergi sebelum mengetahui apa yang tersembunyi di dalam peti itu. Akhirnya Molly menyerah dan menceritakan kisah tentang peti misterius tersebut kepada Peter. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Peti itu berisi serbuk bintang. Menurut Molly, serbuk bintang berasal dari surga dan kadang-kadang jatuh ke bumi. Molly dan ayahnya ad&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;alah anggota sebuah kelompok rahasia yang bernama Penangkap Bintang. Tugas anggota kelompok ini adalag mengumpulkan serbuk bintang yang jatuh ke bumi sebelum ditemukan oleh &lt;i&gt;Yang Lain&lt;/i&gt;. Serbuk bintang memiliki kekuatan yang sangat menakjubkan yang akan menjadi sangat berbahaya kalau sampai jatuh ke tangan orang jahat. Serbuk bintang itu dapat membuat manusia terbang atau mengubah wujud binatang yang terkena serbuknya. Setiap anggota kelompok Penangkap Bintang membunyai leontin emas yang berisi serbuk bintang. Untuk membuat Peter percaya, Molly menunjukkan kemampuannya terbang dengan mengggunakan serbuk bintang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Ammm, si lumba-lu&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;mba, berhasil menyampaikan pesan Molly kepada ayahnya yang kemudian memberikan peringatan bahaya tersebut kepada Kapten Scott, Komandan kapal Wasp. Leonard ingin memastikan bahwa peti istimewa dari Ratu Inggris harus dilindungi dan tidak boleh jatuh ke tangan musuh. Untuk mengecoh Kapten Black, Leonard memutuskan berlayar di sekoci bersama peti dari Ratu. Akan tetapi Kapten Black Stache tidak terpedaya oleh siasat itu. Maka terjadilah pertempuran sengit yang tidak seimbang di lautan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Karena jumlah prajurit yang ada di kapal Wasp jauh lebih sedikit dibandingkan jumlah bajak laut Sea Devil, kapal itu berhasil direbut dan Leonard Aster menjadi tawanan. Tetapi, ketika Kapten Black Stache membuka kotak harta karun tersebut, ternyata diadalamnya hanya terdapat pasir. Bukan hanya Kapten Black saja yang terkejut, Leonard Aster juga kaget buka&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;n kepalang dan segera menyadari bahwa kotak yang asli mungkin ada di kapal yang ditumpangi Molly. Leonard berhasil melarikan diri dengan menceburkan diri ke lautan dan diantar berenang ke pulau oleh lumba-lumba. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Kapten Black ingat ada sebuah kapal yang meninggalkan pelabuhan pada hari yang sama dengan Wasp dan curiga bahwa peti harta karun yang sebenarnya berada di kapal tua bobork yang bernama &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Never&lt;/st1:placename&gt;  &lt;st1:placetype st="on"&gt;Land&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt; itu. Setelah berhasil menguasai Was&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;p, Kapten Black mulai melakukan pengejaran terhadap &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Never&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Land&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Di tempat lain, Ammm menyampaikan pesan kepada Molly bahwa Kapten Black berhasil menguasai Wasp dan sekarang sedang mengejar Never Land. Ammm juga menyampaikan pesan bahwa ayah Molly selamat dan akan segera datang. Tetapi Molly kuatir Kapten Black akan menemukan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Never&lt;/st1:placename&gt;  &lt;st1:placetype st="on"&gt;Land&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt; lebih dulu sebelum ayahnya datang. Bila hal itu terjadi, maka Molly harus menyelamatkan peti berisi serbuk bintang itu. Molly tahu dia membutuhkan sekutu, seseorang yang bisa dipercayai, dan orang itu adalah Peter. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Sementara itu, badai &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;besar mengintai di lautan. Kapten Black menyadari bahwa tidak banyak waktu yang tersisa, karena itu mereka harus segera menemukan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Never&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Land&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt; dan merebut peti harta karun tersebut. Agar tidak menimbulkan kecurigaan awal kapal &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Never&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Land&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt;, Kapten Black memerintahkan anak buahnya memakai seragam Angkatan Laut Kerajaan Inggris yang mereka rampas dari awak kapal Wasp. Ketika Wasp berhasil mendekati Never Land, seluruh awak kapal Never Land menyangka bahwa Wasp datang untuk menyelamatkan mereka dari badai besar yang menghadang di lautan. Hanya Peter dan Molly yang mengetahui bahwa itu adalah tipuan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Peter dan Molly harus menyelamatkan peti berisi serbuk bintang sebelum diambil oleh Kapten Black dan waktu mereka tidak banyak. Molly memutuskan untuk membuang peti itu ke lautan. Akan tetapi Slank memergoki mereka mengangkut peti itu. Setelah pergulatan singkat untuk mempertahankan peti, Slank melemparkan Peter ke lautan. Sementara Mo&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;lly berhasil dirungkus oleh Little Richard, si raksasa anak buah Slank. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Rencana Kapten Black Stache berjalan sempurna. Para awak kapal &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Never&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Land&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt; tidak memperlihatkan kecurigaan ketika kapal bajak laut yang menyamar itu mendekati mereka. Akibatnya, Never land bisa dikuasai dengan mudah. Selanjutnya, Kapten Black memerintahkan anak buahnya untuk mencari peti ‘harta karun’ tersebut. Hampir saja Kapten Black berhasil mendapatkan peti itu,untungnya pada detik-detik terakhir, Molly berhasil melepaskan diri dari Little Richard dan menyerang Kapten Black. Terjadi keributan di atas dek kapal &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Never&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Land&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt; dan pada saat yang menegangkan itu semua dikejutkan oleh kemunculan Peter yang terbang melayang di atas lautan. Pada saat semua orang masih terpaku dalam keterkejutan Peter melemparkan peti ke laut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Kapten Black Stache sa&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;ngat marah karena harta karun yang sudah hampir berada di tangannya kini terlempar ke lautan. Kapten Black menawan Slank dan Little Richard untuk mengorek informasi tentang peti harta karun tersebut. Kemudian Kapten Black dan anak buahnya meninggalkan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Never&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Land&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt; yang perlahan mulai tenggelam dihantam badai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Kekuatan serbuk bintang yang membuat Peter bisa terbang semakin melemah sampai akhirnya Peter kembali terlempar ke dalam lautan. Molly segera mengerahkan kemampuan terbangnya untuk menyelamatkan Peter. Peter dan Molly akhirnya terdampar di sebuah pulau terpencil. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Peti berisi serbuk binta&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;ng itu ternyata terdampar di laguna di pulau yang sama. Kebocoran peti membuat sebagian kecil serbuk bintang mengalir ke dalam laguna dan menyebabkan beberapa ikan berubah wujud menjadi Putri Duyung yang cantik. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; putri duyung yang dipimpin oleh Teacher berusaha untuk menjaga peti yang mereka sebut sebagai ‘Pengubah Wujud” tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;James, Thomas, Prentis dan Tubby Ted diselamatkan oleh Alf dari kapal &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Never&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Land&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt; yang hancur dan tenggelam. Mereka berhasil mendapatkan sebuah sekoci yang membawa mereka terdampar di pulau yang sama dengan Peter. Ketika sekelompok penduduk asli dari suku Mollusk menangkap teman-temannya, Peter berkeras untuk menyelamatkan teman-temannya sementara Molly memutuskan untuk tetap pergi mencari peti. Malangnya, Peter tertangkap dan ditawan &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;bersama dengan teman-temannya. Berdasarkan peraturan suku Molusk Peter dan teman-temannya diumpankan sebagai santapan Mr. Grin, buaya raksasa yang menjadi penghuni pulau. Pada saat-saat yang kritis Molly datang membantu dan dengan bantuan serbuk bintang membawa Peter dan teman-temannya terbang ke tempat yang aman. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Sementara itu, Kapten Black dan anak buahnya juga mendarat di pulau tersebut dan mulai mencari peti incarannya. Slank dan Little Richard berhasil meloloskan diri dari sekapan anak buah Kapten Black. Mereka menawan anak buah Kap&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;ten Black yang menunggu di kapal bajak laut kemudian pergi ke pulau untuk menyusul Kapten Black mencari peti harta karun. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Slank ternyata lebih beruntung. Dia menemukan peti tersebut dalam penjagaan sekelompok putri duyung cantik di dekat laguna. Terjadi perkelahian sengit antara Slank dan Little Richard melawan para putri duyung untuk memperebutkan peti tersebut. Dua putri duyung terluka dan peti berhasil dikuasai oleh Slank. Tetapi ketika Slank dan Little Richard berusaha untuk kabur dari pulau dengan menggunakan sampan, mereka diserang oleh sekelompok putri duyung yang marah. Peti serbuk bintang terlepas dari tangan Slank dan kembali dalam gengaman para putri duy&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;ung. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Slank dan Little Richard ternyata tidak menyerah. Mereka mengikuti para putri duyung itu ke tempat persembunyian mereka. Pertarungan sengit kembali terjadi dan Slank berhasil melukai pimpinan para putri duyung tetapi tidak berhasil mendapatkan peti harta karun. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Sementara itu, di bagian lain pulau, Molly membawa Peter dan teman-temannya ke tepi pantai. Ammm, lumba-lumba sahabat Molly, datang untuk menyampaikan pesan bahwa ayah Molly akan segera datang. Ammm juga memberitahu b&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;ahwa ‘orang jahat berhasil mendapatkan peti’ dan Ammm akan menunjukkan tempat peti itu berada pada Molly dan Peter. Akhirnya, dengan bantuan Ammm, Molly dan Peter serta teman-temannya berhasil menemukan para putrid duyung yang menjaga peti tersebut. Dengan bantuan serbuk bintang Peter menyembuhkan Teacher, pimpinan putri duyung, yang terluka oleh Slank. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Peter hampir berhasil mendapatkan kembali peti serbuk bintang tetapi diserang hingga terluka oleh Little Richard. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; bajak laut pimpinan Kapten Black tiba di saat yang sama dan merebut peti itu dari Slank. Ketika Kapten Black dan anak buahnya akan kembali ke kapal mereka yang berlabuh di laut lepas, mereka di serang oleh para putri duyung dan peti kembali terlepas tetapi berhasil diambil oleh Slank. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Tidak rela peti serb&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;uk bintang jatuh ke tangan Slank, Molly dan teman-teman Peter menyerang Slank dan Little Richard untuk merebut peti itu kembali. Walaupun anak-anak yang dibantu Alf berkelahi dengan gagah berani, mereka bukanlah tandingan Slank dan Little Richard yang akhirnya berhasil mengalahkan mereka. Saat itulah Slank membuka kedoknya. Slank ternyata salah satu anggota dari kelompok ‘Yang Lain’ yang mengincar peti serbuk bintang itu untuk diberikan kepada Raja Zarboff. Slank sengaja mengelabui ayah Molly dengan menaruh peti palsu di kapal Wasp sementara peti yang asli diangkutnya dengan kapal &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Never&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Land&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Peter datang pada saat yang tepat dan berhasil merebut kembali peti serbuk bintang itu ketika Slank lengah. Dengan dikawal o&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;leh para putri duyung, Peter melakukan perundingan dengan Slank yang masih menawan Molly dan teman-temannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Perjanjiannya adalah, Slank akan melepaskan Molly dan teman-teman Peter bila Peter memberikan peti serbuk bintang dan membiarkan Slank kembali dengan aman ke kapal bajak laut yang berlabuh di lautan lepas tanpa gangguan para putri duyung. Peter setuju dan memberikan peti itu kepada Slank tetapi Slank tetap menahan Molly. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Slank menyandera Molly untuk dibawa ke Rundoop sebagai persembahan bagi Raja Zarboff. Ketika Slank hampir mencapai kapalnya, Peter datang untuk menyelamatkan Molly. Slank sangat marah ketika membuka peti yang kosong. Ternyata, ketika Slank terlibat perkelahian sengit dengan Molly dan teman-temannya, Peter dan para putri duyung mengam&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;bil peti yang tidak terjaga dan menukarnya. Sekarang, para putri duyung mendorong sekoci yang ditumpangi Slank dan Little Richard ke tengah lautan, semakin menjauh dari kapalnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Peter membawa Molly bertemu dengan Teacher, putri duyung yang menjaga peti serbuk bintang yang asli. Tetapi Molly bingung bagaimana harus menangani serbuk bintang itu sendirian. Untungnya, Ayah Molly dan anggota kelompok Penangkap Bintang lainnya datang pada saat yang tepat. Para Penangkap Bintang berhasil memindahkan serbuk bintang ke peti baru berlapis emas yang dapat menahan kekuatan serbuk bintang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Hal yang ajaib terjadi pada Peter. Walaupun tanpa serbuk bintang, Peter tetap dapat terbang hanya dengan memikirkannya saja. Menurut ayah Molly, itu terjadi karena, entah bagaimana tubuh Peter bereaksi dengan sangat baik terhadap&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt; serbuk bintang. Pengaruh lain dari serbuk bintang terhadap Peter adalah dia tidak akan pernah menjadi tua. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Ketika Molly, ayahnya, para Penangkap Bintang, serta Peter dan teman-temannya akan meninggalkan pulau, mereka ditahan oleh seratusan ksatria suku Mollusk yang dipimpin oleh Fighting Prawn. Dia memaksa ayah Molly menyerahkan peti emas yang bisa mendatangkan keajaiban tersebut. Ketika peti telah diserahkan, datanglah serangan yang tidak terduga dari Kapten Black Stache dan anak buahnya. Kapten Black melukai Fighting Prawn dengan pedangnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Melihat pimpinannya terl&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;uka, para ksatria Mollusk balik menyerang Kapten Black dan anak buahnya. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; bajak laut segera melarikan diri dengan perahu milik para Penangkap Bintang dengan membawa Fihting Prawn yang terluka sebagai sandera untuk melindungi mereka dari amukan para ksatria Mollusk. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Hanya Peter yang bebas melayang tinggi di angkasa, sementara teman-temannya masih ditawan dalam pengawalan para ksatria Mollusk. Peter meminta bantuan Teacher dan para putri duyung untuk membawa kembali perahu yang ditumpangi para bajak laut kembali ke pantai. Kapten Black masih menyandera Fightng Prawn sehingga para ksatria Mollusk tidak dapat berbuat apa-apa. Terjadi perkelahian antara Kapten Balck dan Peter yang melayang-layang di udara dengan berbekal belati yang diambilnya dari Slank. Peter berhasil mengelabui Kapten Black dan menghujamkan belati ke tangan kirinya sampai putus. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style=""&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt; ksatria Mollusk sek&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;arang mengejar para bajak laut tetapi gerakan mereka terhenti ketika Mr. Grin, buaya raksasa itu tiba-tiba muncul dari arah laguna menuju pantai. Peter memanfaatkan kesempatan ini untuk mengambil serbuk bintang dalam liontin yang dipakai ayah Molly untuk mengobati Fighting Prawn yang terluka parah. Nyawa Fighting Prawn berhasil diselamatkan dan sebagai balasannya semua tawanan dibebaskan. Sementara itu, Mr. Grin akhirnya mendapatkan sasaran baru yaitu mengejar Kapten Black Stache dan anak buahnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Peter dan teman-temannya, serta Molly, ayah Molly dan para Penangkap Bintang disambut sebagai teman suku Mollusk. Ketika tiba saatnya &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;untuk kembali ke Inggris, Peter memutuskan untuk tetap tinggal. Peter menyadari bahwa dengan kemampuan yang dimilikinya dia akan dianggap aneh di Inggris sementara di pulau ini dia bebas menjadi dirinya sendiri. James, Thomas, Prentis dan Tubby Ted juga memutuskan untuk tinggal bersama Peter. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Ayah Molly menyadari bahwa masih ada bahaya yang mengancam Peter, terutama bila Kapten Black Stache sudah pulih dari lukanya, dia pasti akan membalas dendam. Karena itu, sebelum meninggalkan Peter, dia akan memberikan sesuatu sebagai pelindung Peter. Dia memberikan liontin para Penangkap Bintang yang berisi serbuk bintang yang mempunyai kekuatan menyembuhkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Leonard meminta anggota suku Mollusk mencarikan seekor burung. Dengan bantuan serbuk bintang, burung kecil itu berubah wujud menjad&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;i seorang peri mungil yang mentuarakan dentingan lonceng. Peri mungil yang hanya bisa berkomunikasi dengan Peter inilah yang akan menjadi penjaganya. Akhirnya, tibalah saat perpisahan yang mengharukan. Peter berjanji akan sering mengunjungi Molly di Inggris. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sebilah papan terombang-ambing di dekat pantai. Peter mengambilnya dan melihat tulisan yang sudah pernah dilihatnya di kapal yang membawanya dari Inggris dulu. NEVER LAND. Inilah nama yang diplih Peter untuk pulau kecil tempat tinggalnya sekarang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-5094060537321163866?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/5094060537321163866/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=5094060537321163866' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/5094060537321163866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/5094060537321163866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/peter-dan-penangkap-bintang.html' title='Peter dan Penangkap Bintang'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnVhAMpSAI/AAAAAAAAAR4/3HmIVt6OJys/s72-c/peterpan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-1594192919541723548</id><published>2007-07-27T03:52:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:28.369-08:00</updated><title type='text'>Tiga Venus</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnPEwMpR_I/AAAAAAAAARw/Q0rZOdunhb0/s1600-h/3%2Bvenus.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 68px; height: 102px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnPEwMpR_I/AAAAAAAAARw/Q0rZOdunhb0/s320/3%2Bvenus.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091828534283421682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 12pt;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Judul : Tiga Venus&lt;br /&gt;Pengarang : Clara Ng&lt;br /&gt;Penerbit : Gramedia Pustaka Utama,&lt;br /&gt;Tebal : 296 halaman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;"Kau tidak akan pernah bisa memahami seseorang hingga kau melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya..hingga kau menyusup ke balik kulitnya dan menjalani hidup dengan caranya"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;" class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;(To Kill A Mockingbird-Harper Lee).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt; Kutipan dari ‘To Kill A Mockingbird-Harper Lee’ yang ditulis Clara Ng pada awal buku Tiga Venus ini menggambarkan ide keseluruhan cerita novel ini yang berkisah tentang pertukaran jiwa 3 orang perempuan yang mempunyai kehidupan berbeda dan tidak berhubungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Tersebutlah 3 orang perempuan dengan latar belakang, status, dan pekerjaan berbeda :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Emily, perempuan lajang, direktur sebuah perusahaan yang modern dan super sibuk; tidak suka anak-anak dan tidak bisa masak.&lt;br /&gt;Lies, seorang janda, guru sastra di SMU karenanya dia sangat suka membaca; mempunyai masa lalu pernikahan yang kelam karena pernah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juli, ibu rumah tangga, mempunyai 3 orang anak (dua diantaranya kembar) dan sedang mengandung anak ke-4, jago masak dan memiliki usaha catering, tapi tidak pernah cocok dengan ibu mertuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan sehari-hari : Emily harus menghadapi bos yang rewel, Lies harus memikirkan cara membantu muridnya yang sedang menghadapi masalah berat, dan Juli harus menghadapi anak-anak yang sedang nakal-nakalnya sementara suaminya tidak mau membantu mengasuh anak-anak. Masing-masing berpikir seandainya mereka bisa menjadi orang lain yang bukan dirinya. Keinginan itu tercetus pada sebuah dini hari, saat terjadi gerhana bulan, ketika sebuah bintang melintas jatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa sangka bahwa 3 keinginan akhirnya terwujud? Paginya, ketika ketiganya terbagun, jiwa mereka telah bertukar tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emily menjadi Juli&lt;br /&gt;Juli menjadi Lies, dan&lt;br /&gt;Lies menjadi Emily&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Walaupun tubuh berganti tapi jiwa mereka masih sama dengan yang asli. Cerita pun mengalir mengisahkan ‘pergulatan’ ke tiga perempuan ini untuk beradaptasi dengan kehidupan sehari-hari yang dijalani ‘tubuh’ mereka.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Emily yang belum menikah dan mengangap pernikahan ibarat merger dua perusahaan, merasa kewalahan dengan urusan domestik rumah tangga, termasuk mengurus 3 orang anak Juli yang dianggapnya bandel dan harus bersabar menghadapi ibu mertua yang cerewet. Emily juga harus beradaptasi dengan tubuh Juli yang sedang mengandung. Ditambah lagi, Emily yang tidak bisa masak harus mengurusi usaha catering Juli. Untungnya, Emily mempunyai sifat yang &lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;easy going.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lies (dalam tubuh Emily) yang aslinya punya sifat sederhana, harus menjadi Direktur perusahaan yang modern dan sibuk. Lies juga harus menghadapi bos dan rekan-rekan kerja Emily serta pria-pria teman kencan Emily yang hanya ingin bersenang-senang dan enggan berkomitmen. Suatu hari, Lies harus mewawancarai kandidat GM Marketing yang ternyata adalah mantan suaminya yang sudah bercerai sejak 3 tahun lalu. Lies masih belum bisa melupakan penganiayaan yang sering dilakukan mantan suaminya itu sepanjang pernikahan mereka dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juli (dalam tubuh Lies) yang tenang dan dewasa harus menjadi guru dan berjuang menyelamatkan siswinya yang kedapatan hamil diluar nikah kemudian aborsi. Pihak sekolah mengeluarkan siswi tersebut dari sekolah. Juli harus bertekad memperjuangkan hak siswinya agar tetap dapat mengenyam pendidikan yang baik, seperti yang dilakukan Lies. Berbeda dengan Lies, Juli menyukai busana serba gelap. Juli juga bersedia bertemu dengan guru matematika yang menyukai Lies, padahal pasca perceraiannya Lies belum ingin membuka diri bagi laki-laki.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Clara Ng meramu cerita ini dengan alur yang sangat menarik ditambah kalimat-kalimat lucu yang membuat aku tertawa (paling sedikit jadi senyum-senyum sendiri). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Lucu, mengharukan dan sangat perempuan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;"Keberanian adalah saat kamu tahu bahwa kamu akan kalah sebelum memulai, tetapi kamu tetap memulai dan kamu merampungkannya, apapun yang terjadi".&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;(To Kill A Mockingbird-Harper Lee) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-1594192919541723548?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/1594192919541723548/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=1594192919541723548' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/1594192919541723548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/1594192919541723548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/tiga-venus.html' title='Tiga Venus'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnPEwMpR_I/AAAAAAAAARw/Q0rZOdunhb0/s72-c/3%2Bvenus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-1001598191763238024</id><published>2007-07-27T03:42:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:28.500-08:00</updated><title type='text'>Dimsum Terakhir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnNTwMpR-I/AAAAAAAAARo/3rKs88MyGZk/s1600-h/dimsum.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 86px; height: 128px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnNTwMpR-I/AAAAAAAAARo/3rKs88MyGZk/s320/dimsum.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091826592958203874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;u1:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;&lt;u1:stroke joinstyle="miter"&gt;&lt;u1:formulas&gt;&lt;u1:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;&lt;u1:f eqn="sum @0 1 0"&gt;&lt;u1:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;&lt;u1:f eqn="prod @2 1 2"&gt;&lt;u1:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;&lt;u1:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;&lt;u1:f eqn="sum @0 0 1"&gt;&lt;u1:f eqn="prod @6 1 2"&gt;&lt;u1:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;&lt;u1:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;&lt;u1:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;&lt;u1:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;&lt;/u1:f&gt;&lt;/u1:f&gt;&lt;/u1:f&gt;&lt;/u1:f&gt;&lt;/u1:f&gt;&lt;/u1:f&gt;&lt;/u1:f&gt;&lt;/u1:f&gt;&lt;/u1:f&gt;&lt;/u1:f&gt;&lt;/u1:f&gt;&lt;/u1:f&gt;&lt;/u1:formulas&gt;&lt;u1:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;&lt;u2:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt;&lt;/u2:lock&gt;&lt;/u1:path&gt;&lt;/u1:stroke&gt;&lt;/u1:shapetype&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" style="" wrapcoords="-108 0 -108 21527 21600 21527 21600 0 -108 0"&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;b&gt;Judul : Dimsum Terakhir&lt;br /&gt;Pengarang : Clara Ng&lt;br /&gt;Editor : Hetih Rusli&lt;br /&gt;Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, April 2006&lt;br /&gt;Tebal : 361 halaman&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u4:p&gt;&lt;/u4:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;u4:p&gt;&lt;/u4:p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Novel ini bercerita tentang sebuah keluarga keturunan Tionghoa di Jakarta. Nung Atasina dan Anas, istrinya, dikarunia empat orang anak perempuan kembar : Siska, Indah, Rosi dan Novera. Sebagai keluarga keturunan Tionghoa yang setiap tahun mereka merayakan Imlek/Tahun Baru Cina, keluarga Nung memiliki tradisi menyambut Imlek dangan menyantap dimsum di pagi hari sebelum anak-anak gadisnya berangkat sekolah (pada masa itu perayaan Imlek belum dijadikan hari libur nasional). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u4:p&gt;&lt;/u4:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Setelah istrinya meninggal, Nung lah yang bertugas membesarkan empat putrid kembarnya yang walaupun kembar secara fisik tetapi memiliki kepribadian yang berbeda. Merekapun memilih jalan hidup yang berbeda setelah dewasa. Siksa, putri pertama, adalah wanita karir sukses yang mempunyai perusahaan di Singapura; Indah, putri kedua, seorang jurnalis yang juga penulis buku; Rosi, putri ketiga yang tomboi, menjadi petani mawar di daerah Puncak; Novera, putrid bungsu, adalah seorang guru TK yang tinggal di Jogja. Dari semua putrinya, hanya Indah yang tinggal di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; yang sama dengan Nung. Ketika mendapat kabar ayahnya terkena stroke dan dirawat di rumah sakit, Indah segera menghubungi ketiga saudari kembarnya untuk pulang ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. &lt;u4:p&gt;&lt;/u4:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Dokter Marcel, dokter keluarga, menyatakan bahwa Nung hanya akan bertahan beberapa bulan lagi, Indah mengajak ketiga saudari kembarnya untuk bersama-sama merawat ayah mereka. Hal ini tidak mudah karena mbarat-mbarat memiliki kesibukan dan saling mempertahan egonya. Siska beralasan tidak bisa meninggalkan bisnisnya di Singapura, Rosi tidak bisa meninggalkan taman bunganya di Puncak sementara pesanan bunga potong sedang banyak, dan Novera hanya mendapat jatah 12 hari cuti dan tidak bisa meninggalkan tugasnya sebagai guru di Jogja. Tapi Indah tidak menyerah membujuk saudari-saudarinya. Ayah mereka sedang sekarat, waktu hidupnya tidak lama lagi, dan mungkin ini adalah kesempatan terakhir untuk berkumpul bersama ayah mereka, jadi Indah meminta mereka meluangkan waktu lebih banyak di waktu-waktu yang tersisa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Bujukan Indah berhasil, ketiga saudarinya bersedia untuk mengatur ulang jadwal mereka agar bisa tinggal lebih lama di rumah untuk merawat ayahnya. Tetapi masih ada satu hal lagi yang menjadi masalah. Kepada keempat putrinya Nung menyampaikan pesan bahwa sebelum meninggal dunia ia ingin mereka segera menikah. Ternyata, permintaan ini lebih sulit dilaksanakan daripada tinggal bersama merawat ayah yang sedang sakit keras. Mbarat-mbarat mempunyai rahasia masa lalu yang membuat mereka . Siska yang lama tinggal di luar negeri menganut faham kebebasan seks dan tidak percaya pada pernikahan. Indah memiliki hubungan gelap dengan seorang Pastur. Rosi selama ini menyembunyikan identitasnya sebagai lesbian bernama Roni. Novera, satu-satunya yang beragama Katolik, memutuskan untuk menjadi biarawati setelah harapannya untuk menikah dan mempunyai anak sirna ketika rahimnya diangkat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u4:p&gt;  &lt;/u4:p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Untuk menyenangkan ayahnya, Rosi meminta bantuan sahabatnya, A Phing, berperan sebagai kekasihnya. Hal ini sempat menimbulkan ketagangan antara Rosi dengan kekasihnya, Dharma. Novera meminta bantuan Rafy, ayah salah seorang muridnya, yang memang menaruh hati padanya. Siska tetap berkeras tidak akan menikah dan tidak ingin berpura-pura akan menikah. Sementara Indah tanpa disadarinya tengan mengandung anak hasil hubungan percintaannya dengan Pastur Antonius.&lt;u4:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u4:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Selama tinggal bersama untuk merawat ayah mereka, meskipun banyak konflik yang terjadi di antara mereka, keempat saudara kembar ini tidak terpecah. Sedikit demi sedikit mereka mulai saling membuka diri dan rahasianya mbarat-mbarat. Dan seperti sebuah keluarga yang terjalin oleh ikatan darah yang kuat, mereka tetap bersatu, saling menerima dan saling membantu mengatasi masalah mbarat-mbarat.&lt;u4:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u4:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Sebelum meninggal, Nung telah memberikan restu bagi Rosi dan Dharma, serta Novera dan Raffy. Indah memutuskan untuk memutuskan hubungan dengan Pastur Antonius dan mengasuh sendiri bayinya. Siska menjadi lebih dewasa dan bijak. Mereka masih meneruskan tradisi makan dimsum di pagi hari raya Imlek. Sebelum ayahnya meninggal dunia Siska berjanji akan menjaga adik-adiknya agar mereka selalu bisa berkumpul bersama-sama seperti layaknya keluarga keturunan Cina dimanapun. Keluarga adalah nomor satu. Bulat sempurna seperti bulan purnama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h2&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-1001598191763238024?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/1001598191763238024/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=1001598191763238024' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/1001598191763238024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/1001598191763238024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/dimsum-terakhir.html' title='Dimsum Terakhir'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnNTwMpR-I/AAAAAAAAARo/3rKs88MyGZk/s72-c/dimsum.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-3395496527970097762</id><published>2007-07-27T03:35:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:28.764-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiksi Sejarah'/><title type='text'>Pope Joan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnKrgMpR9I/AAAAAAAAARg/HKPJfsTwdPg/s1600-h/popejoan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 108px; height: 166px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnKrgMpR9I/AAAAAAAAARg/HKPJfsTwdPg/s320/popejoan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091823702445213650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt;"&gt;&lt;b style=""&gt;Judul: Pope Joan&lt;br /&gt;Pengarang: Donna Woolfolk Cross, 1996&lt;br /&gt;Penerjemah: FX Dono Sunardi&lt;br /&gt;Penerbit : Serambi, Januari 2007&lt;br /&gt;Tebal : 736 halaman&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;“Kenapa perempuan dianggap lebih rendah daripada kaum laki-laki dalam hal konsepsi? Meskipun perempuan diciptakan lebih belakangan, ia diambil dari tulang rusuk Adam, sementara Adam sendiri terbuat hanya dari tanah liat. Dalam hal tempat, perempuan justru lebih dihormati daripada laki-laki karena Hawa diciptakan di dalam &lt;st1:place st="on"&gt;Taman&lt;/st1:place&gt; Firdaus, sedangkan Adam diciptakan di luar. Sementara mengenai kehendak, perempuan seharusnya dianggap lebih tinggi daipada laki-laki, karena Hawa makan apel terlarang itu demi cintanya kepada pengetahuan dan pembelajaran, tetapi Adam memakannya semata-mata karena Hawa yang memintanya.”&lt;/em&gt;&lt;i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(Jawaban Joan terhadap pernyataan Odo bahwa “kaum perempuan, secara kodrati, lebih rendah daripada kaum laki-laki” dalam hal konsepsi, tempat dan kehendak – halaman 152-153)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                              &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Kisah ini mengambil setting Eropa abad ke sembilan yang merupakan masa-masa kegelapan. Di wilayah Kekaisaran Frankland. Johanna atau Joan terlahir sebagai anak perempuan bungsu. Ayahnya adalah seorang kanon (imam) desa Ingelheim dan ibunya seorang gadis Saxon yang dianggap sebagai masyarakat kafir. Terlahir sebagai perempuan, sejak awal kehadirannya Joan sangat tidak diharapkan, terutama oleh ayahnya. Pada masa itu, perempuan dianggap tidak berharga, sumber dosa, dan hanya merupakan alat penghasil keturunan. Perempuan tidak mempunyai hak untuk berbicara, berpendapat dan menentukan sikap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kecil, Joana sudah merasa bahwa ia diperlakukan berbeda dengan kedua kakak lelakinya, Matthew dan Jhon. Sementara Matthew dan Jhon mendapatkan pendidikan, Joana dilarang untuk memegang buku. Membaca dan menulis dianggap sesuatu yang tidak wajar bagi seorang anak perempuan. Tapi Joana kecil mempunyai keingitahuan yang besar dan tekad yang kuat. Pada usia 6 tahun, dia memohon pada Matthew untuk mengajarinya membaca dan menulis. Matthew merasa tidak sanggup membendung antusiasme adiknya itu. Dia sendiri senang belajar dan keingintahuan Joana sejalan dengan minatnya sendiri. Akhirnya Matthew menyanggupi dan mereka belajar bersama secara diam-diam dan Joan membuktikan bhawa dirinya adalah murid yang cerdas dan berbakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mattew meninggal dunia karena sakit. Joana kehilangan gurunya yang pertama. Ayahnya menuduh Joan sebagai penyebab kematian Matthew. kematian Matthew diakibatkan dosa yang diperbuat Joan. Kemampuan Joan membaca kitab suci dan pelajaran rahasianya bersama Matthew dianggap telah mendatangkan murka Tuhan pada keluarganya. Akibatnya, Joan mendapat hukuman untuk ketidakpatuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Joan berusia 9 tahun, ia bertama kali berjumpa dengan Aesculapius yang berperan besar dalam pendidikan Joan di masa depan. Aesculapius adalah kepala sekolah di Schola milik katedral. Ketika Aesculapius singgah di rumah sang kanon desa, ayah Joana berusaha membujuknya untuk menerima Jhon di schola yang dipimpinnya. Akan tetapi, Aesculapius malah terkagum-kagum pada kemampuan Joana berbicara dan membaca dalam bahasa Latin. Dengan kecerdasan dan kegeniusan yang dimiliki Joan, Aesculapius percaya Joan akan mencapai banyak hal bila mendapat pendidikan yang tepat. Karenanya Aesculapius memutuskan untuk membimbing Joan secara langsung, bukan di schola karena hal itu tidak diperbolehkan, tetapi dia akan datang seminggu sekali untuk mengajar Joan. Ayah Joan sangat marah dengan keputusan tersebut. Dia memaksa Aesculapius untuk memilih : mengajar Jhon dan Joan atau tidak sama sekali. Akhirnya Aesculapius setuju untuk memberikan pelajaran pada kepada kedua-duanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat pelajaran itulah Joan berhasil menguasai bahasa Latin, bahkan Yunani, suatu kemampuan yang sangat langka bahkan di kalangan akademisi gereja. Kemampuan logika Joan juga sangat mengagumkan. Joan kembali merasa kehilangan ketika Aesculapius memutuskan untuk pergi ke Athena dan menjadi pengajar di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; karena posisinya sebagai kepala sekolah di Schola sudah digantikan orang lain. Sebelum pergi, Aesculapius memberikan sebuah buku yang dibuatnya sendiri kepada Joan dan berjanji akan mengupayakan agar Joan bisa melanjutkan pelajarannya. Setelah kepergian Aesculapius, Joan masih melanjutkan pelajaran secara diam-diam dengan panduan buku yang diberikan oleh Aesculapius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, ketika Joan berusia 12 tahun, seorang utusan Uskup Dorstadt datang membawa pesan bahwa Johanna diterima sebagai murid di schola di Dorstadt. Ayah Joan berusaha mengelabui utusan tersebut dengan mengatakan bahwa ada kesalahan tulis sehingga yang dimaksudkan dengan Johanna sebenarnya adalah Johannes. Akhirnya, Jhon lah yang berangkat ke Dorstadt bersama utusan Uskup, walaupun Jhon sebenarnya tidak ingin pergi. Dia tidak pernah bercita-cita untuk jadi akademisi atau rohaniwan seperti ayahnya, dia ingin menjadi seorang prajurit. Sementara itu, Joan mempersiapkan rencana untuk kabur dari rumah dan menyusul Jhon dan sang utusan Uskup. Joan berhasil menyusul Jhon di tengah perjalanan tetapi mereka harus melanjutkan perjalanan berdua saja karena utusan Uskup itu terbunuh oleh perampok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di Dorstadt, Joan dan Jhon berkeras tidak ingin dipisahkan sehingga Uskup Fulgentius memutuskan untuk menerima keduanya sebagai murid di Schola. Tetapi hanya Jhon yang bisa tinggal di asrama sementara Joan akan tinggal bersama Count Gerold yang merekomendasikan Joan untuk berlajar di schola. Joan menunjukkan kecerdasannya di hadapan Uskup ketika dia berhasil mengalahkan Odo, kepala sekolah Schola Dorstadt, dalam sebuah perdebatan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak tantangan yang dialami Joan sebagai murid perempuan satu-satunya di schola. Murid-murid lelaki merasa tersaingi oleh kecerdasan Joan dan mereka sering menganggunya. Joan juga harus menghadapi sikap permusuhan Odo yang merasa sakit hati sejak Joan ‘mengalahkannya’ di hadapan Uskup. Odo juga dengan tegas melarang Joan mempelajari buku-buku yang ada di perpustakaan katedral dan hanya memberinya teks-teks suci yang dianggap sesuai dengan pikiran perempuan yang lemah dan mudah dipengaruhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar kehidupan schola, anak-anak perempuan di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; juga menjaga jarak dengannya. Joan dianggap semacam ‘keganjilan alam’ karena secara intelektual seperti laki-laki tetapi memiliki tubuh perempuan. Sepanjang waktu, hanya Gerold yang selalu menjadi teman dan pembelanya. Joan tingal di istana Gerold yang disebut Vilarris dan Gisla, putri Gerold yang sebaya dengannya. Tetapi Joan banyak menghabiskan waktunya di luar schola bersama Gerold. Mereka mempunyai minat yang sama terhadap ilmu pengetahuan. Mereka mempelajari buku-buku dan berdiskusi tentang banyak hal. Joan selalu merasa bahagia ketika berada berdekatan dengan Gerold. Perlahan, benih cinta tumbuh dalam hati Joan terhadap Gerold dan ternyata Gerold juga mempunyai perasaan yang sama terhadap Joan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, Odo yang memang tidak pernah menyukai Joan memergoki kemesraan antara Gerold dan Joan dan melaporkannya kepada istri Gerold. Richild, istri Gerold, mengatur kesepakatan dengan Uskup untuk mengeluarkan Joan dari schola dan menikahkannya dengan anak seorang pembuat tapal kuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari pernikahan Joan, terjadi sebuah tragedi. Orang-orang Viking menyerbu katedral, membunuh Uskup dan para pembantunya, menjarah harta kekayaan katedral dan membakarnya. Jhon juga tewas dalam perkelahian melawan para prajurit viking. Hanya Joan berhasil selamat karena ia bersembunyi di celah kecil di bagian belakang altar. Joan tidak dapat kembali ke Villaris karena istana kastil itu telah dihancurkan oleh prajurit Viking. Istri dan anak Gerold terbunuh sementara Gerold saat itu sedang berada dalam perjalanan tugas di tempat yang jauh. Akhirnya, Joan mengambil keputusan untuk memakan identitas Jhon dan berangkat ke Biara Benediktin di Fulda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Biara Benediktin di Fulda, Joan mengganti namanya menjadi Jhon Angelicus. Ketika pertama kali tiba di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Fulda&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, Joan menghadapi hari-hari penuh kecemasan karena khawatir identitasnya akan terbongkar. Untunglah cara hidup biarawan Benediktin yang menghindari kontak fisik dan tertutup satu sama lain sangat menguntungkan bagi Joan. Jubah biara yang besar dan panjang menyediakan penyamaran yang cukup baik bagi tubuh perempuannya yang terus tumbuh. Semua orang di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Fulda&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; menerima Joan sebagai laki-laki. Begitu jenis kelamin seseorang diakui, tidak seorang pun akan mempertanyakannya lagi, demikianlah kesadaran yang ditemukan oleh Joan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecerdasannya akan pengetahuan kitab suci dan kemampuannya dalam perdebatan akademis menjadikan Jhon Angelicus sebagai salah satu biarawan terkemuka. Joan juga belajar mengenai ramuan obat-obatan. Kemampuan Joan dalam bidang pengobatan semakin dipercaya ketika ia berhasil menyembuhkan Madalgis, perempuan yang dituduh menderita kusta. Penyembuhan yang dilakukan Joan terhadap Madalgis diyakini sebagai mukjizat dan membuat nama Jhon Anglicus semakin dikagumi di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Fulda&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pujian atas kecemerlangannya, Abbas Raban, pimpinan biara menunjuk Bruder Jhon Anglicus alias Joan sebagai Imam dan Bapa Rohani bagi para biarawan lainnya. Sebagai Imam, Joan diperkenankan memimpin Ekaristi Kudus dan memberikan sakramen-sakramen Gereja. Ini adalah ambisi besar ayahnya bagi Matthew, dan setelah Matthew meninggal, untuk Jhon. Betapa ironis ketika ambisi itu akhirnya terwujud oleh putrinya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyamaran Joan nyaris terbongkar ketika ayahnya datang berkunjung ke &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Fulda&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Sang ayah yang mengenali Joan terkejut menerima kenyataan bahwa putrid yang selama ini dibencinya akan menjadi seorang Imam. Begitu terkejutnya sehingga sang ayah terkena serangan jantung dan meningal dunia sebeum sempat mengungkapkan identitas Joan kepada pemimpin biara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt; Enam tahun kemudian, musibah kelaparan dan wabah penyakit menyerang seluruh negeri sampai ke daerah &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Fulda&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Beberapa biarawan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Fulda&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; meninggal dunia terserang penyakit. Joan sendiri akhirnya jatuh sakit terserang demam tinggi. Pengobatan yang dilakukan untuk menurunkan demam adalah dengan menelanjangi si penderita dan membungkusnya dengan kain linen basah. Karena takut penyamarannya akan terbongkar dengan cara pengobatan seperti itu, Joan melarikan diri ke sungai. Selama beberapa hari perahunya hanyut terbawa arus sampai ditemukan oleh seorang lelaki muda bernama Arn yang adalah anak lelaki Madalgis, perempuan kusta yang pernah disembuhkan oleh Joan. Arn dan istrinya merawat Joan dan bersumpah untuk menyimpan rahasianya. Joan juga menjanjikan bantuan agar anak perempuan Arn yang bernama Arnalda bisa mendapatkan pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa tidak mungkin lagi kembali ke Biara di Fulda, setelah sembuh dari sakitnya Joan memutuskan untuk melakukan perjalanan ziarah ke Roma. Joan begitu terpesona akan Roma yang merupakan pusat kekuasaan Gereja dan tenpat berkumpulnya para pemikir terbesar dunia. Joan merasa yakin bahwa di Roma dia akan menemukan tujuan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Roma, Joan yang masih menggunakan identitas Jhon Anglicus bergabung dengan Schola Anglorum. Pengetahuannya yang luas dan dalam dengan cepat membuat Joan memiliki reputasi sebagai akademisi yang cemerlang. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; teolog dari segenap penjuru Roma datang untuk berdiskusi dengannya dan mereka kagum akan kemampuan Joan dalam seni berdebat. Pengetahuan Joan dalam bidang pengobatan membuatnya menjadi tabib yang terkenal di Roma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joan merasa bahagia dan puas dengan hidupnya. Ia mempunyai kebebasan menentukan hidupnya, bebas berbicara mengungkapkan pemikirannya. Ia juga memiliki akses penuh untuk mendapatkan buku-buku terbaik diperpustakaan schola yang dapat memuaskan kehausannya akan ilmu pengetahuan. Demikianlah, hal-hal tersebut mungkin akan berlangsung terus seandainya Paus Sergius yang baru saja terpilih menggantikan Paus Gregorius tidak jatuh sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan Joan menyembuhkan Paus Sergius membuatnya diangkat sebagai tabib pribadi Sri Paus sekaligus orang kepercayaannya. Akan tetapi hal ini membawa kecemburuan dari benediktus, adik Sri Paus yang menjabat sebagai missus Kepausan. Sejak lama Benediktus mempergunakan jabatan dan posisinya sebagai adik Sri Paus untuk keuntungan dan kepentingan pribadinya. Benediktus mempersiapkan sebuah perangkap untuk menjebak Jhon Anglicus dan memfitnahnya telah berbuat tidak sopan terhadap seorang perempuan terhormat. Dengan alasan itu, Benediktus mengasingkan Joan di dalam penjara bawah tanah. Joan hanya berharap Paus Sergius akan membebaskannya tetapi Sri Paus terlah termakan fitnah Benediktus.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Kehadiran Joan diperlukan lagi ketika Paus Sergius jatuh sakit akibat tekanan menghadapi ancaman penyerbuan Kaisar Lothar dari Farkland. Dengan bantuan Joan Paus Sergius kembali sehat dan ide jenius Joan berhasil membuat Kaisar Lothar membatalkan niatnya untuk menyerang Roma. Ide itu sebenarnya dipelajari Joan bertahun-tahun lalu dari Gerold.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt; Kedatangan Kaisar Lothar ke Roma membawa kejutan lain bagi Joan. Pimpinan pasukan Kekaisaran, Count Gerold, juga ikut bersamanya. Maka terjadilah pertemuan yang mengharukan bagi keduanya setelah 15 tahun berpisah. Pertemuan ini telah mengobarkan kembali api cinta di antara mereka.Gerold memutuskan memisahkan diri dari Kaisar Lothar. Dia mengajak Joan pergi bersamanya dan memulai kehidupan berkeluarga. Tapi Joan dilanda kebimbangan yang amat sangat, dia mencitai Gerold dan ingin bersamanya tetapi dia juga sudah bersumpah pada Paus Sergius untuk tidak meninggalkan Sri Paus yang sedang sakit. Lagipula, selama 15 tahun berperan sebagai laki-laki, Joan mulai menikmati kebebasan yang dimilikinya. Karena kecewa atas penolakan Joan, Gerold segera meninggalkan Roma menuju &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Benevento&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaisar Lothar dan pasukannya keluar dari Roma ketika wabah penyakit menular di seluruh negeri. Tetapi bahaya belum berakhir. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; prajurit bangsa Saracen sedang dalam perjalanan untuk menyerang Roma. Kabar tersebut terdengar oleh Gerold dan pasukannya yang bermarkas di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Benevento&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Khawatir akan keselamatan Joan dan panggilan kewajiban untuk melindungi Kota Suci dan Sri Paus, Gerold memimpin pasukannya menuju Roma. Sebelum Gerold dan pasukannya tiba di Roma, pasukan Saracen telah berhasil mengalahkan milisi kepausan. Pasukan Gerold berhasil mengalahkan pasukan Saracen, tetapi pasukan Saracen telah menghancurkan dan menjarah Basilika St. Petrus yang suci. Paus Sergius menyalahkan dirinya sendiri atas kejadian tersebut sampai akhirnya dia kembali jatuh sakit dan meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan Paus baru dimulai. Anastasius, Uskup dari Castellum yang mendapatkan dukungan dari Kaisar Lothar adalah calon kuat pengganti Paus Sergius. Akan tetapi, warga Roma yang tidak menyukai Kaisar Lothar memutuskan untuk memilih Uskup Leo, Kardinal dari Coronati. Paus Leo mengangkat Joan sebagai Nomenklatur, pejabat tinggi kepausan yang mengurusi amal, pelindung orang sakit, pada janda, dan anak-anak yatim piatu. Sementara Gerold yang berjasa mengusir pasukan Saracen diserahi jabatan sebagai Superista, Komandan Milisi Kepausan. Tugas utama Gerold adalah memperkuat pertahanan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Atas usul Joan, tembok &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; diperluas hingga melingkupi Basilika St. Petrus yang semula berada di luar tembok. Paus Leo menamakannya Civitas Leonia, Kota Leonin. Beberapa pejabat tinggi Kepausan tidak setuju dengan proyek ambisius tersebut. Uskup Anastasius yang berambisi menjadi Paus dan sejak awal tidak menyukai Paus Leo dan Joan mempunyai rencana lain. Menurutnya, satu-satunya cara untuk mempertahankan Kota Suci adalah dengan memperkuat ikatan Roma dengan Kekaisaran Frank. Untuk menggagalkan pembangunan tembok besar tersebut, Anastasius diam-diam membayar seorang pemuda untuk membakar &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Untunglah Basilika St. Petrus berhasil diselamatkan dari api dan semua warga Roma percaya bahwa hal itu adalah salah satu mukjizat yang dilakukan oleh Paus Leo. Kejahatan Anastasius terungkap setelah pemuda yang dibayarnya mengakui kesalahannya dihadapan Paus Leo. Hukuman excommunicatio, pemutusan hubungan dengan Gereja, telah disiapkan bagi Anastasius akan tetapi dia melarikan diri ke istana Kaisar Lothar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, proses pembangunan Tembok Leonin berjalan dengan lancar. Tetapi mereka kehabisan waktu karena armada laut pasukan Sarachen sudah semakin mendekati Roma. Pada saat yang kritis itu, Paus Leo meminta bantuan armada laut pasukan Kota Napoli untuk menghadang musuh di lautan. Armada laut pasukan &lt;st1:place st="on"&gt;Napoli&lt;/st1:place&gt; kalah jauh dibandingkan amada laut pasukan Sarachen. Akan tetapi, kejaiban terjadi pada hari pertempuran. Badai laut yang besar menghancurkan sebagian besar kapal-kapal pasukan Sarachen sebelum mereka mencapai pantai. Sementara kapal yang berhasil mencapai pantai diserang oleh pasukan &lt;st1:place st="on"&gt;Napoli&lt;/st1:place&gt; dan milisi kepausan pimpinan Gerold. Kemenangan yang gemilang ini sekali lagi mengharumkan nama Paus Leo yang dianggap sebagai pembuat mukjizat. Pengerjaan pembangunan Tembok Leonin memakan waktu 3 tahun. Tembok ini adalah sebuah kahakarya seni bangunan abad pertengahan dan merupakan konstruksi yang paling luar biasa yang pernah dibuat di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; itu. Setelah pembanguan tembok selesai, dilanjutkan dengan restorasi Basilika St. Petrus. Berkat kesuksesan pembangunan Tembok Leonin dan renovasi Basilika, popularitas Paus Leo semakin melambung dan dia disebut Restaurator Urbis atau Sang Pemulih &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paus Leo banyak mendelegasikan tugas-tugas harian kepausan kepada Joan sehingga Sri Paus dapat mencurahkan tenaganya untuk rencana pembangunan Kota Suci. Karena sering mengunjungi umat di berbagai daerah di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; Roma, Joan dikenal dan dielu-elukan oleh warga Roma sebagai “Paus kecil” dan disambut dengan rasa hormat yang sama seperti kepada Paus Leo sendiri.Di tempat lain, ada seseorang yang menunggu waktu untuk menghancurkan Paus Leo dan merebut tahta Kepausan. Ornag itu adalah Arsenius, ayah Uskup Anastasius yang sedang diasingkan di Kerajaan Frank. Arsenius membayar seorang pejabat tinggi kepausan untuk meracuni Paus Leo secara diam-diam. Rencana berhasil, Paus Leo meninggal dunia. Akan tetapi, Joan tidak bisa dikelabui. Dia tahu persis bahwa Paus Leo meninggal karena racun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                      &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt; Setelah Paus Leo meninggal, pemilihan Paus baru dilakukan secepatnya karena Roma sedang menghadapi ancaman dari Kekaisaran Frank dan bangsa Sarachen. Arsenius bergerak cepat. Dia mendekati Iman Agung untuk menarik hukuman excommunication terhadap Anastaius sehingga dia dapat kembali ke Roma tepat pada waktunya untuk pemilihan Paus baru. Tapi rencana Arsenius tidak berjalan seperti yang diharapkan. Warga Roma tidak menyukai Anastasius yang telah dinyatakan excommunication oleh Paus Leo, Paus kesayangan warga Roma. Mereka lebih memilih “Jhon Anglicus” sang “Paus kecil” sebagai pengganti Paus Leo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joan sendiri hampir tidak percaya dengan ‘keajaiban’ yang diterimanya. Sejak pertama kali menyamar sebagai laki-laki dan diterima di Biara &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Fulda&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, dia tidak pernah bermimpi akan berada di tampuk tertinggi Kepausan. Tetapi apakah Tuhan akan mengijinkan seorang perempuan untuk naik ke Tahta Suci St. Petrus? Pertanyaan itu berputar-putar di dalam benaknya dan membuatnya bimbang. Jhon Anglicus atau Joan ditahbiskan sebagai Paus baru dengan nama Paus Yohanes Anglicus. Ketika memberikan berkatnya yang pertama sebagai Paus, Joan merasa terharu dengan sambutan meriah dan dukungan warga &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Roma. Saat itulah Joan mendapatkan pemahaman baru. Tuhan telah mengijinkan hal ini terjadi, jadi hal ini tidak bertentangan dengan KehendakNya. Segala kecemasan dan kebimbangan Joan menghilang sudah, digantikan oleh kepastian dan tekad yang mulia untuk melayani umatnya dalam nama Tuhan sepanjang hidupnya. Dan mungkin, pada akhirnya nanti Tuhan akan mengampuninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joan menyadari dengan cara yang sama sekali baru apa artinya menjadi seorang Paus. Walaupun jika dilihat dari luar posisi ini menunjukkan kekuasaan yang besar, tanggung jawab yang diembannya jutsru lebih besar lagi. Komunitas Kepausan menjadi gempar ketika Joan mengumumkan untuk membuat sekolah khusus perempuan. Ide Joan mendapat banyak tentangan karena pendapat umum yang berlaku pada saat itu, bahkan di antara para pemimpin Gereja adalah bahwa perempuan tidak pantas mendapat pendidikan. Tapi Joan tidak mundur dengan gagasannya. Akhirnya sekolah perempuan pertama yang diberi &lt;st1:street st="on"&gt;&lt;st1:address st="on"&gt;nama   Sekolah St.&lt;/st1:address&gt;&lt;/st1:street&gt; Katarina diresmikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joan semakin dekat dengan Gerold karena sebagai Superista Kepausan pria itu banyak membantunya terutama ketika &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Roma berada dalam kesulitan. Kontak fisik yang beberapa kali terjadi antara dirinya dan Gerold menghidupkan kembali getar-getar kerinduan yang selama ini ditutup rapat oleh Joana. Tetapi hasrat atas nama cinta melingkupi keduanya dan untuk pertama kalinya mereka bercinta. Beberapa bulan setelah percintaan itu, Joan baru menyadari dirinya hamil. Gerold yang diberitahu tentang kehamilan Joan memaksanya untuk meninggalkan Roma dan memulai kehidupan baru di tempat lain. Tetapi hari raya Paskah tinggal sebentar lagi dan Joan merasa bertanggung jawab secara moral untuk tetap tinggal dan menampingi umatnya pada hari suci tersebut. Untuk sementara waktu, Joana bisa menyembunyikan kehamilannya dibalik jubah kepausan yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah perayaan Paskah, Joan mendapat kabar bahwa kaisar Lothar dari kerajaan Fran dan pasukannya akan tiba di Roma bersama dengan Imam Anastasius yang pernah mendapat hukuman ekskomunikasi dari Paus Leo. Joan tidak dapat meninggalkan Roma karena bila tahta Kepausan kosong, maka kaisar Lothar akan menggunakan kekuasaan yang dimilikinya untuk membuat Anastasius menjadi Paus. Baru diketahui Joan kemudian bahwa kedatangan kaisar Lothar bersama Anastasius ke Roma adalah untuk mengadili Gerold atas tuduhan penghianatan. Gerold dituduh merencanakan persengkokolan dengan Yunani untuk menyingkirkan kekuasaan kekaisaan Frank atas Roma. Tapi dengan logika penyelidikan yang menakjubkan, Joan berhasil menyelamatkan Gerold dari hukuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anastasius yang berniat membalas dendam pada Joan merasa sangat marah dengan keberhasilan Joan membela Gerold. Waktunya menunggu sudah habis, Anastasius segera menyusun rencana untuk merebut tahta Kepausan dari Joan. Pada Hari Raya Rogasi yang diperingati setiap tanggal 25 April, orang-orang bayaran Anastasius menyerang rombongan Paus Joan yang sedang melakukan prosesi perarakan. Gerold tewas dalam penyerangan tersebut. Joan berhasil diselamatkan, akan tetapi pada saat yang bersamaan, ia melahirkan bayinya secara prematur dan Joan sendiri meninggal akibat pendarahan hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat puluh dua tahun kemudian, Anastasius yang gagal menjadi Paus menjabat sebagai Pejabat Perpustakaan Kepausan. Ia menyusun sebuah buku sejarah tentang para Paus yang memerintah Roma, &lt;em&gt;&lt;span style=""&gt;Liber Pontificalis. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;Namun, Liber Pontificalis sama sekali tidak menyebut tentang Paus Yohanes. Inilah bagian dari pembalasan dendamnya terhadap Joan yang telah menghalangi ambisinya menjadi Paus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi di tempat yang berbeda, Uskup Agung Arnaldo dari &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Paris&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; menyalin kembali Liber Pontificalis dan menambahkan catatan tentang Paus Johanes diantara masa pemerintahan Paus Leo dan Paus Benediktus (pengganti Paus Joan). Dia melakukan semua ini selain karena dorongan kesetiaan pribadi juga karena hasratnya untuk melihat kebenaran dinyatakan dan dikeahui secara luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya Joan, Uskup Agung Arnaldo sebenarnya adalah seorang perempuan bernama Arnalda. Ia adalah putri dari Arn yang rumahnya disinggahi Joan setelah melarikan diri dari &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Fulda&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Arnalda kecil saat itu sangat mengagumi Joan dan terilhami oleh teladan hidup Joan dia juga memilih untuk menyamar sebagai laki-laki untuk mengejar cita-citanya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt; Meskipun catatan resmi tentang Paus Joan sudah dihapuskan, tetapi di suatu tempat, catatan tentang era pemerintahan Paus Joan tetap tersimpan dengan rapih.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-3395496527970097762?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/3395496527970097762/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=3395496527970097762' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/3395496527970097762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/3395496527970097762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/pope-joan.html' title='Pope Joan'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnKrgMpR9I/AAAAAAAAARg/HKPJfsTwdPg/s72-c/popejoan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-1759941214106092197</id><published>2007-07-27T03:26:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:28.899-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Asia Timur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiksi Sejarah'/><title type='text'>Kisah 47 Ronin</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnInQMpR8I/AAAAAAAAARY/5zGRG3lGXxo/s1600-h/kisah_47_ronin.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 78px; height: 119px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnInQMpR8I/AAAAAAAAARY/5zGRG3lGXxo/s320/kisah_47_ronin.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091821430407514050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="BLOGGER_PHOTO_ID_5067817905659084850" spid="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" alt="" href="http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RlSBiOUsgDI/AAAAAAAAAJQ/Ew1cP9Rx9JA/s1600-h/kisah_47_ronin.jpg" style="'position:absolute;margin-left:0;margin-top:0;width:63.75pt;height:101.25pt;" wrapcoords="-254 0 -254 21440 21600 21440 21600 0 -254 0" button="t"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ERNI~1.ICM\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.jpg" href="http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RlSBiOUsgDI/AAAAAAAAAJQ/Ew1cP9Rx9JA/s320/kisah_47_ronin.jpg"&gt;  &lt;w:wrap type="tight"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;Judul Asli : The 47 Ronin Story&lt;br /&gt;Penulis : John Allyn&lt;br /&gt;Penerjemah : Teresa Dewi&lt;br /&gt;Penerbit : Matahati&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tebal : 311 halaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Among flowers, the cherry blossom; Among men, the samurai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(pepatah Jepang)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kisah ini berlatar belakang situasi Jepang di awal abad ke-18. Pada masa itu, Jepang dilanda kekacauan. Istana Shogun yang berada di Edo (sekarang &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Tokyo&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;), marak dengan pameran kemewahan, korupsi, serta pesta pora. Sama sekali jauh dari aturan sosial. Kesenian makin berkembang, teater popular mulai lahir dan para pedagang semakin berkuasa. Dengan makin berkuasanya klas pedagang, pengaruh prajurit bayaran, atau samurai semakin berkurang. Hilangnya pengaruh ini sangat mereka rasakan, terutama karena para samurai sangat membenci segala sesuatu yang hanya bertujuan mencari keuntungan.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Di tengah perubahan yang membingungkan itu, kekacauan sering muncul. Kekacauan terutama terjadi akibat petani dikenakan pajak tinggi oleh Shogun, penguasa di seluruh Jepang. Saat itu diterapkan pula Undang-undang Pelestarian Hidup yang melarang pembunuhan mahluk hidup (termasuk binatang). Peraturan ini merugikan petani karena tak seorangpun diperbolehkan membunuh binatang termasuk binatang &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;hama&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Hasil bumi menjadi merosot sehingga membuat Jepang berada di tepi jurang kehancuran ekonomi.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Tidak semua Daimyo (penguasa wilayah) setuju dengan kebijakan yang diberlakukan oleh Shogun Tsunayosi yang memerintah Kekaisaran Jepang saat itu. Salah satunya adalah Lord Asano, seorang Daimyo dari Aiko yang selalu bersikap kritis terhadap pemerintahan Shogun dan berbagai tradisi istana yang dianggapnya tidak bermanfaat.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Lord Asano juga tidak menyukai Kira, seorang pejabat istana yang korup dan selalu memanfaatkan jabatannya sebagai Pemimpin Upacara Istana untuk mengambil keuntungan dari siapa saja yang mengikuti upacara kenegaraan di istana. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Kira mengutip imbalan dari para daimyo yang belajar tata upacara. Di mata Lord Asano, perbuatan itu bukan hanya tak terpuji, tapi juga mengkhianati nilai-nilai samurai. Sebab, mengajarkan tata upacara itu adalah tugas resmi dan dia mendapat upah dari istana untuk itu. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; daimyo lain rupanya tak sanggup melawan kelakuan Kira. Hanya Lord Asano yang tak sudi mengulurkan sepeser pun uang ke tangan pejabat korup itu. Maka, dia menjadi sasaran intrik-intrik culas Kira yang memuncak pada satu pertemuan di dalam istana Shogun.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Saat upacara kenegaraan di istana berlangsung Kira menghina Lord Asano. Pedang Asano terhunus dan dalam sekali tebas Kira tersungkur. Kira sebetulnya tidak mati, hanya terluka. Tapi, tindakan Asano dianggap sudah jauh melampaui tata krama istana, dan hukumannya adalah mati. Lord Asano ditangkap dan dipaksa melakukan seppukku, yaitu bunuh diri dengan cara merobek perut dengan pedang dan diakhiri dengan kepala yang dipancung. Mati dengan cara seppuku dianggap sebagai kematian yang terhormat.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Setelah Lord Asano wafat, atas perintah Shogun maka kastil dan wilayah kekuasaannya di Ako harus diserahkan pada Shogun. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; samurai pengikut Lord Asano yang dipimpin oleh Oishi tidak menerima kematian yang menimpa pemimpinnya. Dengan kematian Lord Asano, mereka otomatis mereka menjadi Ronin.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ronin adalah sebutan untuk samurai yang kehilangan atau terpisah dari tuannya. Samurai menjadi kehilangan tuannya ketika tuannya mati, atau akibat hak atas wilayah kekuasaan sang tuan dicabut oleh pemerintah. Samurai yang tidak lagi memiliki tuan tidak bisa lagi disebut sebagai samurai, karena samurai adalah "pelayan" bagi sang tuan. Dalam tradisi samurai, ronin memiliki derajat dibawah samurai. Bagi seorang ronin hanya ada dua pilihan, yaitu menjadi orang bayaran atau turun pangkat dalam kemiliteran.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Oishi yang menjadi pemimpin para ronin mengumpulkan teman-temannya untuk menentukan strategi pembalasan dendam. Saat itu terkumpul sekitar 300 ronin. Walaupun dipenuhi semangat untuk membalaskan kematian tuannya. Oishi tidak larut dalam emosi dan gegabah mengambil tindakan, ditambah lagi sebelumnya Shogun telah mengeluarkan undang-undang yang melarang pembalasan dendam. Oishi memilih untuk patuh pada undang-undang dan membiarkan kuil diambil alih secara damai sambil mengajukan petisi kepada Shogun untuk menuntut keadilan.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Waktu berlalu tanpa ada kejelasan atas petisi tersebut. Para Ronin hidup secara terpisah dan menjalani kegiatanna masing-masing. Oishi sendiri hidup bersama seorang geisha dan selalu berada dalam intaian mata-mata Kira. Dua tahun berlalu sejak kematian Lord Asino, saat pembalasan dendam para Ronin untuk membela kehormatan pemimpinnya akhirnya tiba. Setelah melalui ujian waktu dan kesabaran, Oishi berhasil mengumpulkan kawan-kawannya, namun jumlah ronin yang memiliki tekad untuk membalas dendam kematian Lord Asano semakin menyusut hingga akhirnya hanya 47 Ronin yang tersisa dan bersumpah uintuk melakukan balas dendam dengan menyerang kediaman pejabat tinggi istana, Kira Kozuke no Suke Yoshihisa.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kisah 47 Ronin adalah fiksi sejarah yang ditulis berdasarkan peristiwa yang pernah terjadi di zaman feodal Jepang (1185-1868). Pada tahun 1703, sejarah mencatat peristiwa pembalasan dendam paling berdarah dalam sejarah kekaisaran Jepang yang dilakukan oleh 47 ronin pmpinan Oishi Kuranosuke Yoshitaka guna membalas dendam kematian majikan mereka yang bernama Asano Takumi no Kami. Kisah heroik ini kemudian menjadi legenda selama berabad-abad dan ditulis dalam berbagai versi.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Novel ini tidak melulu bercerita tentang pembalasan dendam, karena di dalamnya kita diajak mengenal semangat patriotisme para samurai dalam menegakkan kebenaran, membela kehormatan, mempertahankan kesetiaan dan pengabdian, serta pengorbanan yang merupakan psinsip ajaran Bushido. Novel ini menarik dibaca bagi yang ingin mengetahui sejarah dan kultur budaya Jepang, khususnya pada masa kekuasaan para Shogun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-1759941214106092197?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/1759941214106092197/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=1759941214106092197' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/1759941214106092197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/1759941214106092197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/kisah-47-ronin.html' title='Kisah 47 Ronin'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnInQMpR8I/AAAAAAAAARY/5zGRG3lGXxo/s72-c/kisah_47_ronin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-4738373902356300131</id><published>2007-07-27T03:06:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:29.082-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Asia Timur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiksi Sejarah'/><title type='text'>Maharani -  The Imperial Woman</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnHtAMpR7I/AAAAAAAAARQ/JmQER0N9cqw/s1600-h/maharani.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnHtAMpR7I/AAAAAAAAARQ/JmQER0N9cqw/s320/maharani.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091820429680134066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;" wrapcoords="-193 0 -193 21471 21600 21471 21600 0 -193 0"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ERNI~1.ICM\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.png" title=""&gt;  &lt;w:wrap type="tight"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;J&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;udul : Maharani - The Imperial Woman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengarang : &lt;/span&gt;&lt;st1:place style="font-weight: bold;" st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Pearl&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; S. Buck&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Mei 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tebal : 632 halaman&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i&gt;‘&lt;span style="font-size:85%;"&gt;JIka seorang penguasa bersikap benar, pemerintahannya akan berjalan dengan baik tanpa diperintah. Bila sikapnya keliru, mungkin ia mengeluarkan perintah-perintah, tetapi tidak aka ada yang menaati.” (Analects)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:p&gt;   &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Maharani merupakan kisah yang banyak menggambarkan intrik-intrik khas timur, serta kekejaman yang tersembunyi di balik kemegahan dan kemewahan istana kekaisaran Manchu di Cina. Novel ini juga menyajikan kisah yang romantis dan mendebarkan tentang seorang wanita ambisius yang rela mengorbankan ikatan kekeluargaan serta pria yang dicntainya demi meraih kekuasaan. Wanita cantik dan cerdas ini adalah Tzu His, selr favorit seorang kaisar yang lemah, ibu sang Pewaris, wanita terakhir dan terbesar yang memerintah Cina. Ia adalah Sang Ratu Takhta Naga.&lt;u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Kisahnya dimulai pada tahun 1852 Masehi atau tahun 208 Manchu, pada zaman Dinasti Ch’ing yang Agung dari Manchu memerintah Cina. Menurut tradisi, setiap tahun putrid-putri keluarga Manchu dipanggil ke Istana untuk diteliti oleh Ibu Suri. Yang terpilih hanya sedikit, dan mereka yang beruntung diangkat menjadi selir-selir bagi sang Putra Langit. Mereka akan tinggal di dalam Kota Terlarang dan hidup dalam kemewahan.&lt;u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Orchid dan sepupunya, Sakota, termasuk di antara 60 orang gadis yang dipanggil ke istana Kaisar. Orchid adalah gadis yang sangat cantik, cerdas dan penuh semangat. Dia mempunyai kemauan yang kuat dan kekuatannya terpancar dari penguasaan diri di balik sikapnya yang nang. Sebenarnya Orchid sudah mempunyai kekasih bernama Jung Lu, pengawal gerbang Kota Terlarang, tetapi dia sudah membulatkan tekad untuk menjadi permaisuri sang Kaisar. Setiba di istana Kaisar, Orchid mengganti namanya menurut nama keluarganya, Yehonala. Dia terpilih sebagai salah satu selir Kaisar sementara Sakota – karena dia adalah adik kandung almarhum permaisuri – terpilih menjadi Permaisuri. &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Walaupun hanya terpilih sebagai satu dari sekian puluh selir sang Kaisar, Yehonala tidak berkecil hati. Tekadnya sudah bulat untuk mendapatkan perhatian Kaisar dan menjadi selir favoritnya. Untuk mempersiapkan dirinya, Yehonala yang cerdas mempelajari sastra, seni lukis dan seni musik. Menuruti pesan ibunya, Yehonala berbuat banyak kebaikan untuk mengambil hati Ibu Suri. Dia juga menjalin kerjasama dengan Li Lien-ying, kasim istana yang memberinya banyak informasi mengenai Kaisar. Kaisar terpesona pada Yehonala dan menjadikan dia selir favoritnya.&lt;u1:p&gt;  &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Tapi rencana Yehonala tidak berhenti sampai di situ, dia ingin mendapatkan lebih dari sekadar selir. Kesempatan akhirnya datang ketika sang Permaisuri ‘hanya’ melahirkan anak perempuan sementara Yehonala melahirkan anak lelaki, sang Pewaris Takhta Naga. Hanya Sakota yang mengetahui bahwa putra yang dilahirkan Yehonala sebenarnya adalah anak hasil hubungan gelapnya dengan Jung Lu, pria yang sebenarnya dicintai Yehonala. Dengan lihai Yehonala memaksa Sakota berjanji untuk melindungi putranya dan juga rahasia mereka. Sebagai ibu sang Pewaris, kaisar menaikkan status Yehonala sebagai Permaisuri, tetapi untuk mengindarkan kekisruhan karena adanya dua orang Permaisuri maka Sakota diberi gelar Tzu An (Ratu Istana Timur) sedangkan Yehonala diberi gelar Tzu Shi (Ratu Istana Barat). Maka tercapailah sudah keinginan Yehonala atau Tzu Hsi menjadi Permaisuri Kaisar Hsien Feng. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:p&gt;  &lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Walaupun demikian, dalam posisinya sekarang Tzu Hsi merasa semakin kesepian. Kesepian itu membebani hatinya karena ia sadar bahwa ia kini dicintai bukan karena dirinya tetapi karena apa yang dapat diperbuatnya dan apa yang dapat diberikannya pada orang-orang di sekelilingnya. Hanya ada satu orang yang selalu setia dan dipercayainya, lelaki yang selalu dicintainya walaupun tidak akan pernah bisa menjadi suaminya, Jung Lu. Tapi Tzu His bertekad untuk menaikkan derajat kekasihnya. Dan untuk melakukan itu ia sendiri harus naik ke puncak kekuasaan sehingga tidak seorangpun yang dapat membantahnya.&lt;u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Sementara itu, situasi kerajaan sedang tidak stabil. Sang Kaisar lemah, pegawai istana korup, para menteri dan pangeran menganggur, kas negara kosong, panen-panen gagal, dan rakyat sering ditimpa kelaparan. Gerombolan pemberontak terselubung ada di mana-mana. Orang-orang Cina bersekongkol untuk menggulingkan kekaisaran Manchu dan mengembalikan Dinasti Ming dari Cina Kuno. Invasi dari bangsa-bangsa barat juga mengancam keamanan negara. Portugis, Belanda, Inggris, Prancis, Jerman, dan Amerika, mempunyai misi yang sama untuk menguasai Cina untuk mendapatkan jalur perdagangan candu. Di tengah situasi yang gawat ini, Tzu Hsi menyadari bahwa dia tidak dapat bergantung pada Kaisar, dia harus mengandalkan cara-caranya sendiri untuk mengamankan takhta bagi putranya. Demikianlah Tzu Hsi memulai perjuangannya yang panjang untuk merebut masa depan bagi putranya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Sebagai langkah awal, Tzu Hsi minta diijinkan untuk hadir pada pertemuan Kaisar dan para Menteri, meskipun hanya mendengarkan di balik tirai Bangsal Takhta. Dengan kecerdasannya Tzu Hsi membantu Kaisar membuat keputusan-keputusan penting berkaitan dengan kondisi negara. Untuk memperkuat kedudukannya Tzu Hsi bersekutu dengan Pangeran Kung, adik Kaisar dan An Teh-hai, Kasim Kepala yang banyak memegang rahasia penting di dalam istana. Sementara itu di dalam istana, Tzu Hsi harus berjuang menghadapai kelompok yang bersekongkol untuk menyingkirkan dirinya dari kekaisaran. Tetapi berkat bantuan para sekutunya Tzu Hsi berhasil membongkar persekongkolan itu dan menghukum ‘tiga serangkai’ penghianat kekaisaran itu: Penasihat Agung Su Shun dan dua orang adik Kaisar, Pangeran Yi dan Pangeran Cheng.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:p&gt;  &lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Invasi negara barat, terutama Inggris semakin mencemaskan. Walaupun Tzu Hsi memberikan banyak nasihat kepada Kaisar untuk mengatasi orang-orang barat itu, namun usaha itu hanya berhasil menciptakan perdamaian sementara. Ketika tentara Inggris menyerbu ibu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; dan membakar Istana Musim Panas, Kaisar akhirnya memutuskan untuk melakukan perjanjian damai. Perjanjian itu menyatakan bahwa perwakilan-perwakilan negara Barat akan di buka di Peking, kekaisaran harus membayar ribuan kilo emas sebagai ganti rugi biaya perang, pelabuhan-pelabuhan di Cina harus dibuka untuk berlabuhnya kapal-kapal dari negara Barat, dan para misionaris penyebar agama diizinkan pergi ke seluruh Cina untuk mengajarkan agama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:p&gt;  &lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Ketika Kaisar Hsien Feng wafat, putranya naik takhta sebagai Kaisar T’ung Chih……. Mengingat Kaisar baru masih bersusia &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; tahun, maka sesuai dengan perintah Kaisar sebelum meninggal dunia, Tzu Hsi dan Tzu An diangkat sebagai wali sampai Kaisar berusia 16 tahun. Demikianlah dimulai pemerintahan sang Kaisar kecil, tetapi semua tahu bahwa Ibu Suri-lah pemegang kekuasaan tertinggi. Saat itu, Tzu His berusia 26 tahun. Ibu Suri yang masih muda ini harus menanggung beban yang sangat berat di bahunya. Tetapi Tzu Hsi bertekad untuk membangun kekaisaran ini menjadi kuat dan kokoh sampai tiba waktunya diserahkan kepada putranya. Tzu Hsi bisa bersikap penuh pengampunan sehingga orang menyebutnya Ibu yang Penuh Kebajikan dan Suci, Kuan Yin yang Berwajah Lembut, tetapi ia juga bisa keras dan kejam laksana algojo.&lt;u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Dengan kekuasaan yang ada padanya sebagai Ibunda Kaisar, sudah tiba saatnya bagi Tzu Hsi untuk mengangkat derajat kekasihnya. Jung Lu diberikan jabatan sebagai Penasihat Agung. Li Lien-ying diangkat sebagai Kasim Kepala. Sementara Pangeran Kung yang banyak mengajarinya tentang ilmu pemerintahan diberi gelar Pangeran Penasihat Takhta. Untuk menghindari pergunjingan dan meredam gosip hubungan gelapnya dengan Jung Lu, Tzu Hsi memerintahkan Jung Lu menikah dengan Lady Mei, dayang kesayangannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:p&gt;  &lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Kondisi negara sangat memprihatinkan. Pemberontakan sedang berkobar dan negara terpecah menjadi dua. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:place&gt; pemberontak Cina yang disebut T’ai Ping mengobarkan perang di daerah selatan. Pimpinannya yang bernama Hung mengangkat dirinya sebagai Raja Langit dengan pusat pemerintahan di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:city&gt; Nanking yang merupakan ibu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; kekaisaran Dinasti Ming, dinasti kekaisaran Cina yang terakhir. Pemberontakan T’ai Ping akhirnya berhasil dipadamkan pada tahun 1865 Masehi setelah peperangan selama &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; belas tahun dan menelan korban jiwa sekitar 2o juta orang. Tokoh yang berjasa di balik kemenangan pasukan kekaisaran adalah Jendral Tseng Kuo Fan dan Mayor Gordon, seorang Inggris.&lt;u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Tzu Hsi berperan sebagai wali bagi putranya selama dua belas tahun. Selama itu pula ia telah berhasil memadamkan berbagai pemberontakan dan mengadakan perdamaian dengan negara-negara Barat. Sekarang putranya, Kaisar T’ung Chih, dapat memerintah dengan aman dan tenteran. Sayangnya, masa pemerintahan Kaisar T’ung Chih tidak berlangsung lama. Ia wafat dalam usia muda karena penyakit cacar dan Permaisurinnya, Alete, bunuh diri dengan minum candu.&lt;u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Tzu Hsi kembali lagi ke tampuk kekaisaran sebagai Maharani, tetapi ia harus segera menentukan Kaisar baru. Maka dipilihlah keponakannya yang baru berusia 9 tahun, putra dari adik perempuannya yang menikah dengan Pangeran Ch’un, adik kandung Kaisar Hsien Feng. Tzu Hsi akan menjadi wali bagi sang Kaisar Muda. Pada tahun yang sama, terjadi pertentangan antara Tsu Hsi dan Tzu An yang berakhir dengan meninggalnya Tzu An karena penyakit yang misterius. Perselisihan paham pun terjadi antara Tzu Hsi dan Pangeran Kung, yang berakhir dengan dicopotnya sang Pangeran dari semua jabatan kenegaraannya dan diangkatlah Pangeran Ch’un sebagai penggantinya. Selama tujuh tahun Maharani Tzu Hsi memerintah dengan aman. Tahun-tahun pemerintahannya itu sungguh masa yang sangat baik. Pangeran dan menteri mentaati perintah Maharani, kehendak rakyat diperhatikan, tidak pernah lagi terjadi bencana banjir atau kekeringan, hasil panen melimpah ruah. Di seluruh penjuru negeri tidak ada perang karena Tzu Hsi memerintah dengan tangan besi. Ia adalah tirani yang absolute, tetapi sekaligus pemurah.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Masalah kembali muncul ketika Jepang menyerbu Cina dan memaksa Kaisar mendatangani perjanjian yang sebenarnya merugikan Cina. Sementara di dalam negeri, terjadi persekongkolan antara Kaisar muda dengan orang-orang Cina revolusioner yang ingin mengadakan perubahan. Untuk melaksanakan niatnya, mereka berencana mencopot kekuasaan Maharani dan merencanakan pembunuhan terhadapnya. Persekongkolan itu berhasil dibongkar dan digagalkan dengan bantuan Jung Lu dan Li Lien-ying. Maharani sangat kecewa dengan kemenakannya yang lemah dank keras kepala, lebih mendengarkan orang-orang Cina yang sebenarnya sedang bersekongkol untuk menggulingkan Dinasti Manchu. Sebagai hukumannya Kaisar dijadikan tawanan rumah dan hanya diijinkan muncul pada perayaa-perayaan khusus dengan penjagaan ketat. Dengan demikian, Maharani Tzu Hsi kembali memerintah kekaisaran.&lt;u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Maharani Tzu Hsi membuat sebuah pendekatan baru untuk mengambil hari orang-orang Barat. Pada perayaan ulang tahunnya Tzu Hsi mengundang para istri semua duta besar atau duta negara-negara Barat yang tinggal di ibukota untuk mewakili pemerintah mereka. Inilah pertama kalinya Maharani bertemu muka dengan orang-orang Barat. Pesta berlangsung delam kemegahan dan para wanita Barat itu dengan terang-terangan menyatakan kekagumannya kepada Maharani.&lt;u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Masalah lain yang harus diselesaikan Tzu Hsi adalah membersihkan kaum revolusioner Cina yang selalu merongrong Takhta Naga. Suatu hari, Kaisar berhasil melepaskan diri dari penjagaan para kasim pengawalnya dan melarikan diri bersama para pemberontak Cina yang membebaskannya. Tetapi pelarian tersebut berhasil digagalkan sehingga hukuman untuk Kaisar semakin diperberat. Sementara itu di beebrapa bagian negeri terjadi pembunuhan terhadap misionaris-misionaris Barat. Hal ini membuat negara-negara Barat yang kehilangan para misionarisnya menjadi marah dan mengancam akan menyerang jika tidak diberikan ganti rugi secukupnya. Rusia, Inggris, Prancis, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jerman&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Portugal&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, Berlgia, dan Italia menuntut tanah konsesi sebagai ganti rugi. Di bagian lain, pasukan Jepang sedang bersiap-siap untuk merebut Provinsi Fukien yang kaya. Maharani Tzu Hsi merasa saat ini seluruh dunia seperti sedang bergerak memusuhinya. Pangeran Tuan, penasihat kekaisaran menganjurkan taktik adu domba dengan memanfaat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; kemarahan orang Cina terhadap orang Barat dan memanfaatkan gerombolan- gerombolan rahasia yang sudah bersumpah untuk menngusir orang-orang Barat. Akan tetapi, Jung Lu, tidak menyetujui ide tersebut. Menurutnya, adalah tidak mungkin untuk melawan seluruh dunia saat ini. Hal yang paling bijaksana untuk dilakukan sekarang adalah berunding dan mengambil hati negara-negara Barat itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:p&gt;  &lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Tentara barat bergerak semakin mendekati ibu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Jung Lu berpendapat lebih baik mengijinkan para duta negara barat dan keluarga serta warga negara barat lainnya meninggalkan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, dengan demikian tentara mereka juga akan mengikuti mereka. Tetapi Maharani Tzu Hsi memutuskan untuk mendengarkan saran para penasehatnya dan mengumumkan perang. Ia juga memerintahka untuk menghancurkan semua kedutaan-kedutaan barat dan membunuh orang-orang Barat yang ada di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Pangeran Tuan mengerahkan gerombolan Boxer untuk melakukan serangan. Keadaan ibukota menjadi genting. Orang-orang barat tetap bertahan di kedutaannya mbarat-mbarat sambil menunggu kedatangan tentara mereka. Gerombolan boxer semakin mengganas, mereka melakukan pembunuhan massal terhadap orang-orang Kristen dan Cina.&lt;u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Tentara-tentara Barat akhirnya berhasil merebut ibukota dan menghancurkan gerombolan Boxer. Maharani Tzu Hsi harus mengungsi ke provinsi T’ai Yuan sementara Jung Lu berusaha untuk merundingkan perdamaian dengan negara-negara Barat. Hanya ada satu jalan agar untuk menyelamatkan Takhta. Maharani harus kembali ke ibukota untuk menyerah dan menghukum mati Pangeran Tuan yang dituding negara-negara Barat sebagai biang keladi semua kekejaman yang terjadi.&lt;u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Jung Lu wafat setelah mengantarkan kembali Maharani yang dicintainya kembali ke ibukota. Tzu Hsi dilanda kesedihan yang mendalam atas kematian Jung Lu. Setelah bertahun-tahun bersama, hubungan keduanya bahkan lebih dekat daripada suami istri. Karena secaar fisik mereka tidak dapat bersatu, maka pikiran mereka saling bertaut, hati mereka menyatu dalam setiap perasaan, dan masing-masing mengenal satu sama lain sebagai cintanya yang sejati.&lt;u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Setelah kematian Jung Lu, hidup Maharani benar-benar berubah. Dia bertekad untuk mengubah kekalahannya menjadi kemenangan. Maharani mendorong kaum muda Cina untuk pergi ke luar negeri guna mempelajari keterampilan dan ilmu pengetahuan Barat. Dia juga mengirim menteri-menteri terbaiknya untuk pergi ke negara-negara Barat dan mempelajari tata pemerintahan yang terbaik yang dapat membuat rakyat hidup tenteram dan makmur. Maharani tidak mempedulikan orang-orang yang mencemooh kebijakannya. Setelah masa berkabung untuk Jung Lu selesai, Maharani mengundang semua utusan negara Barat beserta keluarganya untuk menghadiri pesta besar merayakan Tahun Baru. Di hadapan para duta dari negara Barat itu, untuk pertama kalinya Maharani menyapa mereka semua dalam bahasa Inggris. Perayaan Tahun Baru ini telah berhasil menjalin persahabatan antara Cina dengan negara-negara Barat.&lt;u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Maharani menyadari bahwa masa-masa kehidupannya akan segera berakhir. Karena itu dia harus segera mempersiapkan sang Pewaris. Seorang anak kecil yang akan dipersiapkannya menjadi Kaisar masa depan dan Maharani akan memanggil guru-guru dari Barat untuk mengajarinya. Tetapi anak yang mana?&lt;u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Maharani teringat bahwa anak perempuan Jung Lu yang menikah dengan Pangeran Ch’un baru saja melahirkan anak laki-laki. Ia akan menetapkan anak itu sebagai sang Pewaris. Hal ini bahkan akan mengangkat kekasihnya ke Takhta Naga! Inilah niatnya, dan langit harus setuju. Tetapi ia harus merahasiakan hal ini sampai tiba saatnya mengumumkan sang Pewaris setelah Kaisar wafat. Sementara itu, Maharani akan menunggu dengan sabar sampai saat itu tiba.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-4738373902356300131?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/4738373902356300131/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=4738373902356300131' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/4738373902356300131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/4738373902356300131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/maharani-imperial-woman.html' title='Maharani -  The Imperial Woman'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqnHtAMpR7I/AAAAAAAAARQ/JmQER0N9cqw/s72-c/maharani.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-208034102473078416</id><published>2007-07-27T02:19:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:29.496-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Asia Selatan'/><title type='text'>Mandala</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rqm80wMpR6I/AAAAAAAAARI/Yt5EVJVMI0g/s1600-h/mandala.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rqm80wMpR6I/AAAAAAAAARI/Yt5EVJVMI0g/s320/mandala.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091808468196214690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;Judul Buku : Mandala&lt;br /&gt;Pengarang : &lt;st1:place st="on"&gt;Pearl&lt;/st1:place&gt; S. Buck&lt;br /&gt;Penerjemah : Indri K. Hidayat&lt;br /&gt;Penerbit : Gramedia Pustaka Utama&lt;br /&gt;Tebal : 4800 halaman&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Jagat adalah Maharaja Kerajaan Amarpur. Dia memiliki seorang istri cantik bernama Moti dan dikaruniai sepasang anak lelaki dan perempuan : Jai dan Veera. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Jagat adalah raja yang berpikiran maju dan modern. Dia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memiliki impian besar untuk kemajuan negara, rakyat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan juga keluarganya. Sejak tahun 1947, setelah berdirinya Negara &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;India&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; yang merdeka, raja-raja di India tidak lagi mempunyai kekuasaan apapun selain gelar. Penghasilan sebagai raja yang sebagian bersar didapat dari pajak atas tanah dipotong sebagian oleh pemerintah. Akibatnya, banyak raja-raja &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;India&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; yang membuat usaha-usaha lain untuk mempertahankan kesejahteraan hidup keluarga dan rakyat di derahnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Walau tak seluas sebelumnya, Jagat masih menguasai beberapa bidang tanah. Ia pun masih merasa perlu mengawasi pengelolaan tanah-tanahnya, terutama karena sekarang begtu berkurang hasilnya. Sungguh, Jagat merasa sedang berada dalam situasi aneh yang saling bertentangan. Ia menyetujui pencabutan kekuasaan raja-raja, tetapi masih merindukan hak-hak istimewa bagi dirinya dan keluarganya. Tugas itu semakin berat ia rasakan karena rakyat masih memperlakukannya sebagai penguasa mereka. Mereka masih selalu datang meminta nasihatnya secara pribadi setelah bermusyawarah dengan pengurus kampung yang dbentuk oleh pemerintah &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;India&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; yang baru. Meskipun penghasilannya sebagai raja banyak berkurang, tetapi tugas-tugas warisan keluarganya tidak berkurang. Istana-istana masih harus dipelihara, kewajiban menyenggarakan upacara-upacara keagamaan, memberi tunjangan bagi sekelompok orang yang masih dianggap kerabat kerajaan dan membiayai banyak pelayan yang bekerja di istana-istananya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Demi mengatasi masalah keuangan yang dihadapinya, Jagat mempunyai ide untuk memugar salah satu istana danaunya yang terbuat dari pualam menjadi sebuah hotel mewah bagi para wisatawan dari Amerika dan Eropa. Untuk mewujudkan rencananya, Jagat mempekerjakan ahli perhotelan dari Amerika, Bert Osgood. Renovasi Istana Danau menjadi hotel mewah bukan hal yang mudah karena Jagat dan Osgood harus mentoleransi beberapa kebiasaan setempat yang tidak sesuai dengan prinsip hotel mewah bertaraf internasional tapi sudah dipraktekkan sejak beratus-ratus tahun lampau. Misalnya, buaya-buaya yang dipelihara di danau, burung-burung yang bersarang di , ular kobra yang, perempuan desa yang dengan mencuci di pinggiran danau. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Jagat pun masih harus berhadapan dengan masalah lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Putranya, Jai, memutuskan menunda pendidikannay di universitas untuk bergabung dengan ketentaraan dan ikut berjuang mempertahankan daerah perbatasan dari serbuan tentara Cina. Putrinya, Veera, menolak dinikahkan dengan Raj, putra Maharaja Limbdi dan malah jatuh cinta pada Bert Osgood. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Ketika mendapat kabar Jay gugur di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;medan&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; perang, Jagat dan Moti dilanda kesedihan yang amat dalam. Moti yang tidak dapat menerima kenyataan putra kesayangannya telah gugur, mendesak Jagat untuk pergi ke daerah pertempuran di Ladakh untuk mencari informasi tentang putra mereka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Perkawinan mereka pun goyah, karena mskipun selama bertahun-tahun mereka tampil sebagai pasangan harmonis, kesedihan akibat kehilangan putra mereka membuat Jagat dan Moti sadar bahwa selama ini mereka tak pernah saling mencintai. Di tengan-tengah kegalauan ini Jagat bertemu dengan Brooke Westley, perempuan muda Amerika yang telah lama menantikan dirinya, sementara Moti jatuh cinta kepada Pastor Francis Paul, misionaris Katolik yang menjadi guru spiritualnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Betapa kecewanya Moti, ketika ia menyatakan perasaanya pada Pastor Francis Paul, misionaris tersebut, walau tak menampik bahwa dirinya juga mencintai Moti, menyadarkannya bahwa situasi mereka sangat berbeda dan betapa tak mungkinnya bagi mereka untuk bersatu. Sementara itu, Brooke pun menyadari bahwa sekalipun dia dan Jagat saling mencintai, walaupun Brooke merasa cukup puas hanya dengan berada di dekat Jagat, tetapi Jagat mempunyai kewajiban yang lebih besar lagi. Dan Brooke tidak ingin menghancurkan kehidupan keluarga Jagat dan merusak citranya sebagai pemimpin yang baik dan dihormati di mata rakyatnya. Setelah melalui perenungan panjang, akhirnya Brooke memutuskan bahwa yang terbaik adalah meninggalkan Jagat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Sebelum pergi meninggalkan &lt;st1:country-region st="on"&gt;India&lt;/st1:country-region&gt;, Brooke telah memberikan tanda untuk membantu Jagat mencari seorang bayi laki-laki yang merupakan reinkarnasi putranya, seperti yang pernah diramalkan seorang Lama (pendeta Budha) &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Tibet&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-208034102473078416?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/208034102473078416/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=208034102473078416' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/208034102473078416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/208034102473078416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/mandala.html' title='Mandala'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rqm80wMpR6I/AAAAAAAAARI/Yt5EVJVMI0g/s72-c/mandala.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-488064394846843900</id><published>2007-07-27T02:11:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:29.676-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Asia Selatan'/><title type='text'>Atas Nama Kehormatan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rqm3KAMpR5I/AAAAAAAAARA/J-dOjcd9gHY/s1600-h/in_the_name_of_honor.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rqm3KAMpR5I/AAAAAAAAARA/J-dOjcd9gHY/s320/in_the_name_of_honor.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091802236198668178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 12pt;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="BLOGGER_PHOTO_ID_5067857694236115026" spid="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" alt="" href="http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RlSluOUsgFI/AAAAAAAAAJg/0LYYffJTkRY/s1600-h/in_the_name_of_honor.jpg" style="'position:absolute;margin-left:0;margin-top:0;width:45.8pt;height:73.85pt;" wrapcoords="-270 0 -270 21433 21600 21433 21600 0 -270 0" button="t"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ERNI~1.ICM\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.jpg" href="http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RlSluOUsgFI/AAAAAAAAAJg/0LYYffJTkRY/s320/in_the_name_of_honor.jpg"&gt;  &lt;w:wrap type="tight"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;Judul Asli : In The Name of Honor&lt;br /&gt;Penulis : Mukhtar Mai&lt;br /&gt;Penerbit : Alvabet&lt;br /&gt;Tebal : 204 halaman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Mukhtar Mai adalah seorang perempuan petani miskin &lt;st1:country-region st="on"&gt;Pakistan&lt;/st1:country-region&gt; yang tinggal di sebuah desa kecil di bagian selatan Punjab yang berdekatan dengan perbatasan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;India&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. Meskipun Mukhtar Mai buta huruf dan tampak lemah, tetapi dia adalah seorang perempuan pemberani. Dia menjadi perempuan pertama di negaranya yang berhasil merebut kembali kehormatannya dengan cara menyerang balik tradisi barbar yang hampir saja merenggut nyawanya.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Untuk pertama kalinya, Mukhtar Mai menuangkan pengalaman pahitnya dalam buku yang sangat menyentuh hati. Sebuah kisah mengenai penderitaan dan kehinaan yang mendalam, juga keberanian dan keyakinan yang besar.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Pada 22 Juni 2002, Mukhtar Mai dijatuhi hukuman oleh Dewan Adat di desanya dengan cara diperkosa beramai-ramai. Dengan dipegangi oleh empat orang pria, ia ditelanjangi dan diperkosa secara massal. Tak hanya itu, ia pun dipermalukan di depan umum. Di hadapan tiga ratusan penduduk desa, perempuan berjilbab ini diperintah berjalan pulang dalam keadaan telanjang.Hukuman tersebut ditimpakan kepada Mai untuk ‘membayar’ tindak kejahatan tanpa bukti yang dituduhkan kepada adik laki-lakinya, Abdul Syakur (12 tahun).&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Syakur didakwa mempunyai hubungan dengan seorang gadis berusia 20 tahun dari klan Mastoi yang mempunyai status sosial lebih tinggi. Hal ini membuat malu dan marah keluarga dari klan Mastoi. Belakangan terungkap di pengadilan bahwa kejahatan yang dituduhkan kepada Syakur oleh klan Mastoi adalah untuk menutupi tindak kekerasan seksual (sodomi) yang dilakukan beberapa pemuda dari klan Mastoi terhadap Syakur.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Banyak orang di desanya yang menduga Mai akan bunuh diri sesudah peristiwa tragis tersebut, seperti yang dilakukan oleh banyak korban pemerkosaan lainnya. Tetapi tidak sedikit juga yang mendukung Mai untuk tetap berjuang mendapatkan keadilan.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Mukhtar Mai menolak untuk menyerah. Sebaliknya dia berjuang selama 3 tahun dalam pertarungan hukum melawan para pemerkosanya. Dari uang hasil kompensasi yang didapatnya, Mai membangun sekolah bagi anak-anak perempuan, sekolah yang pertama kali didirikan didesanya.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Saat ini dia menjadi salah satu pejuang hak-hak perempuan. Mukhtar Mai adalah termasuk satu dari 100 tokoh paling berpengaruh versi Majalah TIME tahun 2006.  &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-488064394846843900?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/488064394846843900/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=488064394846843900' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/488064394846843900'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/488064394846843900'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/atas-nama-kehormatan.html' title='Atas Nama Kehormatan'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/Rqm3KAMpR5I/AAAAAAAAARA/J-dOjcd9gHY/s72-c/in_the_name_of_honor.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-3090741754712286303</id><published>2007-07-27T01:26:00.001-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:29.896-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Asia Timur'/><title type='text'>Bunga Salju</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmsowMpR4I/AAAAAAAAAQ4/SX5-KZHfze0/s1600-h/snow%2Bflower.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 83px; height: 138px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmsowMpR4I/AAAAAAAAAQ4/SX5-KZHfze0/s320/snow%2Bflower.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091790669851740034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;Judul Asli : Snow Flower and The Secret Fan&lt;br /&gt;Pengarang : Lisa See&lt;br /&gt;Penerjemah : A. Rahartati Bambang Haryo&lt;br /&gt;Penerbit : Qanita&lt;br /&gt;Tebal : 556 halaman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=""&gt;Kedekatanmu kepadaku sedekat hati dalam diriku.&lt;br /&gt;Masa depan kita saling bertautan.&lt;br /&gt;Kita seperti sebuah jembatan di atas sungai yang lebar.&lt;br /&gt;Kita berjalan berdampingan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Snow Flower adalah sebuah kisah yang lmengharukan tentang persahabatan sejati dengan latar belakang budaya Cina di awal abad ke 19.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Kisahnya bermula dari Lily, seorang wanita cina berusia berusia 80 tahun, yang merefleksikan kembali kisah kehidupan masa kecil hingga dewasanya. Seperti umumnya perempuan cina pada masa itu, proses inisiasi sebagai wanita dewasa dimulai dengan tradisi pengikatan kaki. Keberhasilan proses pengikatan kaki ini akan menentukan keberuntungan dan masa depannya. Dengan bentuk kaki seperti bunga lotus suci yang indah, seorang perempuan diyakini akan mendapatkan suami yang baik dan melahirkan banyak anak laki-laki. Akan tetapi mendapatkan bentuk lotus suci bukan perkara mudah.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Dalam novel ini, Lily menceritakan penderitaan hebat yang dialaminya selama menjalani proses pengikatan kaki. Selama proses itu pula, Lily harus mempelajari berbagai keterampilan kewanitaan sebagai persiapan untuk menikah. Inilah awal perkenalan Lily dengan ‘nushu’, yang merupakan tulisan rahasia yang digunakan para perempuan di daerah terpencil di selatan Provinsi &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;Hunan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; untuk saling berkomunikasi. Nushu dianggap sebagai satu-satunya bahasa tulisan di dunia yang secara khusus diciptakan oleh wanita untuk keperluan mereka sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Nushu dapat ditulis dengan kuas dan tinta di atas kertas atau kipas, dan dapat dibordir pada saputangan atau ditenun menjadi kain. Nushu digunakan para perempuan untuk menulis &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, puisi, doa kepada para dewa, pelajaran tentang tugas-tugas rumah tangga dan cerita-cerita lain. Namun, dua aturan utamanya tidak boleh dilanggar : kaum lelaki tidak boleh tahu bahwa benda itu ada, dan mereka tidak boleh menyentuh nushu dalam segala bentuknya.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Pada masa itu, umumnya para gadis dari desa yang sama mempunyai beberapa ‘saudara perempuan sejati’. Persaudaraan sejati ini berlangsung sejak saat pengikatan kaki dan berakhir pada saat mereka menikah. Akan tetapi, karena bentuk kakinya yang sempurna, Lili mendapatkan keberuntungan untuk memiliki seorang ‘laotong’ atau kembaran sehati. Berbeda dengan persaudaraan sejati, ikatan laotong melibatkan dua orang gadis dari desa berbeda dan berlangsung seumur hidup. Ikatan laotong bahkan lebih kuat dari pernikahan.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Lily mendapatkan seorang laotong bernama Bunga Salju. Lily dan Bunga Salju lahir pada tahun, hari dan jam yang sama, dan yang terpenting kaki mereka diikat pada hari yang sama. Komunikasi antara Lily dan Bunga Salju dilakukan dengan saling berkirim nushu yang ditulis pada sebuah kipas sebelum akhirnya mereka bertemu dan beranji untuk saling mengunjungi. Persahabatan dan kasih sayang di antara mereka berkembang semakin erat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Ketika Lily dan Bunga Salju menikah dan tinggal di desa yang jaraknya berjauhan, mereka tetap menyatu dalam ikatan sebuah kipas sutra berhias nushu yang bercerita tentang kehidupan, harapan, janji-janji, dan penghiburan. Akan tetapi, nushu juga yang kemudian mencerai-beraikan dua hati. Akibat sebuah kesalahpahaman dalam membaca aksara nushu yang dikirmkan kembaran sehatinya, Lily memendam kemarahan kepada Bunga Salju, sementara Bunga Salju pun menderita karena kasih sayangnya terbentur kekerasan hati Lily.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dan ketika kebenaran terungkap, Lily didera penyesalan akibat salah mengartikan pesan kasih sayang kembaran sehatinya yang membuat keduanya menderita selama bertahun-tahun. Masih adakah waktu bagi Lily untuk menebus kesalahannya dan memperbaiki ‘ikatan laotong’-nya dengan Bunga Salju?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam novel ini kita akan melihat kebesaran cinta seorang perempuan (Bunga Salju) kepada &lt;i&gt;‘kembaran sehatinya’&lt;/i&gt; (Lily). Novel ini buat aku sangat mengesankan karena selain kisah persahabatan yang mengharukan antara Lily dan Bunga Salju, penulisnya juga memberikan gambaran jelas tentang kehidupan perempuan Cina di abad ke-19 yang terikat dengan berbagai tradisi. Dan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;gaya&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; bercerita serta detail-detail novel ini begitu hidup sehingga kita seperti berada dan melihat langsung kehidupan perempuan Cina di masa itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-3090741754712286303?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/3090741754712286303/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=3090741754712286303' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/3090741754712286303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/3090741754712286303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/bunga-salju.html' title='Bunga Salju'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmsowMpR4I/AAAAAAAAAQ4/SX5-KZHfze0/s72-c/snow%2Bflower.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-591156543121594555</id><published>2007-07-27T01:22:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:30.108-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Asia Selatan'/><title type='text'>Perempuan Suci</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmrjgMpR3I/AAAAAAAAAQw/87hZqPqfR9g/s1600-h/perempuan%2Bsuci.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 131px; height: 208px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmrjgMpR3I/AAAAAAAAAQw/87hZqPqfR9g/s320/perempuan%2Bsuci.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091789480145799026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;            &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;Judul asli : The Holy Woman&lt;br /&gt;Pengarang : Qaisra Shahraz&lt;br /&gt;Penerjemah : Anton Kurnia dan Atta Verin&lt;br /&gt;Penerbit : Mizan&lt;br /&gt;Tebal : 517 halam&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;an&lt;br /&gt;Penghargaan : Jubilee Award 2002&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=""&gt;Kisah yang mengharukan tentang perjuangan perempuan untuk tidak hanya mendapatkan cinta tetapi juga mempertahankan harga dirinya sebagai manusia.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Tokoh utama dalam kisah ini adalah Zarri Bano, seorang perempuan muda cantik, putri Habib Khan, seorang tuan tanah di desa &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Sindh&lt;/st1:city&gt;, &lt;st1:country-region st="on"&gt;Pakistan&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. Satu hal yang merisaukan adalah, sampai usianya yang ke-27 Zarri Bano belum juga menikah. Berkali-kali ia menolak lamaran pria yang datang meminangnya sebagai istri. karena semua tidak sesuai dengan kriteria lelaki idamannya.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Dalam sebuah pesta&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt; rakyat, Zarri Bano bertemu dengan Sikander Din, seorang pengusaha muda tampan yang berasal dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Karachi&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Perjumpaan itu menumbuhkan cinta pada pandangan pertama bagi keduanya. Zarri Bano menemukan tipe lelaki idamannya dalam diri Sikander, seseorang yang secara intelektual dapat mengimbangi pemikirannya dan secara emosional membuat Zarri Bano merasa nyaman berada bersamanya. Keduanya saling jatuh cinta dan memutuskan untuk menikah.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Sebelum pernikahan, atas ijin ibunya walaupun ditentang oleh kakek dan ayahnya, Zarri Bano pergi ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Karachi&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; untuk tinggal bersama dengan keluarga Sikander Din. Ini adalah hal yang dianggap tidak lazim bagi orang-orang di desanya. Bahkan kakek&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;nya menganggap Zarri telah melakukan sesuatu yang merendahkan harga dirinya dan martabat keluarga.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Sebuah tragedi yang menimpa keluarga Zarri Bano menghancurkan impian pasangan muda yang tengah dilanda cinta ini. Adik lelaki Zarri, Jafar Khan, anak lelaki satu-satunya dalam keluarga, meninggal dalam sebuah kecelakaan berkuda. Tragedi ini membawa duka yang mendalam bagi seluruh keluarga, terutama ayah Zarri. Habib Khan terpuruk dalam dilemma : siapa yang akan menjadi pewarisnya dan mengurusi semua hartanya? Kedua anaknya yang lain adal&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;ah perempuan, Zarri dan Ruby, adiknya.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Habib Khan teringat sebuah tradisi kuno yang umurnya sudah berabad-abad, khususnya dalam sebuah keluarga yang tidak mempunyai anak lelaki, yaitu menjadikan anak perempuan tertua-nya sebagai “Perempuan Suci”.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Qaisra, sang penulis, sengaja menciptakan sendiri sebuah istilah khusus untuk perempuan suci ini : Shahzadi Ibadat. Seorang Shahza&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;di Ibadat akan mengabdikan seluruh hidupnya hanya untuk melakukan kegiatan keagamaan sehingga ia bagaikan menikahi Al-Qur’an. Ia juga wajib mengenakan burqa, jilbab panjang yang menutupi seluruh tubuh. Dan atas semua pengorbanannya ini, ia akan mewarisi seluruh kekayaan keluarganya. Nah, karena peran yang kedua inilah, kemudian muncul sinisme di dalam novel, bahwa sebenarnya tujuan utama tradisi ini adalah untuk mempertahankan tanah dan harta warisan keluarga agar tidak berpindah ke calon suami sang perempuan, dan bukan demi keagungan Al-Qur’an itu sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Ayah Zarri yang sejak awal tidak menyukai kedekatan antara Zarri dan Sikander, memutuskan untuk menetapkan Zarri sebagai pewarisnya dengan menjadikan Zarri sebagai Perempuan Suci/Shahzadi Ibadat. Hal ini hanya berarti satu hal : Zarri Bano ti&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;dak boleh menikah dengan seorangpun karena dia akan 'dinikahkan' dengan Al-Quran dan mengabdikan hidupnya bagi agama, keluarga dan masyarakatnya. Zarri Bano, seorang gadis yang berpendidikan tinggi, berpikiran modern dan bebas, tidak berdaya menghadapi tradisi dan tunduk pada keputusan ayahnya.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Segera sesudah masa berkabung terhadap kematian adiknya, dimulailah upacara menetapkan Zarri sebagai Perempuan Suci/Shahzadi Ibadat, saat Zarri Bano bersumpah untuk hanya setia pada Al-Quran. Pada upacara ‘pernikahan’-nya tersebut, Zarri Bano sengaja berdandan layaknya seorang pengantin, lengkap dengan semua perhiasannya, dan ke&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;mudian sebagai bentuk pemberontakannya Zarri memotong rambutnya dan dalam balutan burqa hitam dia bergabung dalam perayaan bersama keluarganya. Tindakan ini tentu saja membuat shock keluarganya.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Setelah kejadian itu, Zarri Bano semakin terasing dari keluarganya, khususnya dari sang ayah. Sementara Sikander sendiri, kecewa karena gagal menikah dengan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Zarri Bano&lt;/st1:city&gt;,  &lt;st1:state st="on"&gt;ia&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; akhirnya menikahi Ruby, adik Zarri. Dengan pernikahan ini, Sikander dan Zarri akan tetap tinggal berdekatan walau dalam bentuk hubungan yang berbeda. Zarri belajar untuk &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;bertahan dan mengubur dalam-dalam perasaannya pada Sikander. Semua kesedihan, amarah, dan pergulatan batin Zarri tersembunyi rapi di balik burqa hitam yang membungkus tubuhnya, dan membatasinya dengan dunia luar.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Zarri kemudian menemukan ketenangan bathin melalui kegiatan agama. Zarri pun semakin giat mempelajari agama. Dia pergi ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Cairo&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; untuk belajar tentang Islam. Dia juga mengunjungi banyak negara, termasuk India dan Inggris untuk mengajar agama dan membawa lebih banyak perempuan muslim semakin dekat pada ajaran Al-Quran.Selain itu, Za&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;rri semakin menyadari bahwa bila ia menjadi seorang istri dan ibu, ia akan selalu berada di bawah bayang-bayang suaminya, tetapi sebagai Shahzadi Ibadat ia bisa menjadi seseorang yang mempunyai martabat penuh sebagai manusia.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Hingga suatu ketika, sang Ayah melepaskan sumpahnya terhadap Zarri sebagai Perempuan Suci. Namun, tak lama berselang, Habib Khan tewas bersama Ruby, putrinya, di tengah perjalanan ibadah keluarga di Tanah Suci. Ruby suami dan putranya, &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Haris, yang masih kecil dan membutuhkan pengasuhan. Sikander sekali lagi menawarkan pernikahan pada Zarri. Tawaran ini membawa Zarri dalam dilema, di satu sisi dia menyadari masih adanya perasaan cinta pada Sikander, sementara kedudukannya sebagai Shahzadi Ibadat menghalanginya untuk menerima tawaran itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Bagaimana akhir kisah&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt; cinta Zarri Bano dan Sikander? Akankah Zarri menerima tawaran pernikahan dari Sikander yang masih selalu mencintainya? Baca saja bukunya ya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Selain kisah Zarri Banno, dalam buku ini diceritakan juga tentang Firdaus, seorang perempuan muda cantik yang berasal dari keluarga miskin. Ibu Firdaus adalah pelayan di rumah keluarga Zarri Bano sementara Firdaus yang pandai akhirnya menjadi kepala sekolah di desanya. Khawar, putra seorang tuan tanah, jatuh cinta kepada Firdaus dan ingin menikahinya. Tetapi keingingan Khawar ditentang ibunya yang tidak ingin mempunyai menantu dari status sosial yang lebih re&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;ndah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Melalui novelnya ini, Qaisra Shahraz seolah hendak menggugat nasib perempuan yang kerap dipojokkan oleh tradisi, budaya, dan agama. Kaum perempuan seolah tak berhak menentukan sendiri nasib di tengah-tengah dominasi kaum lelaki. Qaisra menceritakan dengan gamblang ketika cinta dipertentangkan dengan tradisi, dan martabat seorang manusia ditentukan berdasarkan jenis kelamin dan status sosialnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-591156543121594555?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/591156543121594555/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=591156543121594555' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/591156543121594555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/591156543121594555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/perempuan-suci.html' title='Perempuan Suci'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmrjgMpR3I/AAAAAAAAAQw/87hZqPqfR9g/s72-c/perempuan%2Bsuci.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-6538478121689101690</id><published>2007-07-26T23:15:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:30.386-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Asia Selatan'/><title type='text'>Samira dan Samir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmPPgMpR2I/AAAAAAAAAQo/N9K-2nmP_CA/s1600-h/samira_and_samir_book.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 98px; height: 151px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmPPgMpR2I/AAAAAAAAAQo/N9K-2nmP_CA/s320/samira_and_samir_book.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091758350222837602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;Pengarang : Siba Shakib&lt;br /&gt;Penerbit : Alvabet&lt;br /&gt;Tebal : 363 halaman&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=""&gt;Sebuah kisah luar biasa dan mengharukan tentang pergulatan bathin Samira, seorang perempuan muda Afganisthan, yang terjebak dalam dilema ketika harus menutupi identitasnya sebagai perempuan dan dituntut berperan sebagai Samir, seorang kuchi (lelaki gunung) sejati&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Pak Komandan, seorang pemimpin sebuah suku pegunungan di dataran tinggi Afganishtan, mengharapkan kelahiran anak laki-laki yang dapat melanjutkan kepemimpinannya. Betapa kecewanya Pak Komandan ketika istrinya, Daria, ternyata melahirkan anak perempuan. Pak Komandan merasa malu dan gagal menjadi lelaki sejati. Karena itu ia memutuskan untuk membesarkan anak perempuannya sebagai laki-laki. Maka tumbuhlah Samira sebagai Samir.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Rahasia ini hanya diketahui oleh Pak Komandan dan istrinya. Bahkan Samira pun menganggap dirinya sebagai ‘anak lelaki sejati’. Sampai suatu hari, Samira kecil begitu terkejut menyadari bahwa secara fisik dirinya berbeda dengan anak laki-laki lain karena tidak memiliki ‘tanda kejantanan’. Samira kecil sangat terkejut, ia ingin bertanya pada ayah dan ibunya tapi kata-kata tidak dapat keluar dari bibirnya. Sejak saat itu, Samira kecil menjadi bisu.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Pak Komandan melatih Samira kecil menjadi seorang prajurit. Ketika beranjak remaja, Samira lebih tinggi, lebih berani, menunggang kuda lebih cepat, menembak lebih cepat dan berkelahi lebih tangkas dibandingkan kebanyakan laki-laki lainnya. Samira adalah setengah laki-laki setengah perempuan, wajahnya yang rupawan membuat gadis-gadis bermimpi untuk menjadi kekasihnya. Masyarakat menyebutnya sebagai &lt;i&gt;“Samir si Bisu yang Cantik”&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Ketika Pak Komandan terbunuh dalam perang, Samira yang bisu begitu terguncang dan tiba-tiba mendapatkan kembali kemampuannya berbicara. Masyarakatnya menginginkan Samira menjadi pemimpin yang baru menggantikan ayahnya, tetapi usianya masih terlalu muda untuk tanggung jawab tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Suatu hari Samira dan ibunya terpaksa melarikan diri dari desa mereka setelah Samira membunuh 2 orang pemuda yang hendak memperkosa ibunya. Di desa yang baru, Samira tetap menyembunyikan identitasnya sebagai perempuan. Hal ini membuat Samira tersiksa dalam dilema, ia semakin menyadari keberadaannya sebagai perempuan tetapi dituntut harus menjadi laki-laki sejati. Ia harus menutupi semua tanda keperempuanannya, payudaranya tidak boleh tumbuh mekar dengan cara ditutupi, begitu juga kodrat perempuan remaja yang harus menjalani menstruasi. Samira dituntut menjadi Samir, seorang kuchi (lelaki gunung) sejati, pengganti ayahnya.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Sampai satu hari Samira bertemu dengan Bashir, teman satu sekolah yang setia menemaninya setiap hari. Seiring berjalannya waktu yang dihabiskan bersama, Samira menyadari bahwa dirinya jatuh cinta pada Bashir. Cinta seorang perempuan kepada seorang laki-laki. Tapi keadaan menjadi semakin rumit ketika Komandan Rashid, ayah Bashir, melamar Samira sebagai suami bagi anak perempuannya, Gol-Sar, yang diam-diam jatuh cinta kepada Samira. Tak ingin mengecewakan Komandan Rashid yang sudah dianggap seperti ayahnya, Samira menyetujui pertunangannya dengan Gol-Sar.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Samira dihadapkan apda dua pilihan memilukan : ia ingin menjadi istri Bashir, namun untuk itu ia harus mengungkapkan identitas aslinya sebagai perempuan yang berarti keluarganya akan menanggung aib karena berbohong pada masyarakat dan sebagai perempuan Samira tahu dia akan kehilangan kebebasannya. Samira memutuskan untuk mengikuti kata hatinya, mengakui identitasnya sebagai perempuan kepada Bashir. Samira dan Bashir menyadari rintangan dan resiko yang sangat besar menghadang cinta mereka. Tetapi mereka tidak ingin menyerah. Samira percaya adanya pilihan ketiga bagi mereka.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Jalan apa yang dipilih oleh Samira dan Bashir? Akhir dari kisah ini sungguh di luar dugaan tapi menunjukkan kecerdasan dan keteguhan hati dua orang anak manusia yang berjuang untuk cinta mereka.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Siba Shakib dengan cerdas berhasil menggambarkan pergulatan Samira sebagai Samir dalam bingkai tradisi yang menempatkan perempuan sebagai manusia kelas dua dan memberikan sebuah pilihan ketiga yang tak terduga bagi Samira untuk menjadi seorang manusia bebas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-6538478121689101690?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/6538478121689101690/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=6538478121689101690' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/6538478121689101690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/6538478121689101690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/samira-dan-samir.html' title='Samira dan Samir'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmPPgMpR2I/AAAAAAAAAQo/N9K-2nmP_CA/s72-c/samira_and_samir_book.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-8771652295494939148</id><published>2007-07-26T23:10:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:30.626-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Asia Selatan'/><title type='text'>The Guru of Love</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmMrQMpR1I/AAAAAAAAAQg/fH75zqxszok/s1600-h/the_guru-of_love.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 102px; height: 159px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmMrQMpR1I/AAAAAAAAAQg/fH75zqxszok/s320/the_guru-of_love.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091755528429324114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); font-weight: bold;"&gt;Pengarang : Samrat Upadhyay &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); font-weight: bold;"&gt;Penerjemah : Mahanani Putri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); font-weight: bold;"&gt;Penerbit : C Publishing&lt;br /&gt;Tebal : 488 halaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Ramchandara adalah seorang guru sederhana. Bersama istrinya, Goma, dan dua anak mereka, Sanu dan Rakesh, keluarga Ramchandra tinggal di sebuah rumah susun sederhana di kota Khatmandu, ibukota Nepal. Karena penghasilannya sebagai guru tidak dapat mencukupi semua kebutuhan hidup keluarga kecilnya dan untuk mewujudkan mimpi memiliki rumah sendiri, Ramchandra melakukan pekerjaan tambahan dengan memberi les privat matematika, khususnya bagi murid yang akan mengikuti Ujian Akhir.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Rumah tangga Ramchandra dan Goma berlangsung bahagia dalam kesederhanaan walaupun pernikahan mereka tidak pernah disetujui oleh orang tua Goma, yang merupakan keluarga kaya raya. Kehidupan Ramchandra dan Goma perlahan berubah seiring kehadiran Malati, gadis muda yang menjadi murid les matematika Ramchandra.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Malati adalah gadis yatim yang tinggal bersama ibu tirinya yang tidak pernah bersikap baik padanya. Ibu kandungnya sendiri pergi meninggalkannya demi laki-laki lain ketika Malati masih kecil. Dan kini, dalam usia yang sangat muda Malati harus mengalami kekecewaan cinta dan menerima tanggung jawab sebagai orang tua tunggal bagi bayi mungilnya. Laki-laki yang menjadi ayah bayinya meninggalkan Malati begitu saja ketika tahu Malati hamil. Malati mempunyai cita-cita untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi anaknya, karena itu ia berusaha keras untuk bisa lulus dalam ujian akhir SMA agar bisa mendapatkan pekerjaan yang baik. Tetapi karena merasa lemah dalam mata pelajaran matematika, Malati memberanikan diri untuk meminta diberikan les tambahan oleh Ramchandra, walaupun dia tidak punya cukup uang untuk membayar biayanya. Karena iba, Ramchandra memberikan keringanan pembayaran bagi Malati.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kecantikan Malati, kerapuhannya, kemiskinannya, dan kegigihannya untuk belajar secara perlahan memikat hati Ramchandra lebih dari yang diinginkannya. Ramchandra merasakan tumbuh rasa sayang di hatinya pada Malati. Walaupun berusaha untuk mengenyahkannya, Ramchandra tidak kuasa menahan daya tarik dan pesona Malati yang semakin memikat hatinya. Perasaan Ramchandra itu tampaknya mendapatkan respon yang sama dari Malati. Hubungan guru dan murid itupun secara perlahan berkembang menjadi sebuah hubungan cinta, yang berhasil disembunyikan dari Goma.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dihantui rasa bersalah, akhirnya Ramchandra memberitahukan hubungan cintanya dengan Malati kepada Goma. Mengetahui suaminya berselingkuh, Goma membawa 2 orang anaknya meninggalkan rumah dan tinggal bersama orang tuanya. Kesempatan itu memberikan Ramchandra ruang yang lebih luas untuk menjalin hubungan dengan Malati. Tapi, ketika Goma dan kedua anaknya tidak juga kembali ke rumah setelah berhari-hari, Ramchandra mulai merasakan kesunyian. Beberapa kali dia mencoba untuk mendatangi Goma dan memintanya untuk pulang tetapi Goma tetap tidak bergeming.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lalu pada suatu hari, Goma memutuskan bahwa sudah tiba waktunya untuk kembali ke rumah. Di hari yang sama ketika Goma dan anak-anaknya kembali ke rumah, Malati diusir dari rumah oleh ibu tirinya. Merasa putus asa karena tidak ada tempat berlindung bagi bayinya, Malati memberanikan diri mendatangi rumah Ramchandra. Kedatangan Malati membuat Ramchandra berada dalam dilema. Di satu sisi ia tidak bias membiarkan Malati dalam kesulitan tetapi dia juga tidak bisa mengijinkan Malati tinggal di rumahnya. Ramchandra memutuskan untuk memberikan uang secukupnya untuk membantu Malati. Akan tetapi, Goma, yang mendengar kesulitan yang dihadapi Malati mempunyai ide sebaliknya. Dia meminta Ramchandra membawa Malati untuk tinggal bersama di rumah sederhana mereka.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ramchandra menolak keras tawaran Goma karena hal itu tidak lazim dan akan membuat keluarga mereka dicerca oleh masyarakat sekitarnya. Tapi Goma hanya berkata, “Kamu menemukan sesuatu dalam dirinya yang tidak kau temukan di diriku. Kamu harus memutuskan sendiri apakah itu. Dan satu-satunya jalan utnuk jujur pada dirimu sendiri adalah dengan hidup bersamanya seperti layaknya sepasang suami istri.” Akhirnya Ramchandra mengalah pada usul istrinya lalu membawa Malati dan bayinya untuk tinggal bersama.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Selama beberapa minggu kemudian, rumah susun sederhana itu diliputi atmosfer kewajaran yang mencengangkan Ramchandra. Goma bersikap seolah-olah tidak ada sesuatu pun yang ganjil di rumah mereka. Rakesh, anak laki-laki Ramchandra, mulai memanggil Malati dengan sebutan kakak dan dia senang bermain-main dengan Rachana, bayi mungil Malati. Hanya Sanu, putri Ramchandra yang acuh tak acuh dan menjaga jarak dari ayahnya dan Malati.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Goma memberikan kamar tidurnya bagi Ramchandra dan Malati sementara dia sendiri tidur dengan putrinya, Sanu. Baik Ramchandra maupun Malati merasa bersalah dengan kondisi. Ramchandra sendiri merasa terjebak diantara rasa bersalah kepada Goma dan hasratnya kepada Malati. Tetapi sikap Goma-lah yang paling membingungkan Ramchandra. Kesedihan yang semula meliputi wajahnya kini telah hilang dan dia mulai tertawa lagi. Goma bahkan menawarkan mereka sekeluarga pergi berdoa ke kuil untuk memohon keberhasilan ujian akhir Malati.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Di sela hari-hari ujian akhir, Ramchandra merasakan sikap Malati mulai berubah. Belakangan Ramchandra menangkap basah Malati berduaan bersama pria lain di sebuah taman. Ramchandra menjad marah karena Malati berbohong kepadanya. Malati berterus terang bahwa laki-laki itu adalah Amrit, ayah kandung bayinya, yang pernah meninggalkan Malati pada waktu ia sedang mengandung anaknya. Amrit kembali lagi untuk mengajak Malati hidup bersama dan membangun keluarga. Walaupun dia tidak sepenuhnya percaya kepada Amrit, tetapi Malati tahu bahwa anaknya membutuhkan seorang ayah yang akan memberikan status yang lebih jelas padanya di tengah-tengah masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ramchandra mulai memikirkan kembali tentang hubungan yang ada di antara dirinya dan Malati. Ketika akhirnya Malati meminta ijin Ramchandra untuk menikah dengan Amrit, walaupun marah dan kecewa dengan keputusan Malati, tetapi Ramchandra tahu dia tidak berhak menghalangi Malati.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pada saat masyarakat di sekitar mereka mengalami pergolakan politik yang hebat, ketiga tokoh utama, Ramchandra, Goma dan Malati, pun mengalami pergolakan batin yang tak kalah hebatnya. Cinta, kesetiaan, tradisi, dan ikatan keluarga menjadi hal-hal yang mau tak mau harus mereka temukan lagi maknanya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-8771652295494939148?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/8771652295494939148/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=8771652295494939148' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/8771652295494939148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/8771652295494939148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/guru-of-love.html' title='The Guru of Love'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmMrQMpR1I/AAAAAAAAAQg/fH75zqxszok/s72-c/the_guru-of_love.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-6506958438935014583</id><published>2007-07-26T23:04:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:30.918-08:00</updated><title type='text'>Gunung Kelima</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmLTwMpR0I/AAAAAAAAAQY/7LnRKy4P_FA/s1600-h/gunung+5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 124px; height: 187px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmLTwMpR0I/AAAAAAAAAQY/7LnRKy4P_FA/s320/gunung+5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091754025190770498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Judul Asli : The Fifth Mountain&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengarang : Paulo Coelho&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penerbit : Gramedia Pustaka Utama&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tebal : 320 halaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Buku ini mengisahkan pencobaan-pencobaan yg dialami Nabi Elia yg ketika itu berusia 23 tahun. Merasa terancam oleh Ratu Izebel yg hendak membunuhnya, Elia melarikan diri dari Israel ke kota Akbar yg indah, menumpang di rumah seorang janda dan anak laki-lakinya. Ketika kota itu terancam peperangan, Elia berseru pada Tuhan agar menyelamatkan kota itu dan penduduknya, tapi Tuhan seakan tidak mendengar. Ketika dia meminta Tuhan menyelamatkan perempuan yg dicintainya, Tuhan pun seakan memalingkan muka tak peduli. Segala pencobaan ini membuat Elia mempertanyakan kasih dan kemurahan hati Tuhan, dan mendorongnya mengambil satu keputusan: menentang Tuhan sampai Dia memberikan jawaban.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;Meski cerita ini diambil dari cuplikan episode di Alkitab, temanya bersifat universal, yakni membahas hubungan antara manusia dengan Tuhannya, dan betapa pentingnya iman serta harapan. Seperti Elia, saat kemalangan datang silih berganti, kita pun sering kali bertanya-tanya, “Kenapa ini terjadi pada saya?” “Kenapa Tuhan tidak mendengar doa saya?” Ada orang-orang yg menjadi lebih kuat setelah mengalami kemalangan, ada pula yg langsung menyerah dan tak mau bangkit lagi. Ada yg jadi meninggalkan Tuhan, ada pula yg jadi lebih dekat dengan Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;Tema itulah yg diangkat oleh Paulo Coelho dalam The Fifth Mountain dengan sangat menyentuh. Seperti buku-buku Coelho lainnya, The Fifth Mountain adalah buku yg memberikan inspirasi bagi para pembacanya dalam menjalani kehidupan sehari-hari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-6506958438935014583?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/6506958438935014583/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=6506958438935014583' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/6506958438935014583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/6506958438935014583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/judul-asli-fifth-mountain-pengarang.html' title='Gunung Kelima'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmLTwMpR0I/AAAAAAAAAQY/7LnRKy4P_FA/s72-c/gunung+5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-4849421395189319355</id><published>2007-07-26T22:56:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:31.097-08:00</updated><title type='text'>Di Tepi Sungai Piedra Aku Duduk dan Menangis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmJ6wMpRzI/AAAAAAAAAQQ/wiXRgn0QfHM/s1600-h/sungai+piedra.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 110px; height: 172px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmJ6wMpRzI/AAAAAAAAAQQ/wiXRgn0QfHM/s200/sungai+piedra.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091752496182413106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:Verdana;font-size:85%;color:#cc00cc;"   &gt;Judul Asli : By The River Piedra I Sat Down and Wept&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:Verdana;font-size:100%;color:#cc00cc;"   &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:85%;" &gt;Pengarang : Paulo Coelho&lt;br /&gt;Penerjemah :&lt;br /&gt;Penerbit : Gramedia Pustaka Utama&lt;br /&gt;Tebal : 224 halaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms;font-family:Verdana;font-size:100%;color:#cc00cc;"   &gt;“Cinta adalah perangkap. Ketika ia muncul,&lt;br /&gt;kita hanya melihat cahayanya, bukan sisi gelapnya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#cc00cc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#cc00cc;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Begitulah yang semula dipercaya Pilar. Tapi apa yang terjadi ketika ia bertemu kembali dengan kekasihnya setelah sebelas tahun terpisah? Waktu menjadikan Pilar wanita yang tegar dan mandiri, sedang cinta pertamanya menjelma menjadi pemimpin spiritual yang tampan dan karismatik. Pilar telah belajar mengendalikan perasaan-perasaannya dengan sangat baik, sementara kekasihnya memilih religi sebagai pelarian bagi konflik-konflik batinnya. Kini mereka bertemu kembali dan memutuskan melakukan perjalanan bersama-sama. Perjalanan itu tidak mudah, sebab dipenuhi sikap menyalahkan dan penolakan yang muncul kembali setelah lebih dari sepuluh tahun terkubur dalam-dalam di hati mereka. Dan akhirnya, di tepi Sungai Piedra, cinta mereka sekali lagi dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan terpenting yang bisa disodorkan kehidupan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-4849421395189319355?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/4849421395189319355/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=4849421395189319355' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/4849421395189319355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/4849421395189319355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/di-tepi-sungai-piedra-aku-duduk-dan.html' title='Di Tepi Sungai Piedra Aku Duduk dan Menangis'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmJ6wMpRzI/AAAAAAAAAQQ/wiXRgn0QfHM/s72-c/sungai+piedra.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7840653791563273745.post-3268063587258755709</id><published>2007-07-26T22:51:00.000-07:00</published><updated>2008-11-06T20:37:31.238-08:00</updated><title type='text'>Pergilah Kemana Hati Membawamu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmIrAMpRyI/AAAAAAAAAQI/frQ6kxD5J64/s1600-h/susanna%2Btamaro.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 117px; height: 186px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmIrAMpRyI/AAAAAAAAAQI/frQ6kxD5J64/s320/susanna%2Btamaro.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091751126087845666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;Judul Asli : Va Dove Ti Porta Il Coure&lt;br /&gt;Pengarang : Susanna Tamaro&lt;br /&gt;Penerjemah : Antonius Sudiarja, SJ&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Penerbit : Gramedia, Januari 2004&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Dan kelak. di saat begitu banyak jalan terbentang di hadapanmu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;dan kau tak tahu jalan mana yang harus kau ambil,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;janganlah memilih dengan asal saja, tetapi duduklah dan tunggulah sesaat.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Tariklah napas dalam-dalam, dengan penuh kepercayaan,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;seperti saat kau bernapas di hari pertamamu di dunia ini.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Jangan biarkan apa pun mengalihkan perhatiamu,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;tunggulah dan tunggulah lebih lama lagi. Berdiam dirilah,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;tetap hening, dan dengarkan hatimu. Lalu, ketika hati itu bicara, beranjaklah, dan pergilah ke masa hati membawamu...&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kisah ini bercerita tentang Olga yang telah 2 bulan ditinggal cucunya ke Amerika. Entah dimaan cucunya berada, Olga tidak tahu. Sebaliknya, sang cucu juga tidak tahu neneknya baru saja terkena serangan jantung dan mungkin tidak akan lama lagi hidupnya. Namun Olga memutuskan tidak akan memanggil cucunya pulang. Sebagai gantinya, ia menulis buku harian atau lebih tepat "pengakuan" mengenai kisah hidupnya, masa lalunya, perasaan-perasaannya, cinta, kekecewaan dan penyesalannya terhadap cucunya. Semua rahasia hati yang disimpannya bertahun-tahun diungkapkan kepada sang cucu dengan harapan bila kelak cucu nya pulang dan tidak mendapatinya lagi, sang cucu akan membaca buku hariannya ini dan memahami dirinya.&lt;/span&gt;&lt;o:p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dalam seluruh penuturannya, novel ini adalah novel perempuan. Tokoh utamanya, Olga, menulis buku harian bagi cucunya, yang juga perempuan. Olga berbagi rahasia hatinya tentang penderitaannya sebagai perempuan di tengah keluarganya; kisah perkawinannya dengan Augusto yang sekedar mengikuti tradisi; cinta sejatinya kepada Ernesto yang dalam pandangan umum dinilai negatif; juga tentang Ilaria - putrinya yang juga ibu dari cucunya - seorang pemberontak dan feminis radikal; mengenai penderitaan perempuan pada umumnya, berdasarkan pengalaman ibunya sendiri dan neneknya; dan kenangannya yang indah selama hidup bersama cucunya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span style=""&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; yang tidak berubah dalam kehidupan seorang perempuan sejak dulu. Penghayatan atas kehidupan dan cinta, pengetahuan masa lalu, dan pemahaman diri sendiri. Semua ini akan membuat kehidupan perempuan sarat makna. Olga, sang nenek, telah melewati semua itu dan menemukan dirinya sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Olga menyadari bahwa perbedaan generasi antara dirinya dan sang cucu amat jauh. Nenek merupakan bagian dari generasi &lt;em&gt;&lt;span style=""&gt;"boomers"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; sedangkan sang cucu bagian dari generasi &lt;em&gt;&lt;span style=""&gt;"milenium". &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;Perbedaan pendapat dan perilaku mereka sangat besar. Olga menyuruh cucunya menyapu dedaunan di kebun, tetapi sang cucu menolak karena baginya daun-daun adalah bagian dari alam yang tidak mengotori. Waktu diajari membuat kue tar, cucunya juga tidak mau mengenakan celemek seperti neneknya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=""&gt;"Kalau aku mengenakannya, aku harus mengenakan gulungan rambut dan sandal juga. Mengerikan!"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; katanya bercanda. Sang nenek juga masih membayangkan Amerika penuh dengan suku Indian, koboi, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;padang&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; rumput, kaktus dan coyote (gambaran yang mungkin didapatnya dari film-film koboi masa lalu). Dan cucunya, waktu pamit akan pergi ke Amerika, dengan agak sarkastis mengatakan, &lt;em&gt;&lt;span style=""&gt;"Aku pergi ke Amerika, bukan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;padang&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; gurun."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Olga menganggap perbedaan di antara mereka sebagai sesuatu yang sangat alami, seperti pohon yang sama tetapi berbeda musimnya. Ketika cucunya masih kecil, Olga merasa bahagia sebab cucunya masih menyenangkan. Banyak kenangan indah dan mengharukan yang masih tersimpan dalam hati Olga. Namun ketika sang cucu beranjak dewasa, kegembiraan dan ketenangan itu hilang. Di antara mereka muncul ketegangan yang sulit didamaikan, Olga pun memutuskan untuk berterus terang menumpahkan seluruh perasaannya yang terpendam, luka dan kekecewaannya, juga cinta dan maksud baiknya, untuk bisa memahami dan dipahami, untuk rekonsiliasi mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Puncak rekonsiliasi itu termuat di bagian akhir novel ini. Setelah dengan hati-hati Olga menumpahkan segenap perasaannya melalui kisah hidup dan kenangannya yang panjang itu, ia pun berharap cucunya tidak mengadili kesalahannya di masa lalu, tetapi mengampuninya. Dan Olga berharap cucunya mengerti bahwa untuk membuat hidupnya berarti, ia harus mengikuti kata hatinya dan pergi ke manapun hati itu membawanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Akhir kisah ini memberikan kiasan yang kuat betapa Olga, sebagai bagian dari generasi lampau, harus merelakan cucunya, generasi baru, untuk melangkah memasuki era baru mengikuti hatinya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7840653791563273745-3268063587258755709?l=bookstheresa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bookstheresa.blogspot.com/feeds/3268063587258755709/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7840653791563273745&amp;postID=3268063587258755709' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/3268063587258755709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7840653791563273745/posts/default/3268063587258755709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bookstheresa.blogspot.com/2007/07/pergilah-kemana-hati-membawamu.html' title='Pergilah Kemana Hati Membawamu'/><author><name>tessa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17295047677885291878</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://img.photobucket.com/albums/v329/tessa_funny/bookreading3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uYgN1mQbsp0/RqmIrAMpRyI/AAAAAAAAAQI/frQ6kxD5J64/s72-c/susanna%2Btamaro.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
